<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Alasan Orang Malas Beli Mobil Listrik, Gegara Isu Lingkungan Salah Satunya</title><description>Mobil listrik memang terlihat sangat futuristik, dengan kemajuan teknologi yang dibekalinya. Tapi masih menganjal banyak orang, kenapa?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/03/52/2876427/ini-alasan-orang-malas-beli-mobil-listrik-gegara-isu-lingkungan-salah-satunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/03/52/2876427/ini-alasan-orang-malas-beli-mobil-listrik-gegara-isu-lingkungan-salah-satunya"/><item><title>Ini Alasan Orang Malas Beli Mobil Listrik, Gegara Isu Lingkungan Salah Satunya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/03/52/2876427/ini-alasan-orang-malas-beli-mobil-listrik-gegara-isu-lingkungan-salah-satunya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/03/52/2876427/ini-alasan-orang-malas-beli-mobil-listrik-gegara-isu-lingkungan-salah-satunya</guid><pubDate>Senin 04 September 2023 08:42 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/03/52/2876427/ini-alasan-orang-malas-beli-mobil-listrik-gegara-isu-lingkungan-salah-satunya-DEpcQI3MQW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil listrik. (Doc. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/03/52/2876427/ini-alasan-orang-malas-beli-mobil-listrik-gegara-isu-lingkungan-salah-satunya-DEpcQI3MQW.jpg</image><title>Ilustrasi mobil listrik. (Doc. Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Mobil listrik memang terlihat sangat futuristik, dengan kemajuan teknologi yang dibekalinya.
Tapi tidak sedikit orang yang menganggap kendaraan ini sama saja seperti mobil konvensional, yang sama-sama masih menyisakan kerusakan lingkungan saat kendaraan ini beroperasi.

BACA JUGA:
Kebijakan 1 KTP 1 Motor Listrik, Pengamat: Hanya Dinikmati Kalangan Menengah Atas

Dan ini juga menjadi salah satu hambatan seseorang ketika ingin beralih ke kendaraan listrik, karena dianggap tidak ramah lingkungan seperti yang digembar-gemborkan.
Berikut alasan mengapa mobil listrik masih belum jadi solusi mobilitas andalan, seperti dikutip dari Slashgear, Senin (4/8/2023).
1. Kecemasan
Jangkauan rata-rata kendaraan listrik di AS misalnya hampir 300 mil, jauh lebih tinggi dari rata-rata global sekitar 200 mil.
Tetapi rata-rata ini tidak sepenuhnya representatif karena harga EV juga jauh lebih tinggi di AS.&amp;nbsp;
Jangkauan tetap menjadi salah satu kelemahan utama mobil listrik. Untuk mendapatkan kendaraan dengan jangkauan lebih dari 500 mil, Anda harus menghabiskan dana lebih banyak, karena bakal sangat mahal.
2. Masalah pengisian daya
Masalah pengisian daya juga masih jadi hal yang dianggap melemahkan kendaraan listrik.
Ini karena jumlah stasiun pengisian belum memadai, dan Anda juga harus memiliki pengisian daya mobil listrik di rumah yang memadai, agar bisa mengisi dengan cepat.

BACA JUGA:
Hyundai Ioniq 6 Diklaim Bakal Gempur Merek Eropa, Termurah di Segmen Mobil Listrik Sedan

Namun, bisa dipastikan bakal terjadi lonjakan harga listrik di rumah, dan tidak lagi terjangkau seperti sedia kala.Belum lagi waktu pengisian bakal sering, karena produsen merekomendasikan untuk menjaga daya mobil antara 30%-80% karena itu adalah kisaran optimal untuk kesehatan baterai.
Kemudian bukan rahasia lagi bahwa kondisi baterai akan menurun seiring waktu.
3. Kebohongan dampak lingkungan
Kebohongan zero emission kemungkinan merupakan alasan utama mengapa EV masih mengganjal banyak orang untuk memilikinya.
Klaim zero emission tidak berbanding lurus dengan fakta dilapangan, karena harus memperhitungkan kerusakan lain yang dilakukan kendaraan listrik.

