<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Penyebab Setang Motor Tidak Stabil, Nomor 2 Wajib Diperhatikan</title><description>Sepeda motor terasa nyaman saat dikendarai bukan karena tempat duduk atau jok yang terasa lembut dan bentuk ukurannya yang lebar.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/14/53/2883097/5-penyebab-setang-motor-tidak-stabil-nomor-2-wajib-diperhatikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/14/53/2883097/5-penyebab-setang-motor-tidak-stabil-nomor-2-wajib-diperhatikan"/><item><title>5 Penyebab Setang Motor Tidak Stabil, Nomor 2 Wajib Diperhatikan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/14/53/2883097/5-penyebab-setang-motor-tidak-stabil-nomor-2-wajib-diperhatikan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/14/53/2883097/5-penyebab-setang-motor-tidak-stabil-nomor-2-wajib-diperhatikan</guid><pubDate>Kamis 14 September 2023 22:08 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/14/53/2883097/5-penyebab-setang-motor-tidak-stabil-nomor-2-wajib-diperhatikan-SLlAT5KS30.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyebab setang motor tidak stabil. (Doc. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/14/53/2883097/5-penyebab-setang-motor-tidak-stabil-nomor-2-wajib-diperhatikan-SLlAT5KS30.jpg</image><title>Penyebab setang motor tidak stabil. (Doc. Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU0Ni81L3g4bzFkcm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sepeda motor terasa nyaman saat dikendarai bukan karena tempat duduk atau jok yang terasa lembut dan bentuk ukurannya yang lebar. Namun, terdapat pada bagian setang yang stabil dan seimbang.
Sebagai informasi, bahwa setang motor menentukan keselamatan pada saat berkendara. Jika terjadi salah satu komponen pada motor mengalami kerusakan, secara otomatis setang terasa bergoyang dan tidak stabil.

BACA JUGA:
Risiko Parkir Motor di Bawah Sinar Matahari, Awas Komponen Ini Bisa Rusak!

Lantas, apa penyebab dan cara memperbaiki setang motor yang terasa goyang dan tidak stabil? Simak ulasan berikut, dilansir melalui Wahanahonda, Kamis (14/9/2023).
Penyebab Setang Motor Tidak Stabil
1. Komstir longgar
Bagian ini sangat penting saat berkendara. Terletak pada rangka motor bagian depan, diantara segitiga garpu.
Kerusakan yang sering dialami, yaitu kelonggaran dan dapat menyebabkan setang sulit untuk digerakkan. Ini dapat dirasakan saat ingin belok dan berjalan lurus.
Komstir ini berbentuk bulat dengan bola-bola kecil yang ada didalamnya. Kerusakan pada umumnya saat bola-bola kecil di dalamnya mulai aus. Akan terjadi sulit saat melakukan setting setang.
2. Ban kempes atau bocor
Ketika ban kempes atau bocor dan terus dipaksakan untuk jalan, akan terjadi posisi setang tidak seimbang serta dapat merusak pelek.
Ada beberapa ciri ketika ban sudah tidak layak digunakan, diantaranya: Pertama, munculnya benjolan pada ban, ini dikarenakan sering terkena benturan di jalan rusak dan membuat ban menipis.
Kedua, ban mengalami kempes dikarenakan kurangnya volume angin. ketiga, ukuran ban tidak tepat dibandingkan dengan pelek yang digunakan,berakibat tidak seimbang saat melintas di jalanan yang rusak.

BACA JUGA:
Rekomendasi Mobil Rp50 Jutaan, Perhatikan Kondisinya Sebelum Membeli

3. Pelek rusak
Terdapat ciri-ciri pelek yang membuat ketidak seimbangnya setang motor, diantaranya. Pertama, pelek sudah bengkok yang disebabkan pernah mengalami kecelakaan atau mengendarai sewaktu ban kempes.
Kedua, pelek retak juga dapat membuat ketidak seimbangnya setang motor saat berkendara. Adapun cara yang dilakukan untuk mengecek kondisi tersebut dilakukan dengan cara standar dua motor dan putar roda, kemudian lihat pada posisi depan dan belakang.4. Segitiga dudukan motor
Komponen ini yang menghubungkan setang dengan shockbreaker. Ketika garpu kanan dan kiri tidak simetris, otomatis setang motor akan tidak stabil dan goyang.
Ada cara untuk mengeceknya dengan menggunakan alat ukuran fuller yang dapat digunakan untuk mengukur ketidak sejajarnya dudukan motor, ingat harus dilakukan pada tempat yang datar.

BACA JUGA:
Viral! Mobil Ini Bisa Jalan Sendiri Jemput Pemiliknya di Parkiran, Kok Bisa?

