<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kata Peneliti Ini Sebab Banyak Anak Muda Doyan Pinjol Ilegal, Salah Satu Gara-Gara Internet</title><description>Terdapat dua faktor yang menyebabkan anak muda Indonesia tertarik dengan pinjol ilegal. Anda mengalaminya?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/12/54/2881388/kata-peneliti-ini-sebab-banyak-anak-muda-doyan-pinjol-ilegal-salah-satu-gara-gara-internet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/12/54/2881388/kata-peneliti-ini-sebab-banyak-anak-muda-doyan-pinjol-ilegal-salah-satu-gara-gara-internet"/><item><title>Kata Peneliti Ini Sebab Banyak Anak Muda Doyan Pinjol Ilegal, Salah Satu Gara-Gara Internet</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/12/54/2881388/kata-peneliti-ini-sebab-banyak-anak-muda-doyan-pinjol-ilegal-salah-satu-gara-gara-internet</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/12/54/2881388/kata-peneliti-ini-sebab-banyak-anak-muda-doyan-pinjol-ilegal-salah-satu-gara-gara-internet</guid><pubDate>Selasa 12 September 2023 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Saliki Dwi Saputra </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/12/54/2881388/kata-peneliti-ini-sebab-banyak-anak-muda-doyan-pinjol-ilegal-salah-satu-gara-gara-internet-6sscJndDre.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pinjaman Online (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/12/54/2881388/kata-peneliti-ini-sebab-banyak-anak-muda-doyan-pinjol-ilegal-salah-satu-gara-gara-internet-6sscJndDre.jpeg</image><title>Pinjaman Online (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Pinjaman Online atau pinjol ilegal marak menjerat anak muda di Indonesia. Seperti halnya judi online, pinjol ilegal membuat banyak generasi muda harus mengalami sejumlah permasalahan karena tidak mampu membayar pinjaman mereka.
Menurut Peneliti Center of Digital Economy and SMEs &amp;ndash; INDEF, Izzudin Al Farras, terdapat dua faktor yang menyebabkan anak muda Indonesia tertarik dengan pinjol ilegal, yakni kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan, serta tingginya penetrasi internet pada penduduk usia muda.
Pada tahun 2022, Inklusi keuangan mencapai 85,1 persen dan literasi keuangan baru menjacapi 49,7 persen. Artinya, terdapat jarak antara inklusi dan literasi keuangan sebesar 35,4 persen.

BACA JUGA:
Orang RI Lebih Senang Utang di Pinjol, Penerbitan Kartu Kredit Anjlok

Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di tahun 2023, sebanyak 97,1 persen penduduk berumur 19 &amp;ndash; 34 tahun telah terkoneksi internet.
Dua catatan inilah yang secara tidak langsung mendorong masyarakat tertarik dengan pinjol. Ironisnya, menurut Izzudin jumlah pinjol ilegal malah naik dua kalipat meski pemerintah telah membentuk Satgas Waspada Investasi pada tahun 2018.

BACA JUGA:
Menkominfo Mau Wulan Guritno Jadi Duta Anti-Judi Online, Intip dulu Prosedurnya!

&quot;Sejak tahun 2018, hampir 7000 pinjol ilegal dan investasi ilegal telah dihentikan oleh SWI. Namun, jumlah kasus pinjol ilegal yang ditangani SWI justru meningkat hampir 2 kali lipat pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.&quot; jelas Izzudin dalam keterangan yang diterima oleh Okezone.
Menurutnya diperlukan sejumlah formula untuk memerangi bahaya pinjol ilegal. Menurutnya perlu adanya perampingan satgas yang fokus menindak pinjaman online ilegal yang cukup terdiri dari OJK, Kominfo, Kepolisian, dan Kejaksaan. Kemurian perlu strategi publikasi yang massif terkait pinjaman online legal dan pinjaman online ilegal.Di sisi lain Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi menghimbau masyarakat untuk memerangi judi online dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Menurutnya, dua hal tersebut merupakan kejahatan transaksional yang memiliki risiko sangat besar.
&quot;Indonesia ini darurat judi online, daya rusaknya terlalu tinggi dan sudah sangat meresahkan. Ruang digital kita jadi rusak, rakyat menjadi korban. Kita harus sama-sama memerangi judi online,&amp;rdquo;  katanya beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:
Akun YouTube DPR RI Siarkan Judi Slot, Kominfo: Pemulihan Sedang Berlangsung

