<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahaya Kejahatan Scam yang Sering Terjadi di Indonesia, Ini Cara Mencegahnya!   </title><description>Berikut&amp;nbsp;beberapa jenis Scam yang sering terjadi dan bagaimana cara mencegahnya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/05/54/2877480/bahaya-kejahatan-scam-yang-sering-terjadi-di-indonesia-ini-cara-mencegahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/05/54/2877480/bahaya-kejahatan-scam-yang-sering-terjadi-di-indonesia-ini-cara-mencegahnya"/><item><title>Bahaya Kejahatan Scam yang Sering Terjadi di Indonesia, Ini Cara Mencegahnya!   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/05/54/2877480/bahaya-kejahatan-scam-yang-sering-terjadi-di-indonesia-ini-cara-mencegahnya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/05/54/2877480/bahaya-kejahatan-scam-yang-sering-terjadi-di-indonesia-ini-cara-mencegahnya</guid><pubDate>Selasa 05 September 2023 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Saliki Dwi Saputra </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/05/54/2877480/bahaya-kejahatan-scam-yang-sering-terjadi-di-indonesia-ini-cara-mencegahnya-K0lwdLXTaK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bahaya kejahatan scam (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/05/54/2877480/bahaya-kejahatan-scam-yang-sering-terjadi-di-indonesia-ini-cara-mencegahnya-K0lwdLXTaK.jpg</image><title>Bahaya kejahatan scam (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMi8xLzE2OTU1NS81L3g4bmVqNWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kemajuan teknologi turut melahirkan sisi negatif yakni kejahatan scam alias penipuan di dunia maya. Biasanya para korban kurang waspada atas jebakan atau modus yang dilakukan oleh para penipu.
Belakang banyak aksi scam lewat aplikasi berbagi pesan seperti WhatsApp. Modusnya beragam, ada yang mengirimkan tautan tidak jelas, file apk, dan metode lainnya yang bertujuan untuk mendapatkan informasi data pribadi korban.

BACA JUGA:
Spesifikasi Jajaran OPPO Reno 10 Bocor di Dunia Maya, Usung Tiga Chipset Berbeda

Dilansir dari laman Kaspersky, setidaknya ada beberapa jenis Scam yang sering terjadi, termasuk di Indonesia. Berikut Okezone Techno rangkum untuk Anda.
Jenis-jenis scam&amp;nbsp;
1. Phising&amp;nbsp;
Phising merupakan kejahatan online yang dilakukan dengan menggunakan data pribadi, data akun, dan data finansial korban. Nantinya data korban akan disalahgunakan oleh penipu untuk hal-hal lain, seperti halnya pinjaman online (pinjol).
2. Catfishing&amp;nbsp;
Catfishing adalah metode penipuan dengan menggunakan identitas atau informasi seseorang yang digunakan untuk melakukan penipuan kepada orang lain. Sebagai contoh adalah akun Instagram palsu seolah seorang kerabat ataupun teman dekat untuk mendapatkan kepercayaan korban dan memanfaatkannya, untuk meminta uang dll.

BACA JUGA:
Kenapa Orang Rusia Lebih Memilih Yandex Dibanding Google?

3. Revenge Porn&amp;nbsp;
Revenge Porn merupakan aktivitas penyebaran gambar atau video seksual eksplisit dari seseorang, yang diunggah di internet. Aktivitas ini terjadi dan dilakukan oleh mantan pasangan seksual, tanpa persetujuan subjek dan dengan tujuan memicu rasa tertekan atau malu dari korbannya. Bahkan scam satu ini juga bertujuan untuk memeras korban.
4.     Auction Fraud&amp;nbsp;
Auction fraud atau penipuan lelang merupakan salah satu bentuk scam dengan melakukan modus penipuan menggunakan website lelang palsu. Pelaku akan berpura-pura menjual suatu barang pada website tersebut. Kasus penipuan ini banyak ditemukan saat menjelang acara konser dengan modus menjual tiket konser.

BACA JUGA:
Siapa Pemilik Starlink? Berikut Profilnya

5.     Donation Scam&amp;nbsp;
Donation scam merupakan penipuan dalam bentuk donasi. Pelaku memanfaatkan belas kasihan seseorang untuk melakukan penipuan dengan cara mengaku membutuhkan bantuan keuangan atau suntukan dana dengan berbagai alasan.Cara Mencegah Kejahatan Scam&amp;nbsp;
Untuk menghindari ancaman tersebut Kapersky juga memeberikan sejumlah tips yang bisa Anda terapkan salah satunya adalah menjaga kewaspadaan di dunia maya. Pertama jangan pernah menyimpan data pribadi seperti foto kartu identitas, hingga password untuk keamanan mobile banking atau sistem pembayaran lainnya.
Kedua selalu waspada dengan berbagai tautan, aplikasi, hingga pesan yang mencurigakan yang datang dari nomor yang tidak Anda kenal. Jangan juga merespons pesan atau panggilan yang mengatasnamakan instansi tertentu yang minta data pribadi hingga data keuangan Anda.