5. Bearing roda longgar
Ini merupakan leher yang terletak pada bagian tengah roda. Berfungsi guna membuat as roda tidak bergesekkan secara langsung dengan rumah roda. Selain itu, juga dapat membuat ketidak stabilnya putaran roda.
Pada umumnya kerusakan bearing roda ini terletak pada bantalan peluru bulat yang di dalamnya pecah. Dapat mengeceknya dengan cara menggoyangkan roda ke arah kanan dan kiri.
Terlihat roda tidak kencang maka bearing roda dipastikan rusak dan setang motor mengalami ketidak seimbang.
Hal tersebut dapat menggantinya dengan bearing roda yang baru, sama halnya dengan komstir ketika longgar tidak dapat diperbaiki kembali.

Muhammad Aidil Sani
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU0Ni81L3g4bzFkcm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sepeda motor terasa nyaman saat dikendarai bukan karena tempat duduk atau jok yang terasa lembut dan bentuk ukurannya yang lebar. Namun, terdapat pada bagian setang yang stabil dan seimbang.
Sebagai informasi, bahwa setang motor menentukan keselamatan pada saat berkendara. Jika terjadi salah satu komponen pada motor mengalami kerusakan, secara otomatis setang terasa bergoyang dan tidak stabil.

BACA JUGA:
Risiko Parkir Motor di Bawah Sinar Matahari, Awas Komponen Ini Bisa Rusak!

Lantas, apa penyebab dan cara memperbaiki setang motor yang terasa goyang dan tidak stabil? Simak ulasan berikut, dilansir melalui Wahanahonda, Kamis (14/9/2023).
Penyebab Setang Motor Tidak Stabil
1. Komstir longgar
Bagian ini sangat penting saat berkendara. Terletak pada rangka motor bagian depan, diantara segitiga garpu.
Kerusakan yang sering dialami, yaitu kelonggaran dan dapat menyebabkan setang sulit untuk digerakkan. Ini dapat dirasakan saat ingin belok dan berjalan lurus.
Komstir ini berbentuk bulat dengan bola-bola kecil yang ada didalamnya. Kerusakan pada umumnya saat bola-bola kecil di dalamnya mulai aus. Akan terjadi sulit saat melakukan setting setang.
2. Ban kempes atau bocor
Ketika ban kempes atau bocor dan terus dipaksakan untuk jalan, akan terjadi posisi setang tidak seimbang serta dapat merusak pelek.
Ada beberapa ciri ketika ban sudah tidak layak digunakan, diantaranya: Pertama, munculnya benjolan pada ban, ini dikarenakan sering terkena benturan di jalan rusak dan membuat ban menipis.
Kedua, ban mengalami kempes dikarenakan kurangnya volume angin. ketiga, ukuran ban tidak tepat dibandingkan dengan pelek yang digunakan,berakibat tidak seimbang saat melintas di jalanan yang rusak.

BACA JUGA:
Rekomendasi Mobil Rp50 Jutaan, Perhatikan Kondisinya Sebelum Membeli

3. Pelek rusak
Terdapat ciri-ciri pelek yang membuat ketidak seimbangnya setang motor, diantaranya. Pertama, pelek sudah bengkok yang disebabkan pernah mengalami kecelakaan atau mengendarai sewaktu ban kempes.
Kedua, pelek retak juga dapat membuat ketidak seimbangnya setang motor saat berkendara. Adapun cara yang dilakukan untuk mengecek kondisi tersebut dilakukan dengan cara standar dua motor dan putar roda, kemudian lihat pada posisi depan dan belakang.4. Segitiga dudukan motor
Komponen ini yang menghubungkan setang dengan shockbreaker. Ketika garpu kanan dan kiri tidak simetris, otomatis setang motor akan tidak stabil dan goyang.
Ada cara untuk mengeceknya dengan menggunakan alat ukuran fuller yang dapat digunakan untuk mengukur ketidak sejajarnya dudukan motor, ingat harus dilakukan pada tempat yang datar.

BACA JUGA:
Viral! Mobil Ini Bisa Jalan Sendiri Jemput Pemiliknya di Parkiran, Kok Bisa?

5. Bearing roda longgar
Ini merupakan leher yang terletak pada bagian tengah roda. Berfungsi guna membuat as roda tidak bergesekkan secara langsung dengan rumah roda. Selain itu, juga dapat membuat ketidak stabilnya putaran roda.
Pada umumnya kerusakan bearing roda ini terletak pada bantalan peluru bulat yang di dalamnya pecah. Dapat mengeceknya dengan cara menggoyangkan roda ke arah kanan dan kiri.
Terlihat roda tidak kencang maka bearing roda dipastikan rusak dan setang motor mengalami ketidak seimbang.
Hal tersebut dapat menggantinya dengan bearing roda yang baru, sama halnya dengan komstir ketika longgar tidak dapat diperbaiki kembali.

Muhammad Aidil Sani
</content:encoded></item></channel></rss>
