<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vespa Elettrica Tidak Punya Standar Samping, Kenapa?</title><description>Motor Listrik Vespa Elettrica resmi dijual dengan harga Rp198 juta one the road (OTR) Jakarta.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/25/53/2870886/vespa-elettrica-tidak-punya-standar-samping-kenapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/25/53/2870886/vespa-elettrica-tidak-punya-standar-samping-kenapa"/><item><title>Vespa Elettrica Tidak Punya Standar Samping, Kenapa?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/25/53/2870886/vespa-elettrica-tidak-punya-standar-samping-kenapa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/25/53/2870886/vespa-elettrica-tidak-punya-standar-samping-kenapa</guid><pubDate>Jum'at 25 Agustus 2023 10:28 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/25/53/2870886/vespa-elettrica-tidak-punya-standar-samping-kenapa-NhOmyMiBpK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vespa Elettrica. (Foto: Muhamad Fadli Ramadan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/25/53/2870886/vespa-elettrica-tidak-punya-standar-samping-kenapa-NhOmyMiBpK.jpg</image><title>Vespa Elettrica. (Foto: Muhamad Fadli Ramadan/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Motor Listrik Vespa Elettrica resmi dijual dengan harga Rp198 juta one the road (OTR) Jakarta.
Tapi dengan harga yang melampaui mobil LCGC itu, skuter matik ini tak dilengkapi dengn standar samping.

BACA JUGA:
Cuma di GIIAS 2023, Skuter Listrik Pertama Vespa Diskon Rp32 Juta

&amp;ldquo;Alasan khususnya pertama karena ini build up, di Italia juga tidak ada. Mungkin mereka pikirkan juga faktor safety-nya karena motor ini terlalu senyap, tidak tahu mesinnya nyala atau tidak, takutnya saat distandar samping (tiba-tiba digas) motor bisa lari,&amp;rdquo; kata Ayu Hapsari PR and Communications Manager PT Piaggio Indonesia, saat ditemui di Jakarta Selatan, belum lama ini.
Hilangnya standar samping pada Vespa Elettrica mengingatkan kita pada Vespa klasik yang juga tidak dilengkapi dengan komponen tersebut.
Tetapi bagi pengendara di era modern, perangkat satu ini sangat dibutuhkan, terutama bagi wanita karena butuh teknik khusus.
Kendati demikian, Vespa listrik memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan Primavera. Skutik listrik ini memiliki berat 130 kg lengkap dengan baterai, sedangkan bobot kotor Primavera 147 kg.
Skuter listrik ini dibekali oleh baterai lithium-ion jenis LiFePo4 berkapasitas 4,2 kWh dengan jarak tempuh maksimal 100 kilometer. Butuh waktu 4 jam untuk mengisi daya baterai sampai penuh dengan tekanan 220 V.

BACA JUGA:
Vespa Elettrica Resmi Meluncur di Indonesia, Dibandrol Rp198 juta

Baterainya memberikan efisiensi yang sangat baik, yaitu hingga 1.000 siklus pengisian penuh. Bahkan, baterai masih mempertahankan 80 persen kapasitasnya dan tetap dapat digunakan dengan sempurna.
Vespa Elettrica menggunakan motor listrik sebesar 2 kW yang dapat menghasilkan tenaga 4 kW (5,4 hp) dan torsi puncak 200 Nm. Skuter ini juga terbagi dalam dua pilihan, yakni Standard dan RED.Untuk kecepatannya juga dibagi lagi menjadi dua. Untuk Standard dapat melaju dengan kecepatan maksimal 45 km/jam dan 70 km/jam. Sedangkan varian RED hadir dengan tiga pilihan kecepatan, yaitu 25 km/jam, 45 km/jam, dan 70 km/jam.
Terdapat juga fitur Kinetic Energy Recovery System (KERS) yang membantu efisiensi pengisian daya. Fitur ini juga memungkinkan mengisi ulang baterai selama fase perlambatan kecepatan saat berkendara.

