<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belum Kapok, Meta Kembali Iklankan Perangkat VR</title><description>Meta belum kapok untuk memasarkan perangkat VR usai kembali menegaskan bahwa realisasi VR mereka mungkin terjadi dalam waktu dekat.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/09/57/2879892/belum-kapok-meta-kembali-iklankan-perangkat-vr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/09/57/2879892/belum-kapok-meta-kembali-iklankan-perangkat-vr"/><item><title>Belum Kapok, Meta Kembali Iklankan Perangkat VR</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/09/57/2879892/belum-kapok-meta-kembali-iklankan-perangkat-vr</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/09/57/2879892/belum-kapok-meta-kembali-iklankan-perangkat-vr</guid><pubDate>Sabtu 09 September 2023 08:43 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/09/57/2879892/belum-kapok-meta-kembali-iklankan-perangkat-vr-C5MdfZsPUO.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Meta Quest Pro 3 (Foto: Meta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/09/57/2879892/belum-kapok-meta-kembali-iklankan-perangkat-vr-C5MdfZsPUO.jpeg</image><title>Meta Quest Pro 3 (Foto: Meta)</title></images><description>META tampak belum kapok untuk memasarkan perangkat virtual reality (VR). Meski sempat tarik ulur soal kepastian perangkat tersebut, kini perusahaan kembali menegaskan bahwa realisasi VR mereka mungkin terjadi dalam waktu dekat.
Pada video berjudul &amp;ldquo;The Impact Is Real&quot;, Meta menampilkan sejumlah tukang las berlatih mengelas dengan logam virtual, dokter berlatih operasi bola mata virtual, dan pemain sepak bola Inggris Marcus Rashford menggunakan VR untuk tetap terhubung ke lapangan saat cedera.

BACA JUGA:
Meta Hadirkan Opsi Facebook dan Instagram Berbayar Tanpa Iklan di Eropa

Perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg tersebut menjadwalkan iklan akan dikampanyekan di Amerika Serikat dan Eropa melalui televisi, podcast, buletin email, dan media cetak untuk menarik minat pengembang perangkat lunak di berbagai sektor agar turut memanfaatkan VR.
Menurut Wakil Presiden Meta yang mengawasi kebijakan di unit Reality Labs, Rob Sherman, langkah ini perlu dilakukan agar orang tidak mengasosiasikan realitas virtual hanya dengan videogame. Meta ingin menekankan bahwa VR bisa juga digunakan di dunia nyata untuk tujuan-tujuan penting.

BACA JUGA:
Pertarungan Raja Teknologi Elon Musk vs Mark Zuckerberg Digelar di Italia

&quot;Ini adalah teknologi yang ada saat ini, ini bukan fiksi ilmiah. Penting bagi kami untuk bersikap transparan dan membantu masyarakat melihat apa visi kami, sehingga mereka dapat mengantisipasinya dan berpartisipasi,&quot; kata Sherman sebagaimana dikutip dari Wall Street Journal, Jumat (8/9/2023).&amp;nbsp;
Untuk diketahui, iklan ini muncul ketika AI generatif mendominasi berita utama dan imajinasi sebagai teknologi baru saat ini. Iklan tersebut mewakili perubahan taktik dalam upaya Meta yang sedang berlangsung untuk menjual visi besarnya tentang metaverse kepada dunia.Tapi meski telah banyak iklan digaungkan, berdasarkan survei, jumlah pengguna aplikasi metaverse Metaverse Horizon Worlds dan penjualan headset Meta&amp;rsquo;s Quest masih tetap rendah, sehingga banyak yang menilai ambisi Meta terhadap Metaverse dan perangkat VR tidak akan berhasil.
Meta telah menginvestasikan dana sebesar 21 miliar dolar AS dalam divisi Reality Labs dalam waktu setengah tahun dengan harapan Meta Quest Pro 3 akan memiliki performa yang sangat tinggi.

BACA JUGA:
Meta Blokir Ribuan Akun Facebook di China Gara-Gara Ini

Headset virtual ini diperkirakan akan dibanderol seharga 500 dolar AS atau kurang lebih setara Rp7,5 jutaan. Pertemuan Meta Connect untuk para pengembang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 dan 28 September.</description><content:encoded>META tampak belum kapok untuk memasarkan perangkat virtual reality (VR). Meski sempat tarik ulur soal kepastian perangkat tersebut, kini perusahaan kembali menegaskan bahwa realisasi VR mereka mungkin terjadi dalam waktu dekat.
Pada video berjudul &amp;ldquo;The Impact Is Real&quot;, Meta menampilkan sejumlah tukang las berlatih mengelas dengan logam virtual, dokter berlatih operasi bola mata virtual, dan pemain sepak bola Inggris Marcus Rashford menggunakan VR untuk tetap terhubung ke lapangan saat cedera.

BACA JUGA:
Meta Hadirkan Opsi Facebook dan Instagram Berbayar Tanpa Iklan di Eropa

Perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg tersebut menjadwalkan iklan akan dikampanyekan di Amerika Serikat dan Eropa melalui televisi, podcast, buletin email, dan media cetak untuk menarik minat pengembang perangkat lunak di berbagai sektor agar turut memanfaatkan VR.
Menurut Wakil Presiden Meta yang mengawasi kebijakan di unit Reality Labs, Rob Sherman, langkah ini perlu dilakukan agar orang tidak mengasosiasikan realitas virtual hanya dengan videogame. Meta ingin menekankan bahwa VR bisa juga digunakan di dunia nyata untuk tujuan-tujuan penting.

BACA JUGA:
Pertarungan Raja Teknologi Elon Musk vs Mark Zuckerberg Digelar di Italia

&quot;Ini adalah teknologi yang ada saat ini, ini bukan fiksi ilmiah. Penting bagi kami untuk bersikap transparan dan membantu masyarakat melihat apa visi kami, sehingga mereka dapat mengantisipasinya dan berpartisipasi,&quot; kata Sherman sebagaimana dikutip dari Wall Street Journal, Jumat (8/9/2023).&amp;nbsp;
Untuk diketahui, iklan ini muncul ketika AI generatif mendominasi berita utama dan imajinasi sebagai teknologi baru saat ini. Iklan tersebut mewakili perubahan taktik dalam upaya Meta yang sedang berlangsung untuk menjual visi besarnya tentang metaverse kepada dunia.Tapi meski telah banyak iklan digaungkan, berdasarkan survei, jumlah pengguna aplikasi metaverse Metaverse Horizon Worlds dan penjualan headset Meta&amp;rsquo;s Quest masih tetap rendah, sehingga banyak yang menilai ambisi Meta terhadap Metaverse dan perangkat VR tidak akan berhasil.
Meta telah menginvestasikan dana sebesar 21 miliar dolar AS dalam divisi Reality Labs dalam waktu setengah tahun dengan harapan Meta Quest Pro 3 akan memiliki performa yang sangat tinggi.

BACA JUGA:
Meta Blokir Ribuan Akun Facebook di China Gara-Gara Ini

Headset virtual ini diperkirakan akan dibanderol seharga 500 dolar AS atau kurang lebih setara Rp7,5 jutaan. Pertemuan Meta Connect untuk para pengembang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 dan 28 September.</content:encoded></item></channel></rss>
