<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Xiaomi Klaim Bisa Produksi 50 Unit Mobil Listrik per Minggu</title><description>Xiaomi dikabarkan sudah mulai melakukan uji coba produksi mobil listrik yang rencananya akan meluncur pada 2024.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/08/52/2879311/xiaomi-klaim-bisa-produksi-50-unit-mobil-listrik-per-minggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/08/52/2879311/xiaomi-klaim-bisa-produksi-50-unit-mobil-listrik-per-minggu"/><item><title>Xiaomi Klaim Bisa Produksi 50 Unit Mobil Listrik per Minggu</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/08/52/2879311/xiaomi-klaim-bisa-produksi-50-unit-mobil-listrik-per-minggu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/08/52/2879311/xiaomi-klaim-bisa-produksi-50-unit-mobil-listrik-per-minggu</guid><pubDate>Jum'at 08 September 2023 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/08/52/2879311/xiaomi-klaim-bisa-produksi-50-unit-mobil-listrik-per-minggu-RKaBhBlDyD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Xiaomi Beijing Factory. (Doc. carnewschina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/08/52/2879311/xiaomi-klaim-bisa-produksi-50-unit-mobil-listrik-per-minggu-RKaBhBlDyD.jpg</image><title>Xiaomi Beijing Factory. (Doc. carnewschina)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Xiaomi dikabarkan sudah mulai melakukan uji coba produksi mobil listrik yang rencananya akan meluncur pada 2024.
Perusahaan teknologi asal China itu, bahkan mengklaim bisa memproduksi sebanyak 50 unit prototipe dalam sepekan.

BACA JUGA:
Ini Alasan Orang Malas Beli Mobil Listrik, Gegara Isu Lingkungan Salah Satunya

Melansir Carnewschina, Jumat (8/9/2023), Xiaomi telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informas (MIIT) dalam satu atau dua bulan ke depan.
Setelah mendapat persetujuan, maka produksi massal mobil listrik Xiaomi akan dilakukan.
Xiaomi perlu mendapatkan izin dari Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) dan MIIT agar dapat memulai produksi massal. Tapi, laporan terbaru mengatakan bahwa mereka telah menerima lisensi NDRC, meski belum dikonfirmasi secara resmi.
Meski belum mendapat izin produksi, Xiaomi sudah mulai mendatangkan alat-alat untuk memproduksi mobil listrik ke fasilitas pabrik mereka bulan lalu.

BACA JUGA:
Intip Strategi POLYTRON Gaet Peminat Motor Listrik Subsidi, Baterai Garansi Seumur Hidup!

Perusahaan teknologi itu juga sedang mencari sekitar 100 orang, dan proses rekrutmen yang sangat cepat dan ketat.
Rekrutmen skala besar akan dimulai akhir tahun atau awal tahun depan ketika produksi massal bisa dilakukan.Berdasarkan perusahaan patungan Sino-asing di Tiongkok, seperti Volkswagen atau Toyota, peningkatan produksi hingga 10.000 unit per bulan memerlukan waktu sekitar empat bulan.
Sedangkan untuk mencapai kapasitas penuh memerlukan waktu setengah tahun hingga satu tahun. Namun, prosesnya tergantung pada penjualan dan pengaturan jalur produksi.
Sementara kapasitas pabrik Xiaomi pada tahap pertama ditetapkan 150.000 unit per tahun.
Belum lama ini, model pertama mobil listrik Xiaomi yang akan diproduksi tertangkap kamera dengan kode nama MS11. Sedan listrik yang dibalur kamuflase itu terlihat memiliki model yang futuristis.

BACA JUGA:
Pengguna Mobil Listrik Lebih Nyaman Isi Daya di Rumah, Ini Alasannya

Mobil sedan listrik ini dibekali baterai ternary 101 kWh (NMC) yang mampu menempuh jarak hingga 800 km. Mobil listrik ini didukung pengisian daya cepat 800V DC dengan bobot baterai 642 kg dan tegangannya mencapai 726,7 V.
Mobil listrik pertama Xiaomi rencananya akan diluncurkan pada paruh pertama 2024, dan bakal dijual dengan harga 200.000 yuan atau setara Rp418,6 jutaan.
Sedan listrik ini akan bersaing langsung dengan Tesla Model 3, BYD Seal, dan Deepal SL03.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Xiaomi dikabarkan sudah mulai melakukan uji coba produksi mobil listrik yang rencananya akan meluncur pada 2024.
Perusahaan teknologi asal China itu, bahkan mengklaim bisa memproduksi sebanyak 50 unit prototipe dalam sepekan.

BACA JUGA:
Ini Alasan Orang Malas Beli Mobil Listrik, Gegara Isu Lingkungan Salah Satunya

Melansir Carnewschina, Jumat (8/9/2023), Xiaomi telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informas (MIIT) dalam satu atau dua bulan ke depan.
Setelah mendapat persetujuan, maka produksi massal mobil listrik Xiaomi akan dilakukan.
Xiaomi perlu mendapatkan izin dari Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) dan MIIT agar dapat memulai produksi massal. Tapi, laporan terbaru mengatakan bahwa mereka telah menerima lisensi NDRC, meski belum dikonfirmasi secara resmi.
Meski belum mendapat izin produksi, Xiaomi sudah mulai mendatangkan alat-alat untuk memproduksi mobil listrik ke fasilitas pabrik mereka bulan lalu.

BACA JUGA:
Intip Strategi POLYTRON Gaet Peminat Motor Listrik Subsidi, Baterai Garansi Seumur Hidup!

Perusahaan teknologi itu juga sedang mencari sekitar 100 orang, dan proses rekrutmen yang sangat cepat dan ketat.
Rekrutmen skala besar akan dimulai akhir tahun atau awal tahun depan ketika produksi massal bisa dilakukan.Berdasarkan perusahaan patungan Sino-asing di Tiongkok, seperti Volkswagen atau Toyota, peningkatan produksi hingga 10.000 unit per bulan memerlukan waktu sekitar empat bulan.
Sedangkan untuk mencapai kapasitas penuh memerlukan waktu setengah tahun hingga satu tahun. Namun, prosesnya tergantung pada penjualan dan pengaturan jalur produksi.
Sementara kapasitas pabrik Xiaomi pada tahap pertama ditetapkan 150.000 unit per tahun.
Belum lama ini, model pertama mobil listrik Xiaomi yang akan diproduksi tertangkap kamera dengan kode nama MS11. Sedan listrik yang dibalur kamuflase itu terlihat memiliki model yang futuristis.

BACA JUGA:
Pengguna Mobil Listrik Lebih Nyaman Isi Daya di Rumah, Ini Alasannya

Mobil sedan listrik ini dibekali baterai ternary 101 kWh (NMC) yang mampu menempuh jarak hingga 800 km. Mobil listrik ini didukung pengisian daya cepat 800V DC dengan bobot baterai 642 kg dan tegangannya mencapai 726,7 V.
Mobil listrik pertama Xiaomi rencananya akan diluncurkan pada paruh pertama 2024, dan bakal dijual dengan harga 200.000 yuan atau setara Rp418,6 jutaan.
Sedan listrik ini akan bersaing langsung dengan Tesla Model 3, BYD Seal, dan Deepal SL03.</content:encoded></item></channel></rss>