BACA JUGA:
Tampang Vespa GTV 300 yang Baru Meluncur, Harga Tembus Rp101,5 Juta

Untuk mengisi daya secara optimal, pengguna cukup menarik kabel dari kompartemen di bawah jok, di mana biasanya terletak tutup bahan bakar, dan menyambungkannya ke stop kontak langsung.
Untuk memberikan kenyamanan yang lebih lagi bagi pengguna, baterai Vespa Elettrica telah memenuhi sertifikasi IP65, menjadikannya tahan terhadap debu dan air tekanan rendah. PT Piaggio Indonesia juga memberikan garansi baterai selama tiga tahun.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Motor Listrik Vespa Elettrica resmi dijual dengan harga Rp198 juta one the road (OTR) Jakarta.
Tapi dengan harga yang melampaui mobil LCGC itu, skuter matik ini tak dilengkapi dengn standar samping.

BACA JUGA:
Cuma di GIIAS 2023, Skuter Listrik Pertama Vespa Diskon Rp32 Juta

&amp;ldquo;Alasan khususnya pertama karena ini build up, di Italia juga tidak ada. Mungkin mereka pikirkan juga faktor safety-nya karena motor ini terlalu senyap, tidak tahu mesinnya nyala atau tidak, takutnya saat distandar samping (tiba-tiba digas) motor bisa lari,&amp;rdquo; kata Ayu Hapsari PR and Communications Manager PT Piaggio Indonesia, saat ditemui di Jakarta Selatan, belum lama ini.
Hilangnya standar samping pada Vespa Elettrica mengingatkan kita pada Vespa klasik yang juga tidak dilengkapi dengan komponen tersebut.
Tetapi bagi pengendara di era modern, perangkat satu ini sangat dibutuhkan, terutama bagi wanita karena butuh teknik khusus.
Kendati demikian, Vespa listrik memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan Primavera. Skutik listrik ini memiliki berat 130 kg lengkap dengan baterai, sedangkan bobot kotor Primavera 147 kg.
Skuter listrik ini dibekali oleh baterai lithium-ion jenis LiFePo4 berkapasitas 4,2 kWh dengan jarak tempuh maksimal 100 kilometer. Butuh waktu 4 jam untuk mengisi daya baterai sampai penuh dengan tekanan 220 V.

BACA JUGA:
Vespa Elettrica Resmi Meluncur di Indonesia, Dibandrol Rp198 juta

Baterainya memberikan efisiensi yang sangat baik, yaitu hingga 1.000 siklus pengisian penuh. Bahkan, baterai masih mempertahankan 80 persen kapasitasnya dan tetap dapat digunakan dengan sempurna.
Vespa Elettrica menggunakan motor listrik sebesar 2 kW yang dapat menghasilkan tenaga 4 kW (5,4 hp) dan torsi puncak 200 Nm. Skuter ini juga terbagi dalam dua pilihan, yakni Standard dan RED.Untuk kecepatannya juga dibagi lagi menjadi dua. Untuk Standard dapat melaju dengan kecepatan maksimal 45 km/jam dan 70 km/jam. Sedangkan varian RED hadir dengan tiga pilihan kecepatan, yaitu 25 km/jam, 45 km/jam, dan 70 km/jam.
Terdapat juga fitur Kinetic Energy Recovery System (KERS) yang membantu efisiensi pengisian daya. Fitur ini juga memungkinkan mengisi ulang baterai selama fase perlambatan kecepatan saat berkendara.

BACA JUGA:
Tampang Vespa GTV 300 yang Baru Meluncur, Harga Tembus Rp101,5 Juta

Untuk mengisi daya secara optimal, pengguna cukup menarik kabel dari kompartemen di bawah jok, di mana biasanya terletak tutup bahan bakar, dan menyambungkannya ke stop kontak langsung.
Untuk memberikan kenyamanan yang lebih lagi bagi pengguna, baterai Vespa Elettrica telah memenuhi sertifikasi IP65, menjadikannya tahan terhadap debu dan air tekanan rendah. PT Piaggio Indonesia juga memberikan garansi baterai selama tiga tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
