<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TikTok Optimistis Kalahkan Spotify dan Apple Music, Kenapa?</title><description>TikTok melihat ada peluang besar mereka mengalahkan Spotify dan Apple Music. Bagaimana ceritanya?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/19/54/2867334/tiktok-optimistis-kalahkan-spotify-dan-apple-music-kenapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/19/54/2867334/tiktok-optimistis-kalahkan-spotify-dan-apple-music-kenapa"/><item><title>TikTok Optimistis Kalahkan Spotify dan Apple Music, Kenapa?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/19/54/2867334/tiktok-optimistis-kalahkan-spotify-dan-apple-music-kenapa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/19/54/2867334/tiktok-optimistis-kalahkan-spotify-dan-apple-music-kenapa</guid><pubDate>Sabtu 19 Agustus 2023 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Saliki Dwi Saputra </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/19/54/2867334/tiktok-optimistis-kalahkan-spotify-dan-apple-music-kenapa-iP2adNpiNP.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tiktok (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/19/54/2867334/tiktok-optimistis-kalahkan-spotify-dan-apple-music-kenapa-iP2adNpiNP.jpeg</image><title>Tiktok (Foto: Istimewa)</title></images><description>
TIKTOK percaya diri dapat mengalahkan penyedia streaming musik terbesar saat ini, Spotify dan Apple Music. Hal itu disampaikan oleh TikTok Global Head of Music, Ole Obermann  kepada Semafor, Jumat (18/8/2023).&amp;nbsp;
Obermann mengatakan TikTok melihat adanya kombinasi yang sangat unik di platform sosial media buatan Bytedance itu. Lagu-lagu yang tersedia di TikTok ternyata bisa disandingkan dengan video pendek.

BACA JUGA:
Mirip Tiktok, Youtube Music Punya Umpan Video Vertikal

Menariknya lagi lagu-lagu tersebut tidak melulu lagu yang tengah tren saat ini. Pengguna TikTok justru punya kebebasan memadukan lagu apa saja asal cocok dengan video pendek yang mereka buat.
&quot;Kelebihan ini sangat luar biasa karena bisa mencocokkan lagu yang tepat dengan video yang pas untuk pendengar yang benar. Sebelumnya tidak ada hal seperti ini dimiliki oleh lainnya,&quot; jelas Obermann.
Hal itu juga yang membuat TikTok membuka layanan baru TikTok Music di Indonesia dan Brasil. Menurut dia kedua negara itu memiliki potensi yang sangat besar dibandingkan negara-negara lainnya.
Menurutnya pengaruh TikTok di Indonesia dan Brasil sangat besar. TikTok bisa menarik berbagai audiens yang sudah terikat dengan platform lain.

BACA JUGA:
Gak Mau Kalah dari Instagram, TikTok Juga Bikin Label Tandai Konten Buatan AI

Selain itu pengguna TikTok di Indonesia dan Brasil memiliki keinginan yang besar untuk memanfaatkan layanan TikTok Music.
&quot;Kami akan mempelajari kedua negara ini untuk ekspansi yang lebih besar lagi ke depannya,&quot; jelas Obermann.Kehadiran TikTok Music diyakini jadi lawan yang berat buat penyedia jasa streaming musik yang ada saat ini seperti Apple Music dan Spotify. Terutama buat Apple Music yang sebelumnya justru bekerja sama dengan TikTok untuk penyediaan lagu.&amp;nbsp;
Obermann mengatakan sejak awal mereka memang tidak ingin menjadikan Apple Music dan Spotify sebagai kompetitor. Makanya aplikasi mereka mengizinkan penggunanya unutk mengakses lagu-lagu pendek yang ada di Spotify dalam durasi penuh melalui Apple Music dan Spotify.

BACA JUGA:
Rilis Single Perdana, Janita Gabriella Kaget Lagunya Masuk 50 Besar Spotify

&quot;Kami sangat netral dalam hal bagaimana cara pengguna mendengarkan lagu atau musik,&quot; jelasnya.
Hanya saja TikTok kemudian melihat ada potensi besar yang tidak tergarap oleh Apple Music dan Spotify yakni kebiasaan para pengguna mengakses musik untuk sebuah konten.
&quot;Tetap kami berupaya menjaga dan menciptakan hubungan yang baik dengan keduanya,&quot; harap Obermann.</description><content:encoded>
TIKTOK percaya diri dapat mengalahkan penyedia streaming musik terbesar saat ini, Spotify dan Apple Music. Hal itu disampaikan oleh TikTok Global Head of Music, Ole Obermann  kepada Semafor, Jumat (18/8/2023).&amp;nbsp;
Obermann mengatakan TikTok melihat adanya kombinasi yang sangat unik di platform sosial media buatan Bytedance itu. Lagu-lagu yang tersedia di TikTok ternyata bisa disandingkan dengan video pendek.

BACA JUGA:
Mirip Tiktok, Youtube Music Punya Umpan Video Vertikal

Menariknya lagi lagu-lagu tersebut tidak melulu lagu yang tengah tren saat ini. Pengguna TikTok justru punya kebebasan memadukan lagu apa saja asal cocok dengan video pendek yang mereka buat.
&quot;Kelebihan ini sangat luar biasa karena bisa mencocokkan lagu yang tepat dengan video yang pas untuk pendengar yang benar. Sebelumnya tidak ada hal seperti ini dimiliki oleh lainnya,&quot; jelas Obermann.
Hal itu juga yang membuat TikTok membuka layanan baru TikTok Music di Indonesia dan Brasil. Menurut dia kedua negara itu memiliki potensi yang sangat besar dibandingkan negara-negara lainnya.
Menurutnya pengaruh TikTok di Indonesia dan Brasil sangat besar. TikTok bisa menarik berbagai audiens yang sudah terikat dengan platform lain.

BACA JUGA:
Gak Mau Kalah dari Instagram, TikTok Juga Bikin Label Tandai Konten Buatan AI

Selain itu pengguna TikTok di Indonesia dan Brasil memiliki keinginan yang besar untuk memanfaatkan layanan TikTok Music.
&quot;Kami akan mempelajari kedua negara ini untuk ekspansi yang lebih besar lagi ke depannya,&quot; jelas Obermann.Kehadiran TikTok Music diyakini jadi lawan yang berat buat penyedia jasa streaming musik yang ada saat ini seperti Apple Music dan Spotify. Terutama buat Apple Music yang sebelumnya justru bekerja sama dengan TikTok untuk penyediaan lagu.&amp;nbsp;
Obermann mengatakan sejak awal mereka memang tidak ingin menjadikan Apple Music dan Spotify sebagai kompetitor. Makanya aplikasi mereka mengizinkan penggunanya unutk mengakses lagu-lagu pendek yang ada di Spotify dalam durasi penuh melalui Apple Music dan Spotify.

BACA JUGA:
Rilis Single Perdana, Janita Gabriella Kaget Lagunya Masuk 50 Besar Spotify

&quot;Kami sangat netral dalam hal bagaimana cara pengguna mendengarkan lagu atau musik,&quot; jelasnya.
Hanya saja TikTok kemudian melihat ada potensi besar yang tidak tergarap oleh Apple Music dan Spotify yakni kebiasaan para pengguna mengakses musik untuk sebuah konten.
&quot;Tetap kami berupaya menjaga dan menciptakan hubungan yang baik dengan keduanya,&quot; harap Obermann.</content:encoded></item></channel></rss>
