<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Honda Belum Perlu Lakukan Recall Rangka eSAF, Ini Alasannya</title><description>Menurut Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Hbelum ada bukti kesalahan produksi pada rangka eSAF Honda.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/29/53/2872877/honda-belum-perlu-lakukan-recall-rangka-esaf-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/29/53/2872877/honda-belum-perlu-lakukan-recall-rangka-esaf-ini-alasannya"/><item><title>Honda Belum Perlu Lakukan Recall Rangka eSAF, Ini Alasannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/29/53/2872877/honda-belum-perlu-lakukan-recall-rangka-esaf-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/29/53/2872877/honda-belum-perlu-lakukan-recall-rangka-esaf-ini-alasannya</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 08:46 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/53/2872877/honda-belum-perlu-lakukan-recall-rangka-esaf-ini-alasannya-LVXPATJ2uz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rangka eSAF. (Doc. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/53/2872877/honda-belum-perlu-lakukan-recall-rangka-esaf-ini-alasannya-LVXPATJ2uz.jpg</image><title>Rangka eSAF. (Doc. Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Astra Honda Motor (AHM) belum perlu melakukan recall atau penarikan kembali, terhadap rangka eSAF yang dituding mudah berkarat dan keropos.
Menurut Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), karena belum ada bukti kesalahan produksi pada rangka eSAF.

BACA JUGA:
Kenapa Rangka eSAF Mudah Patah? Simak Penjelasannya

Sekadar informasi, KNKT dan AHM bersama Kementerian Perhubungan telah mengadakan pertemuan untuk membahas rangka eSAF. Bahkan ketiganya sepakat untuk membuat tim untuk melakukan investigasi terhadap kasus yang saat ini sedang ramai di media sosial.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan.
&amp;ldquo;Jadi antara Kemenhub, KNKT, dan AHM akan membentuk tim untuk melakukan penelitian bersama. Kita ingin mencari lebih komperhensif terkait hal ini, secara teknis dan apa yang harus dilakukan ke depan,&amp;rdquo; kata Wildan, kepada wartawan di Jakarta Pusat, belum lama ini.
Mengenai desakan dari beberapa konsumen yang meminta Honda melakukan recall, Wildan menegaskan itu belum perlu dilakukan. Pasalnya, belum ada pembuktian ada kegagalan produksi pada rangka eSAF.

BACA JUGA:
Cuma Dapat Garansi 1 Tahun, Segini Harga Rangka eSAF

&amp;ldquo;Itu (recall) namanya keputusan membabi buta, tidak ada dasarnya. Saya kalau menyampaikan sesuatu harus ada dasarnya, faktanya. Itulah kenapa klakson telolet dilarang, karena ada faktanya, datanya,&amp;rdquo; ujar Wildan.
Seperti diketahui, untuk melakukan recall ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi, misal kesalahan produksi atau berdasarkan keluhan konsumen.Tapi, Wildan menyebut KNKT akan mengeluarkan rekomendasi penarikan kembali apabila datanya sudah pasti.
&amp;ldquo;Jadi semua apa yang disampaikan KNKT itu ada datanya, ada faktanya, saya gak tahu pakar yang lain ada datanya faktanya gak? Kalau ada datanya gak masalah. Kalau saya harus ada data faktanya,&amp;rdquo; ucapnya.

BACA JUGA:
Ini Daftar Motor yang Pernah Kena Recall Honda, Masalah Rangka eSAF Menyusul?

Rangka eSAF sendiri pertama kali diperkenalkan pada 2019 lalu, yang digunakan pada Honda Genio. Kemudian platform tersebut dipakai pada beberapa skuter matik Honda seperti BeAT, BeAT Street, Scoopy, dan Vario 160.
Platform ini dibuat dari baja yang di-press dan di las welding dengan deformasi yang hampir tak ada. Rangka eSAF diklaim lebih ringan dan membuat kendali sepeda motor lebih baik.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Astra Honda Motor (AHM) belum perlu melakukan recall atau penarikan kembali, terhadap rangka eSAF yang dituding mudah berkarat dan keropos.
Menurut Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), karena belum ada bukti kesalahan produksi pada rangka eSAF.

BACA JUGA:
Kenapa Rangka eSAF Mudah Patah? Simak Penjelasannya

Sekadar informasi, KNKT dan AHM bersama Kementerian Perhubungan telah mengadakan pertemuan untuk membahas rangka eSAF. Bahkan ketiganya sepakat untuk membuat tim untuk melakukan investigasi terhadap kasus yang saat ini sedang ramai di media sosial.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan.
&amp;ldquo;Jadi antara Kemenhub, KNKT, dan AHM akan membentuk tim untuk melakukan penelitian bersama. Kita ingin mencari lebih komperhensif terkait hal ini, secara teknis dan apa yang harus dilakukan ke depan,&amp;rdquo; kata Wildan, kepada wartawan di Jakarta Pusat, belum lama ini.
Mengenai desakan dari beberapa konsumen yang meminta Honda melakukan recall, Wildan menegaskan itu belum perlu dilakukan. Pasalnya, belum ada pembuktian ada kegagalan produksi pada rangka eSAF.

BACA JUGA:
Cuma Dapat Garansi 1 Tahun, Segini Harga Rangka eSAF

&amp;ldquo;Itu (recall) namanya keputusan membabi buta, tidak ada dasarnya. Saya kalau menyampaikan sesuatu harus ada dasarnya, faktanya. Itulah kenapa klakson telolet dilarang, karena ada faktanya, datanya,&amp;rdquo; ujar Wildan.
Seperti diketahui, untuk melakukan recall ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi, misal kesalahan produksi atau berdasarkan keluhan konsumen.Tapi, Wildan menyebut KNKT akan mengeluarkan rekomendasi penarikan kembali apabila datanya sudah pasti.
&amp;ldquo;Jadi semua apa yang disampaikan KNKT itu ada datanya, ada faktanya, saya gak tahu pakar yang lain ada datanya faktanya gak? Kalau ada datanya gak masalah. Kalau saya harus ada data faktanya,&amp;rdquo; ucapnya.

BACA JUGA:
Ini Daftar Motor yang Pernah Kena Recall Honda, Masalah Rangka eSAF Menyusul?

Rangka eSAF sendiri pertama kali diperkenalkan pada 2019 lalu, yang digunakan pada Honda Genio. Kemudian platform tersebut dipakai pada beberapa skuter matik Honda seperti BeAT, BeAT Street, Scoopy, dan Vario 160.
Platform ini dibuat dari baja yang di-press dan di las welding dengan deformasi yang hampir tak ada. Rangka eSAF diklaim lebih ringan dan membuat kendali sepeda motor lebih baik.</content:encoded></item></channel></rss>
