<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ilmuan Temukan 'Cahaya Hantu' di Galaksi Luar</title><description>Secercah cahaya yang dijuluki sebagai 'Cahaya Hantu' sukses membuat para ilmuan terkejut. Apa hasilnya?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/24/56/2870259/ilmuan-temukan-cahaya-hantu-di-galaksi-luar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/24/56/2870259/ilmuan-temukan-cahaya-hantu-di-galaksi-luar"/><item><title>Ilmuan Temukan 'Cahaya Hantu' di Galaksi Luar</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/24/56/2870259/ilmuan-temukan-cahaya-hantu-di-galaksi-luar</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/24/56/2870259/ilmuan-temukan-cahaya-hantu-di-galaksi-luar</guid><pubDate>Kamis 24 Agustus 2023 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/24/56/2870259/ilmuan-temukan-cahaya-hantu-di-galaksi-luar-DZRkDu9pjD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cahaya Hantu di Luar Angkasa (Foto: NASA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/24/56/2870259/ilmuan-temukan-cahaya-hantu-di-galaksi-luar-DZRkDu9pjD.jpg</image><title>Cahaya Hantu di Luar Angkasa (Foto: NASA)</title></images><description>JAKARTA - Secercah cahaya yang dijuluki sebagai 'Cahaya Hantu' sukses membuat para ilmuan terkejut. Cahaya ini ditangkap oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble dari galaksi ESO 300-16 yang berjarak sekitar 28,7 juta tahun cahaya dari Bumi.
Cahaya hantu tampak bersinar cukup terang di konstelasi Eridanus dan tampak sebagai awan langit berisi bintang-bintang berkilauan dengan latar belakang ruang angkasa yang gelap, memberikan pemandangan menawan dari lingkungan kosmik.

BACA JUGA:
Misi Luar Angkasa Luna-25 Rusia Alami Kegagagalan Setelah Jatuh Hantam Permukaan Bulan

&amp;ldquo;Galaksi ESO 300-16 tampak di atas gambar ini. Itu adalah kumpulan bintang-bintang yang menyerupai awan berkilauan,&amp;rdquo; kata pejabat Badan Antariksa Eropa (ESA) dikutip dari Space pada Kamis (24/8/2023).
Pemandangan ESO 300-16 terbaru ini diambil menggunakan instrumen Advanced Camera for Surveys di Teleskop Luar Angkasa Hubble, yang merupakan misi gabungan yang dipimpin oleh NASA dan ESA.

BACA JUGA:
Manusia Tinggal di Mars? Siapakah yang Dapat Bertahan Hidup?

Ini adalah bagian dari serangkaian survei yang bertujuan untuk mensurvei galaksi tetangga Bumi, yang mana misi ini telah mengamati sekitar tiga perempat galaksi yang diduga terletak dalam jarak 32 juta tahun cahaya dari Bumi.
ESO 300-16 diklasifikasikan sebagai galaksi tidak beraturan karena bentuknya yang tidak jelas dan tidak adanya tonjolan nuklir atau lengan spiral. Sebaliknya, ia menyerupai bentuk awan, terdiri dari banyak bintang kecil yang berkumpul menjadi satu.
Bintang-bintang tersebut mengeluarkan cahaya lembut dan menyebar yang mengelilingi gelembung gas biru terang di inti galaksi. Objek latar depan yang lebih terang mewakili bintang dan galaksi terdekat.</description><content:encoded>JAKARTA - Secercah cahaya yang dijuluki sebagai 'Cahaya Hantu' sukses membuat para ilmuan terkejut. Cahaya ini ditangkap oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble dari galaksi ESO 300-16 yang berjarak sekitar 28,7 juta tahun cahaya dari Bumi.
Cahaya hantu tampak bersinar cukup terang di konstelasi Eridanus dan tampak sebagai awan langit berisi bintang-bintang berkilauan dengan latar belakang ruang angkasa yang gelap, memberikan pemandangan menawan dari lingkungan kosmik.

BACA JUGA:
Misi Luar Angkasa Luna-25 Rusia Alami Kegagagalan Setelah Jatuh Hantam Permukaan Bulan

&amp;ldquo;Galaksi ESO 300-16 tampak di atas gambar ini. Itu adalah kumpulan bintang-bintang yang menyerupai awan berkilauan,&amp;rdquo; kata pejabat Badan Antariksa Eropa (ESA) dikutip dari Space pada Kamis (24/8/2023).
Pemandangan ESO 300-16 terbaru ini diambil menggunakan instrumen Advanced Camera for Surveys di Teleskop Luar Angkasa Hubble, yang merupakan misi gabungan yang dipimpin oleh NASA dan ESA.

BACA JUGA:
Manusia Tinggal di Mars? Siapakah yang Dapat Bertahan Hidup?

Ini adalah bagian dari serangkaian survei yang bertujuan untuk mensurvei galaksi tetangga Bumi, yang mana misi ini telah mengamati sekitar tiga perempat galaksi yang diduga terletak dalam jarak 32 juta tahun cahaya dari Bumi.
ESO 300-16 diklasifikasikan sebagai galaksi tidak beraturan karena bentuknya yang tidak jelas dan tidak adanya tonjolan nuklir atau lengan spiral. Sebaliknya, ia menyerupai bentuk awan, terdiri dari banyak bintang kecil yang berkumpul menjadi satu.
Bintang-bintang tersebut mengeluarkan cahaya lembut dan menyebar yang mengelilingi gelembung gas biru terang di inti galaksi. Objek latar depan yang lebih terang mewakili bintang dan galaksi terdekat.</content:encoded></item></channel></rss>
