<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Sepeda Motor Antik yang Jadi Buruan Kolektor</title><description>Sepeda motor antik tidak dipungkiri jadi bahan buruan para kolektor yang ingin memilikinya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/04/53/2876971/7-sepeda-motor-antik-yang-jadi-buruan-kolektor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/04/53/2876971/7-sepeda-motor-antik-yang-jadi-buruan-kolektor"/><item><title>7 Sepeda Motor Antik yang Jadi Buruan Kolektor</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/04/53/2876971/7-sepeda-motor-antik-yang-jadi-buruan-kolektor</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/04/53/2876971/7-sepeda-motor-antik-yang-jadi-buruan-kolektor</guid><pubDate>Senin 04 September 2023 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/04/53/2876971/7-sepeda-motor-antik-yang-jadi-buruan-kolektor-kDSmLvSNot.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sepeda motor antik yang jadi buruan kolektor. (Doc. Slashgear)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/04/53/2876971/7-sepeda-motor-antik-yang-jadi-buruan-kolektor-kDSmLvSNot.jpg</image><title>Sepeda motor antik yang jadi buruan kolektor. (Doc. Slashgear)</title></images><description>JAKARTA - Sepeda motor antik tidak dipungkiri jadi bahan buruan para kolektor yang ingin memilikinya.
Padahal jajaran motor antik tidak selalu memiliki kondisi yang baik, dan perawatannya terkenal sulit.

BACA JUGA:
Kebijakan 1 KTP 1 Motor Listrik, Pengamat: Hanya Dinikmati Kalangan Menengah Atas

Tapi dari segi sejarah, motor ini tiada duanya dan performa yang dihadirkanya pun tidak kalah dari motor terbaru kebanyakan.
Penasaran dengan motor antik yang jadi buruan para kolektor, simak ulasannya berikut in.
1. Vincent Black Shadow
Dikenal karena mesin V-twin yang kuat dan gaya yang khas, Vincent Black Shadow sering dianggap sebagai salah satu sepeda motor paling ikonik di eranya.
Kala itu, motor ini memecahkan cetakan mesin silinder tunggal 500cc yang sedang populer pada saat itu, dengan blok 998cc.
Melalui performa itu, motor ini dapat mencapai 125 mil per jam namun jika kondisi memungkinkan.
2. Brough Superior SS100
Motor lawas satu ini terkenal dengan kualitas performanya, bahkan saking berkualitasnya motor ini sampai dijuluki &quot;Rolls-Royce of Motorcycles&quot;.
Fitur yang menonjol dari motor tua ini ialah mesin Matchless 1,000cc dan garpu depan yang dikembangkan secara khusus.

3. BMW R25/3
R25/3 terkenal karena desainnya yang elegan, keandalan dan penggunaan teknik canggih.

BACA JUGA:
4 Koleksi Mobil Klasik Elon Musk, Ada yang Dibeli Gegara Film James Bond

Tidak seperti pendahulunya R25/2, sepeda motor ini memiliki garpu teleskopik hidrolik sebuah revolusi dalam kenyamanan  berkendara, dan velg 18 inci yang lebih ringan. Namun pada bagian mesin tergolong lemah, karena ditopang dengan mesin 250cc, dan menghasilkan kecepatan 13 tenaga kuda dan bisa mencapai kecepatan 75 mil per jam.
4. Indian Chief
Motor klasik Indian Chief terkenal karena desain khasnya, dengan usung spakbor besar dan membawa cat dua warna yang populer diaplikasikan pada mobil saat itu.
Motor ini dilengkapi mesin V-twin 1,210cc yang kuat, yang menghasilkan 40 tenaga kuda dan terkenal dengan kualitas pembuatannya yang kokoh.5. Norton Manx 500
&amp;nbsp;Didukung oleh mesin 498cc dengan transmisi empat kecepatan, menghasilkan 54 tenaga kuda dan mencapai kecepatan hingga 140 mil per jam, Norton Manx 500 usung stang model &quot;clip-on&quot;, kursi balap tunggal, dan tangki bahan bakar khas sesuai motor balap kala itu.
Motor ini sempat populer pada masanya, hingga kemudian ditarik dari peredarannya karena penurunan penjualan.

6. Ariel Square Four
Motor ini mungkin tidak memiliki nama populer dari para pesaingnya, tapi kolektor banyak yang memburu khususnya untuk Ariel Square Four 1936.