BACA JUGA:
Viral! Kuburan Mobil Listrik di China, Ada yang Terlihat Masih Baru Kok Bisa?

Mobil listrik masih menggunakan ban biasa, dan ban adalah pencemar besar, terutama untuk mobil berat yang boros penggunaan karet.
Pada tingkat yang jauh lebih besar, kita harus melihat pembangkit listrik. Kecuali EV terhubung langsung ke stasiun tenaga surya, angin, atau tenaga air, itu baru memiliki dampak lingkungan yang signifikan.

Viranika Tria Anggraini</description><content:encoded>JAKARTA - Mobil listrik memang terlihat sangat futuristik, dengan kemajuan teknologi yang dibekalinya.
Tapi tidak sedikit orang yang menganggap kendaraan ini sama saja seperti mobil konvensional, yang sama-sama masih menyisakan kerusakan lingkungan saat kendaraan ini beroperasi.

BACA JUGA:
Kebijakan 1 KTP 1 Motor Listrik, Pengamat: Hanya Dinikmati Kalangan Menengah Atas

Dan ini juga menjadi salah satu hambatan seseorang ketika ingin beralih ke kendaraan listrik, karena dianggap tidak ramah lingkungan seperti yang digembar-gemborkan.
Berikut alasan mengapa mobil listrik masih belum jadi solusi mobilitas andalan, seperti dikutip dari Slashgear, Senin (4/8/2023).
1. Kecemasan
Jangkauan rata-rata kendaraan listrik di AS misalnya hampir 300 mil, jauh lebih tinggi dari rata-rata global sekitar 200 mil.
Tetapi rata-rata ini tidak sepenuhnya representatif karena harga EV juga jauh lebih tinggi di AS.&amp;nbsp;
Jangkauan tetap menjadi salah satu kelemahan utama mobil listrik. Untuk mendapatkan kendaraan dengan jangkauan lebih dari 500 mil, Anda harus menghabiskan dana lebih banyak, karena bakal sangat mahal.
2. Masalah pengisian daya
Masalah pengisian daya juga masih jadi hal yang dianggap melemahkan kendaraan listrik.
Ini karena jumlah stasiun pengisian belum memadai, dan Anda juga harus memiliki pengisian daya mobil listrik di rumah yang memadai, agar bisa mengisi dengan cepat.

BACA JUGA:
Hyundai Ioniq 6 Diklaim Bakal Gempur Merek Eropa, Termurah di Segmen Mobil Listrik Sedan

Namun, bisa dipastikan bakal terjadi lonjakan harga listrik di rumah, dan tidak lagi terjangkau seperti sedia kala.Belum lagi waktu pengisian bakal sering, karena produsen merekomendasikan untuk menjaga daya mobil antara 30%-80% karena itu adalah kisaran optimal untuk kesehatan baterai.
Kemudian bukan rahasia lagi bahwa kondisi baterai akan menurun seiring waktu.
3. Kebohongan dampak lingkungan
Kebohongan zero emission kemungkinan merupakan alasan utama mengapa EV masih mengganjal banyak orang untuk memilikinya.
Klaim zero emission tidak berbanding lurus dengan fakta dilapangan, karena harus memperhitungkan kerusakan lain yang dilakukan kendaraan listrik.

BACA JUGA:
Viral! Kuburan Mobil Listrik di China, Ada yang Terlihat Masih Baru Kok Bisa?

Mobil listrik masih menggunakan ban biasa, dan ban adalah pencemar besar, terutama untuk mobil berat yang boros penggunaan karet.
Pada tingkat yang jauh lebih besar, kita harus melihat pembangkit listrik. Kecuali EV terhubung langsung ke stasiun tenaga surya, angin, atau tenaga air, itu baru memiliki dampak lingkungan yang signifikan.

Viranika Tria Anggraini</content:encoded></item></channel></rss>
