<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Dampak Motor Pindah Gunakan BBM Pertalite Gegara Harga Pertamax Naik, Waspada!</title><description>PT Pertamina (Persero) resmi lakukan penyesuaian harga BBM pada Jumat (1/9/2023). kini BBM non-subisi, seperti Pertamax Rp13.300 per liter</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/01/53/2875435/ini-dampak-motor-pindah-gunakan-bbm-pertalite-gegara-harga-pertamax-naik-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/01/53/2875435/ini-dampak-motor-pindah-gunakan-bbm-pertalite-gegara-harga-pertamax-naik-waspada"/><item><title>Ini Dampak Motor Pindah Gunakan BBM Pertalite Gegara Harga Pertamax Naik, Waspada!</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/01/53/2875435/ini-dampak-motor-pindah-gunakan-bbm-pertalite-gegara-harga-pertamax-naik-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/01/53/2875435/ini-dampak-motor-pindah-gunakan-bbm-pertalite-gegara-harga-pertamax-naik-waspada</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2023 20:43 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/01/53/2875435/ini-dampak-motor-pindah-gunakan-bbm-pertalite-gegara-harga-pertamax-naik-waspada-SrysuLlLWT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi BBM. (doc. Pixabay)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/01/53/2875435/ini-dampak-motor-pindah-gunakan-bbm-pertalite-gegara-harga-pertamax-naik-waspada-SrysuLlLWT.jpg</image><title>ilustrasi BBM. (doc. Pixabay)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) resmi lakukan penyesuaian harga BBM pada Jumat (1/9/2023).
Kini harga BBM non-subisi, seperti Pertamax alami kenaikan menjadi Rp13.300 per liter. Sejumlah BBM non-subsidi juga alami kenaikan harga seperti Pertamax Green 95 yang baru diperkenalkan bulan lalu dengan harga Rp13.500, kini menjadi 15.000 per liter.

BACA JUGA:
Kebijakan 1 KTP 1 Motor Listrik, Pengamat: Hanya Dinikmati Kalangan Menengah Atas

Kemudian Pertamax Turbo juga naik dari Rp14.400 menjadi Rp15.900 per liter. Namun Pertalite tidak mengalami kenaikan harga, yang mana masih dijual Rp10.000 per liter.
Tentu naiknya harga BBM Pertamax jadi catatan tersendiri bagi pengguna kendaraan motor, dimana bagi mereka yang merasa terbebani, tidak dipungkiri berpotensi turun menggunakan Pertalite, karena jauh lebih murah.
Kendati demikian, bagi Anda yang ingin pindah menggunakan Pertalite terlebih motor Anda idealnya gunakan Pertamax tentu ini jadi persoalan.
Ini karena setiap motor sudah didesain sedemikian rupa oleh pabrikan untuk menggunakan bahan bakar jenis tertentu. Menggunakan BBM yang tidak sesuai spesifikasi mesin maka bisa memicu masalah kedepannya.
Lantas apa saja efek samping dari motor berstandar BBM Pertamax menggunakan BBM Pertalite? Simak penjelasan berikuti ini, seperti dilansir dari berbagai sumber, Jumat (1/9/2023).
1. Mengurangi Kinerja Mesin
Setiap kendaraan tidak disarankan untuk mencampur bahan bakar, Pertamax dan Pertalite. Dikarenakan memiliki kandungan oktan atau RON yang berbeda.
Efek samping Pertamax ke Pertalite dapat mengurangi kinerja mesin dan menghasilkan emisi lebih tinggi.
Diketahui, kandungan oktan Pertalite sekitar 90-92 RON, dan kandungan Pertamax 92-95 Ron.
2. Merusak komponen mesin
Efek samping Pertamax ke Pertalite juga bisa merusak komponen mesin. Maka dari itu, gunakanlah bahan bakar dengan oktan tinggi dan gunakan bahan bakar yang sesuai dengan kendaraan.

BACA JUGA:
Daftar Harga BBM per 1 September 2023, RON 92 Termurah Rp13.087

Ini merupakan kerusakan jangka panjang, yang mana jika performa mesin mengalami turun jangan kaget, dikarenakan kerak yang terbentuk di dalam mesin.
Efek samping berikut dapat mengakibatkan kinerja mesin yang tidak optimal, meningkatnya emisi, dan kerusakan pada komponen mesin dalam jangka panjang.
Sebaiknya gunakan jenis bahan bakar yang sesuai dengan rekomendasi pabrik mesin kendaraan yang digunakan.Motor yang direkomendasikan menggunakan Pertamax
Peramax
Bahan bakar ini memiliki RON 92. Berikut motor-motor yang direkomendasikan menggunakan Pertamax:


Vario eSP 150
PCX 150, PCX Hybrid
ADV 150
SH150i
Forza
CRF250 Rally
CB500F
CBR500R
X-ADV
CB500X
CRF1000L Africa Twin
Xabre
NMAX
Aerox 155 VVA
XMAX
TMAX
All New V-ixion



BACA JUGA:
Artis yang Terkenal dengan Koleksi Sepeda Motor, Ada Keanu Reeves dan Tom Cruise

Pertamax Turbo
Bahan bakar ini memiliki RON 98. Berikut motor-motor yang disarankan menggunakan Pertamax Turbo:


Supra GTR150
CBR150R
CB150R
Sonic 150R
CBR250RR
CB650R
CBR1000RR
MT-25
All New R15
Lexi
R25
MT-150
All New NMAX



Muhammad Aidil Sani
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) resmi lakukan penyesuaian harga BBM pada Jumat (1/9/2023).
Kini harga BBM non-subisi, seperti Pertamax alami kenaikan menjadi Rp13.300 per liter. Sejumlah BBM non-subsidi juga alami kenaikan harga seperti Pertamax Green 95 yang baru diperkenalkan bulan lalu dengan harga Rp13.500, kini menjadi 15.000 per liter.

BACA JUGA:
Kebijakan 1 KTP 1 Motor Listrik, Pengamat: Hanya Dinikmati Kalangan Menengah Atas

Kemudian Pertamax Turbo juga naik dari Rp14.400 menjadi Rp15.900 per liter. Namun Pertalite tidak mengalami kenaikan harga, yang mana masih dijual Rp10.000 per liter.
Tentu naiknya harga BBM Pertamax jadi catatan tersendiri bagi pengguna kendaraan motor, dimana bagi mereka yang merasa terbebani, tidak dipungkiri berpotensi turun menggunakan Pertalite, karena jauh lebih murah.
Kendati demikian, bagi Anda yang ingin pindah menggunakan Pertalite terlebih motor Anda idealnya gunakan Pertamax tentu ini jadi persoalan.
Ini karena setiap motor sudah didesain sedemikian rupa oleh pabrikan untuk menggunakan bahan bakar jenis tertentu. Menggunakan BBM yang tidak sesuai spesifikasi mesin maka bisa memicu masalah kedepannya.
Lantas apa saja efek samping dari motor berstandar BBM Pertamax menggunakan BBM Pertalite? Simak penjelasan berikuti ini, seperti dilansir dari berbagai sumber, Jumat (1/9/2023).
1. Mengurangi Kinerja Mesin
Setiap kendaraan tidak disarankan untuk mencampur bahan bakar, Pertamax dan Pertalite. Dikarenakan memiliki kandungan oktan atau RON yang berbeda.
Efek samping Pertamax ke Pertalite dapat mengurangi kinerja mesin dan menghasilkan emisi lebih tinggi.
Diketahui, kandungan oktan Pertalite sekitar 90-92 RON, dan kandungan Pertamax 92-95 Ron.
2. Merusak komponen mesin
Efek samping Pertamax ke Pertalite juga bisa merusak komponen mesin. Maka dari itu, gunakanlah bahan bakar dengan oktan tinggi dan gunakan bahan bakar yang sesuai dengan kendaraan.

BACA JUGA:
Daftar Harga BBM per 1 September 2023, RON 92 Termurah Rp13.087

Ini merupakan kerusakan jangka panjang, yang mana jika performa mesin mengalami turun jangan kaget, dikarenakan kerak yang terbentuk di dalam mesin.
Efek samping berikut dapat mengakibatkan kinerja mesin yang tidak optimal, meningkatnya emisi, dan kerusakan pada komponen mesin dalam jangka panjang.
Sebaiknya gunakan jenis bahan bakar yang sesuai dengan rekomendasi pabrik mesin kendaraan yang digunakan.Motor yang direkomendasikan menggunakan Pertamax
Peramax
Bahan bakar ini memiliki RON 92. Berikut motor-motor yang direkomendasikan menggunakan Pertamax:


Vario eSP 150
PCX 150, PCX Hybrid
ADV 150
SH150i
Forza
CRF250 Rally
CB500F
CBR500R
X-ADV
CB500X
CRF1000L Africa Twin
Xabre
NMAX
Aerox 155 VVA
XMAX
TMAX
All New V-ixion



BACA JUGA:
Artis yang Terkenal dengan Koleksi Sepeda Motor, Ada Keanu Reeves dan Tom Cruise

Pertamax Turbo
Bahan bakar ini memiliki RON 98. Berikut motor-motor yang disarankan menggunakan Pertamax Turbo:


Supra GTR150
CBR150R
CB150R
Sonic 150R
CBR250RR
CB650R
CBR1000RR
MT-25
All New R15
Lexi
R25
MT-150
All New NMAX



Muhammad Aidil Sani
</content:encoded></item></channel></rss>
