<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiru Kanada dan Australia, Malaysia Minta Facebook dan Google Bayar Konten Berita ke Perusahaan Media</title><description>Malaysia meminta Facebook (Meta) dan Google membayar kompensasi kepada perusahaan media untuk konten berita yang mereka ambil.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/06/54/2877846/tiru-kanada-dan-australia-malaysia-minta-facebook-dan-google-bayar-konten-berita-ke-perusahaan-media</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/06/54/2877846/tiru-kanada-dan-australia-malaysia-minta-facebook-dan-google-bayar-konten-berita-ke-perusahaan-media"/><item><title>Tiru Kanada dan Australia, Malaysia Minta Facebook dan Google Bayar Konten Berita ke Perusahaan Media</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/06/54/2877846/tiru-kanada-dan-australia-malaysia-minta-facebook-dan-google-bayar-konten-berita-ke-perusahaan-media</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/06/54/2877846/tiru-kanada-dan-australia-malaysia-minta-facebook-dan-google-bayar-konten-berita-ke-perusahaan-media</guid><pubDate>Rabu 06 September 2023 07:57 WIB</pubDate><dc:creator>Saliki Dwi Saputra </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/06/54/2877846/tiru-kanada-dan-australia-malaysia-minta-facebook-dan-google-bayar-konten-berita-ke-perusahaan-media-ISyDO9xrAK.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Malaysia minta Google bayar kompensasi ke perusahaan media (Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/06/54/2877846/tiru-kanada-dan-australia-malaysia-minta-facebook-dan-google-bayar-konten-berita-ke-perusahaan-media-ISyDO9xrAK.jpeg</image><title>Malaysia minta Google bayar kompensasi ke perusahaan media (Foto: REUTERS)</title></images><description>KUALA LUMPUR - Malaysia mulai mengikuti langkah Australia dan Kanada untuk meminta raksasa teknologi seperti Facebook (Meta) dan Google membayar kompensasi kepada perusahaan media untuk konten berita yang mereka ambil.&amp;nbsp;
Dikutip dari Arab News, Rabu (6/8/2023), Malaysia sedang berdiskusi dengan Google, Meta, dan platform online besar lainnya mengenai aturan tersebut, kata Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) dalam sebuah pernyataan usai pertemuan dengan pejabat dari kedua perusahaan.

Peraturan yang diajukan nantinya akan serupa dengan peraturan di Australia, yang pada tahun 2021, mewajibkan Google dan Meta untuk memberikan kompensasi kepada perusahaan media atas konten yang menghasilkan klik dan iklan, kata MCMC.&amp;nbsp;
MCMC juga mempertimbangkan peraturan serupa dengan RUU C-11 Kanada, yang bertujuan untuk mengatur platform streaming dan mengharuskan platform tersebut mendukung konten asli Kanada.

BACA JUGA:
Meta Hadirkan Opsi Facebook dan Instagram Berbayar Tanpa Iklan di Eropa

Dikatakan bahwa peraturan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi ketidakseimbangan pendapatan platform digital dan media lokal, dan untuk memastikan kompensasi yang adil bagi perusahaan media.MCMC mengatakan pihaknya sedang berdiskusi dengan platform media sosial untuk mengatasi dampak buruk seperti materi pelecehan seksual terhadap anak, perjudian online, dan penipuan keuangan.

BACA JUGA:
Kenapa Orang Rusia Lebih Memilih Yandex Dibanding Google?

Malaysia sendiri telah meningkatkan pengawasan terhadap konten online usai terpilihnya, Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada November lalu.
Awal tahun ini, Negeri Jiran mengatakan akan mengambil tindakan hukum terhadap Meta karena gagal mengambil tindakan terhadap konten berbahaya di platform Facebook, namun mereka membatalkan rencana tersebut setelah melakukan pertemuan dengan perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut.</description><content:encoded>KUALA LUMPUR - Malaysia mulai mengikuti langkah Australia dan Kanada untuk meminta raksasa teknologi seperti Facebook (Meta) dan Google membayar kompensasi kepada perusahaan media untuk konten berita yang mereka ambil.&amp;nbsp;
Dikutip dari Arab News, Rabu (6/8/2023), Malaysia sedang berdiskusi dengan Google, Meta, dan platform online besar lainnya mengenai aturan tersebut, kata Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) dalam sebuah pernyataan usai pertemuan dengan pejabat dari kedua perusahaan.

Peraturan yang diajukan nantinya akan serupa dengan peraturan di Australia, yang pada tahun 2021, mewajibkan Google dan Meta untuk memberikan kompensasi kepada perusahaan media atas konten yang menghasilkan klik dan iklan, kata MCMC.&amp;nbsp;
MCMC juga mempertimbangkan peraturan serupa dengan RUU C-11 Kanada, yang bertujuan untuk mengatur platform streaming dan mengharuskan platform tersebut mendukung konten asli Kanada.

BACA JUGA:
Meta Hadirkan Opsi Facebook dan Instagram Berbayar Tanpa Iklan di Eropa

Dikatakan bahwa peraturan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi ketidakseimbangan pendapatan platform digital dan media lokal, dan untuk memastikan kompensasi yang adil bagi perusahaan media.MCMC mengatakan pihaknya sedang berdiskusi dengan platform media sosial untuk mengatasi dampak buruk seperti materi pelecehan seksual terhadap anak, perjudian online, dan penipuan keuangan.

BACA JUGA:
Kenapa Orang Rusia Lebih Memilih Yandex Dibanding Google?

Malaysia sendiri telah meningkatkan pengawasan terhadap konten online usai terpilihnya, Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada November lalu.
Awal tahun ini, Negeri Jiran mengatakan akan mengambil tindakan hukum terhadap Meta karena gagal mengambil tindakan terhadap konten berbahaya di platform Facebook, namun mereka membatalkan rencana tersebut setelah melakukan pertemuan dengan perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