BACA JUGA:
Gedung Putih Luncurkan Lomba Siber Berhadiah Miliaran Rupiah

Ketiga selalu biasakan ganti password akun email, media sosial, hingga mobile banking Anda secara berkala. Jangan lupa juga untuk membuat password yang kuat dengan kombinasi angka, simbol, dan huruf. Pastikan juga Anda tidak melupakan password tersebut.
Terakhir Kapersky menyarankan supaya Anda tidak sembarangan terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi yang tidak dikenal. Pasalnya cara ini juga rentan dibobol oleh para penipu untuk mengambil data pribadi korban dalam perangkat mereka.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMi8xLzE2OTU1NS81L3g4bmVqNWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kemajuan teknologi turut melahirkan sisi negatif yakni kejahatan scam alias penipuan di dunia maya. Biasanya para korban kurang waspada atas jebakan atau modus yang dilakukan oleh para penipu.
Belakang banyak aksi scam lewat aplikasi berbagi pesan seperti WhatsApp. Modusnya beragam, ada yang mengirimkan tautan tidak jelas, file apk, dan metode lainnya yang bertujuan untuk mendapatkan informasi data pribadi korban.

BACA JUGA:
Spesifikasi Jajaran OPPO Reno 10 Bocor di Dunia Maya, Usung Tiga Chipset Berbeda

Dilansir dari laman Kaspersky, setidaknya ada beberapa jenis Scam yang sering terjadi, termasuk di Indonesia. Berikut Okezone Techno rangkum untuk Anda.
Jenis-jenis scam&amp;nbsp;
1. Phising&amp;nbsp;
Phising merupakan kejahatan online yang dilakukan dengan menggunakan data pribadi, data akun, dan data finansial korban. Nantinya data korban akan disalahgunakan oleh penipu untuk hal-hal lain, seperti halnya pinjaman online (pinjol).
2. Catfishing&amp;nbsp;
Catfishing adalah metode penipuan dengan menggunakan identitas atau informasi seseorang yang digunakan untuk melakukan penipuan kepada orang lain. Sebagai contoh adalah akun Instagram palsu seolah seorang kerabat ataupun teman dekat untuk mendapatkan kepercayaan korban dan memanfaatkannya, untuk meminta uang dll.

BACA JUGA:
Kenapa Orang Rusia Lebih Memilih Yandex Dibanding Google?

3. Revenge Porn&amp;nbsp;
Revenge Porn merupakan aktivitas penyebaran gambar atau video seksual eksplisit dari seseorang, yang diunggah di internet. Aktivitas ini terjadi dan dilakukan oleh mantan pasangan seksual, tanpa persetujuan subjek dan dengan tujuan memicu rasa tertekan atau malu dari korbannya. Bahkan scam satu ini juga bertujuan untuk memeras korban.
4.     Auction Fraud&amp;nbsp;
Auction fraud atau penipuan lelang merupakan salah satu bentuk scam dengan melakukan modus penipuan menggunakan website lelang palsu. Pelaku akan berpura-pura menjual suatu barang pada website tersebut. Kasus penipuan ini banyak ditemukan saat menjelang acara konser dengan modus menjual tiket konser.

BACA JUGA:
Siapa Pemilik Starlink? Berikut Profilnya

5.     Donation Scam&amp;nbsp;
Donation scam merupakan penipuan dalam bentuk donasi. Pelaku memanfaatkan belas kasihan seseorang untuk melakukan penipuan dengan cara mengaku membutuhkan bantuan keuangan atau suntukan dana dengan berbagai alasan.Cara Mencegah Kejahatan Scam&amp;nbsp;
Untuk menghindari ancaman tersebut Kapersky juga memeberikan sejumlah tips yang bisa Anda terapkan salah satunya adalah menjaga kewaspadaan di dunia maya. Pertama jangan pernah menyimpan data pribadi seperti foto kartu identitas, hingga password untuk keamanan mobile banking atau sistem pembayaran lainnya.
Kedua selalu waspada dengan berbagai tautan, aplikasi, hingga pesan yang mencurigakan yang datang dari nomor yang tidak Anda kenal. Jangan juga merespons pesan atau panggilan yang mengatasnamakan instansi tertentu yang minta data pribadi hingga data keuangan Anda.

BACA JUGA:
Gedung Putih Luncurkan Lomba Siber Berhadiah Miliaran Rupiah

Ketiga selalu biasakan ganti password akun email, media sosial, hingga mobile banking Anda secara berkala. Jangan lupa juga untuk membuat password yang kuat dengan kombinasi angka, simbol, dan huruf. Pastikan juga Anda tidak melupakan password tersebut.
Terakhir Kapersky menyarankan supaya Anda tidak sembarangan terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi yang tidak dikenal. Pasalnya cara ini juga rentan dibobol oleh para penipu untuk mengambil data pribadi korban dalam perangkat mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