BACA JUGA:
Viral! Mobil Ini Bisa Bergerak ke Samping dan Berputar 360 Derajat

Motor ini pertama kali memasuki produksi pada 1931, tetapi model &quot;4G&quot; 1936 ditingkatkan menjadi 995cc, yang menawarkan banyak torsi dan terkenal karena keandalannya.
Square Four ini pun unik karena konfigurasi mesin empat silinder dan desainnya yang kokoh, menjadikannya model yang menonjol bagi banyak penggemar.
7. Kawasaki Z1
Motor ini dikenal karena kecepatan dan kinerjanya yang mengesankan. Meskipun memiliki mesin inline-four yang,tapi ini 150cc lebih besar, menghasilkan sekitar 80 tenaga kuda dan memberi keunggulan atas para saingannya.

Viranika Tria Anggraini</description><content:encoded>JAKARTA - Sepeda motor antik tidak dipungkiri jadi bahan buruan para kolektor yang ingin memilikinya.
Padahal jajaran motor antik tidak selalu memiliki kondisi yang baik, dan perawatannya terkenal sulit.

BACA JUGA:
Kebijakan 1 KTP 1 Motor Listrik, Pengamat: Hanya Dinikmati Kalangan Menengah Atas

Tapi dari segi sejarah, motor ini tiada duanya dan performa yang dihadirkanya pun tidak kalah dari motor terbaru kebanyakan.
Penasaran dengan motor antik yang jadi buruan para kolektor, simak ulasannya berikut in.
1. Vincent Black Shadow
Dikenal karena mesin V-twin yang kuat dan gaya yang khas, Vincent Black Shadow sering dianggap sebagai salah satu sepeda motor paling ikonik di eranya.
Kala itu, motor ini memecahkan cetakan mesin silinder tunggal 500cc yang sedang populer pada saat itu, dengan blok 998cc.
Melalui performa itu, motor ini dapat mencapai 125 mil per jam namun jika kondisi memungkinkan.
2. Brough Superior SS100
Motor lawas satu ini terkenal dengan kualitas performanya, bahkan saking berkualitasnya motor ini sampai dijuluki &quot;Rolls-Royce of Motorcycles&quot;.
Fitur yang menonjol dari motor tua ini ialah mesin Matchless 1,000cc dan garpu depan yang dikembangkan secara khusus.

3. BMW R25/3
R25/3 terkenal karena desainnya yang elegan, keandalan dan penggunaan teknik canggih.

BACA JUGA:
4 Koleksi Mobil Klasik Elon Musk, Ada yang Dibeli Gegara Film James Bond

Tidak seperti pendahulunya R25/2, sepeda motor ini memiliki garpu teleskopik hidrolik sebuah revolusi dalam kenyamanan  berkendara, dan velg 18 inci yang lebih ringan. Namun pada bagian mesin tergolong lemah, karena ditopang dengan mesin 250cc, dan menghasilkan kecepatan 13 tenaga kuda dan bisa mencapai kecepatan 75 mil per jam.
4. Indian Chief
Motor klasik Indian Chief terkenal karena desain khasnya, dengan usung spakbor besar dan membawa cat dua warna yang populer diaplikasikan pada mobil saat itu.
Motor ini dilengkapi mesin V-twin 1,210cc yang kuat, yang menghasilkan 40 tenaga kuda dan terkenal dengan kualitas pembuatannya yang kokoh.5. Norton Manx 500
&amp;nbsp;Didukung oleh mesin 498cc dengan transmisi empat kecepatan, menghasilkan 54 tenaga kuda dan mencapai kecepatan hingga 140 mil per jam, Norton Manx 500 usung stang model &quot;clip-on&quot;, kursi balap tunggal, dan tangki bahan bakar khas sesuai motor balap kala itu.
Motor ini sempat populer pada masanya, hingga kemudian ditarik dari peredarannya karena penurunan penjualan.

6. Ariel Square Four
Motor ini mungkin tidak memiliki nama populer dari para pesaingnya, tapi kolektor banyak yang memburu khususnya untuk Ariel Square Four 1936.

BACA JUGA:
Viral! Mobil Ini Bisa Bergerak ke Samping dan Berputar 360 Derajat

Motor ini pertama kali memasuki produksi pada 1931, tetapi model &quot;4G&quot; 1936 ditingkatkan menjadi 995cc, yang menawarkan banyak torsi dan terkenal karena keandalannya.
Square Four ini pun unik karena konfigurasi mesin empat silinder dan desainnya yang kokoh, menjadikannya model yang menonjol bagi banyak penggemar.
7. Kawasaki Z1
Motor ini dikenal karena kecepatan dan kinerjanya yang mengesankan. Meskipun memiliki mesin inline-four yang,tapi ini 150cc lebih besar, menghasilkan sekitar 80 tenaga kuda dan memberi keunggulan atas para saingannya.

Viranika Tria Anggraini</content:encoded></item></channel></rss>