Menkominfo menyebut, dalam memerangi judi online dan pinjol harus sistematis karena keduanya merupakan kejahatan transaksional. Dia mengaku akan melakukan improve untuk adu kemampun teknologi dengan para bandar serta turut menggandeng pihak kepolisian.
&quot;Kita harus terus improve, karena ini beradu kemampuan, beradu teknologi antara bandar judi online dengan Pemerintah. Tapi saya optimis bisa,&quot; lanjutnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pinjaman Online atau pinjol ilegal marak menjerat anak muda di Indonesia. Seperti halnya judi online, pinjol ilegal membuat banyak generasi muda harus mengalami sejumlah permasalahan karena tidak mampu membayar pinjaman mereka.
Menurut Peneliti Center of Digital Economy and SMEs &amp;ndash; INDEF, Izzudin Al Farras, terdapat dua faktor yang menyebabkan anak muda Indonesia tertarik dengan pinjol ilegal, yakni kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan, serta tingginya penetrasi internet pada penduduk usia muda.
Pada tahun 2022, Inklusi keuangan mencapai 85,1 persen dan literasi keuangan baru menjacapi 49,7 persen. Artinya, terdapat jarak antara inklusi dan literasi keuangan sebesar 35,4 persen.

BACA JUGA:
Orang RI Lebih Senang Utang di Pinjol, Penerbitan Kartu Kredit Anjlok

Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di tahun 2023, sebanyak 97,1 persen penduduk berumur 19 &amp;ndash; 34 tahun telah terkoneksi internet.
Dua catatan inilah yang secara tidak langsung mendorong masyarakat tertarik dengan pinjol. Ironisnya, menurut Izzudin jumlah pinjol ilegal malah naik dua kalipat meski pemerintah telah membentuk Satgas Waspada Investasi pada tahun 2018.

BACA JUGA:
Menkominfo Mau Wulan Guritno Jadi Duta Anti-Judi Online, Intip dulu Prosedurnya!

&quot;Sejak tahun 2018, hampir 7000 pinjol ilegal dan investasi ilegal telah dihentikan oleh SWI. Namun, jumlah kasus pinjol ilegal yang ditangani SWI justru meningkat hampir 2 kali lipat pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.&quot; jelas Izzudin dalam keterangan yang diterima oleh Okezone.
Menurutnya diperlukan sejumlah formula untuk memerangi bahaya pinjol ilegal. Menurutnya perlu adanya perampingan satgas yang fokus menindak pinjaman online ilegal yang cukup terdiri dari OJK, Kominfo, Kepolisian, dan Kejaksaan. Kemurian perlu strategi publikasi yang massif terkait pinjaman online legal dan pinjaman online ilegal.Di sisi lain Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi menghimbau masyarakat untuk memerangi judi online dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Menurutnya, dua hal tersebut merupakan kejahatan transaksional yang memiliki risiko sangat besar.
&quot;Indonesia ini darurat judi online, daya rusaknya terlalu tinggi dan sudah sangat meresahkan. Ruang digital kita jadi rusak, rakyat menjadi korban. Kita harus sama-sama memerangi judi online,&amp;rdquo;  katanya beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:
Akun YouTube DPR RI Siarkan Judi Slot, Kominfo: Pemulihan Sedang Berlangsung

Menkominfo menyebut, dalam memerangi judi online dan pinjol harus sistematis karena keduanya merupakan kejahatan transaksional. Dia mengaku akan melakukan improve untuk adu kemampun teknologi dengan para bandar serta turut menggandeng pihak kepolisian.
&quot;Kita harus terus improve, karena ini beradu kemampuan, beradu teknologi antara bandar judi online dengan Pemerintah. Tapi saya optimis bisa,&quot; lanjutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
