<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Meta Blokir Ribuan Akun Facebook di China Gara-Gara Ini</title><description>Meta memblokir sekitar 7.700 akun, 954 halaman, dan 15 grup Facebook yang pro terhadap pencitraan China.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/01/54/2875017/meta-blokir-ribuan-akun-facebook-di-china-gara-gara-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/01/54/2875017/meta-blokir-ribuan-akun-facebook-di-china-gara-gara-ini"/><item><title>Meta Blokir Ribuan Akun Facebook di China Gara-Gara Ini</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/01/54/2875017/meta-blokir-ribuan-akun-facebook-di-china-gara-gara-ini</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/01/54/2875017/meta-blokir-ribuan-akun-facebook-di-china-gara-gara-ini</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2023 06:51 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/01/54/2875017/meta-blokir-ribuan-akun-facebook-di-china-gara-gara-ini-JU19nqc2OF.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Meta blokir ribuan akun Facebook di China (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/01/54/2875017/meta-blokir-ribuan-akun-facebook-di-china-gara-gara-ini-JU19nqc2OF.jpeg</image><title>Meta blokir ribuan akun Facebook di China (Foto: Istimewa)</title></images><description>META mengumumkan bahwa mereka telah memblokir sekitar 7.700 akun, 954 halaman, dan 15 grup Facebook yang pro terhadap pencitraan China. Ini dilakukan setelah serangan terhadap sebuah organisasi non-pemerintah akhir tahun lalu.
Dikutip dari Mint, Jumat (1/9/2023), Meta menyebut jaringan ini menargetkan banyak wilayah di seluruh dunia termasuk Taiwan, Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Jepang untuk menggemakan kampanye pro China dan memprotes kebijakan Barat.

BACA JUGA:
Terungkap! Meta Quest Pro 3, Headset Realitas Campuran Terbaru dari Meta

Investigasi yang dilakukan Meta kemudian menemukan adanya hubungan antara jaringan pendukung tersebut dengan kampanye sebelumnya yang disebut &amp;lsquo;spamouflage&amp;rsquo;. Yang mana diungkap, kampanye itu telah meniru operasi yang dilakukan Rusia.&amp;nbsp;
&quot;Ini adalah penghapusan jaringan terbesar yang pernah kami lakukan. Ketika Anda menggabungkannya dengan semua aktivitas yang kami lakukan di internet, kami menyimpulkan bahwa ini adalah kampanye rahasia terbesar yang kami ketahui saat ini,&quot; kata perwakilan Meta, Ben Nimmo.

BACA JUGA:
Konami Pastikan Metal Gear Solid: Master Collection Vol. 1 Bakal Hadir dengan Resolusi 1080p

Laporan New York Times mencatat, ujaran kebencian terhadap Barat ditujukan kepada khalayak luas dan menggunakan berbagai bahasa mulai dari Rusia, Prancis, Jerman, Korea, Thailand, dan Welsh. Meta juga mengatakan selain akun Facebook, sebanyak 15 akun Instagram juga diblokir.Pejabat Meta percaya jaringan Spamouglage telah menjadi operasi pengaruh lintas platform terbesar hingga saat ini, hadir di lebih dari 50 platform dan forum seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan X yang sebelumnya bernama Twitter.
Meta mengatakan jaringan 'Spamouflage' pertama kali mulai memposting di platform besar, tetapi aktivitas baru-baru ini menunjukkan bahwa jaringan tersebut telah memperluas jejaknya hingga mencakup platform yang lebih kecil seperti Medium, Reddit, Quora, dan Vimeo.

BACA JUGA:
X Siap Ketar-ketir, Meta Segera Rilis Threads Versi Web Minggu Ini

Pejabat Meta juga menetapkan bahwa sejumlah besar akun dijalankan dari lokasi dengan infrastruktur digital bersama seperti kantor dan dioperasikan dengan pola shift yang jelas dengan istirahat makan siang dan makan malam, yang artinya semua terstruktur dan telah direncanakan.</description><content:encoded>META mengumumkan bahwa mereka telah memblokir sekitar 7.700 akun, 954 halaman, dan 15 grup Facebook yang pro terhadap pencitraan China. Ini dilakukan setelah serangan terhadap sebuah organisasi non-pemerintah akhir tahun lalu.
Dikutip dari Mint, Jumat (1/9/2023), Meta menyebut jaringan ini menargetkan banyak wilayah di seluruh dunia termasuk Taiwan, Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Jepang untuk menggemakan kampanye pro China dan memprotes kebijakan Barat.

BACA JUGA:
Terungkap! Meta Quest Pro 3, Headset Realitas Campuran Terbaru dari Meta

Investigasi yang dilakukan Meta kemudian menemukan adanya hubungan antara jaringan pendukung tersebut dengan kampanye sebelumnya yang disebut &amp;lsquo;spamouflage&amp;rsquo;. Yang mana diungkap, kampanye itu telah meniru operasi yang dilakukan Rusia.&amp;nbsp;
&quot;Ini adalah penghapusan jaringan terbesar yang pernah kami lakukan. Ketika Anda menggabungkannya dengan semua aktivitas yang kami lakukan di internet, kami menyimpulkan bahwa ini adalah kampanye rahasia terbesar yang kami ketahui saat ini,&quot; kata perwakilan Meta, Ben Nimmo.

BACA JUGA:
Konami Pastikan Metal Gear Solid: Master Collection Vol. 1 Bakal Hadir dengan Resolusi 1080p

Laporan New York Times mencatat, ujaran kebencian terhadap Barat ditujukan kepada khalayak luas dan menggunakan berbagai bahasa mulai dari Rusia, Prancis, Jerman, Korea, Thailand, dan Welsh. Meta juga mengatakan selain akun Facebook, sebanyak 15 akun Instagram juga diblokir.Pejabat Meta percaya jaringan Spamouglage telah menjadi operasi pengaruh lintas platform terbesar hingga saat ini, hadir di lebih dari 50 platform dan forum seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan X yang sebelumnya bernama Twitter.
Meta mengatakan jaringan 'Spamouflage' pertama kali mulai memposting di platform besar, tetapi aktivitas baru-baru ini menunjukkan bahwa jaringan tersebut telah memperluas jejaknya hingga mencakup platform yang lebih kecil seperti Medium, Reddit, Quora, dan Vimeo.

BACA JUGA:
X Siap Ketar-ketir, Meta Segera Rilis Threads Versi Web Minggu Ini

Pejabat Meta juga menetapkan bahwa sejumlah besar akun dijalankan dari lokasi dengan infrastruktur digital bersama seperti kantor dan dioperasikan dengan pola shift yang jelas dengan istirahat makan siang dan makan malam, yang artinya semua terstruktur dan telah direncanakan.</content:encoded></item></channel></rss>
