<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Microsoft Diduga Bisa Intip Percakapan di Bing Chat</title><description>Microsoft kabarnya kini bisa menyimpan semua isi percakapan pengguna Bing Chat.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/17/54/2866246/microsoft-diduga-bisa-intip-percakapan-di-bing-chat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/17/54/2866246/microsoft-diduga-bisa-intip-percakapan-di-bing-chat"/><item><title>Microsoft Diduga Bisa Intip Percakapan di Bing Chat</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/17/54/2866246/microsoft-diduga-bisa-intip-percakapan-di-bing-chat</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/17/54/2866246/microsoft-diduga-bisa-intip-percakapan-di-bing-chat</guid><pubDate>Kamis 17 Agustus 2023 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/17/54/2866246/microsoft-diduga-bisa-intip-percakapan-di-bing-chat-Uo1mg2y2Xi.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Microsoft dilaporkan bisa curi data pengguna Bing Chat (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/17/54/2866246/microsoft-diduga-bisa-intip-percakapan-di-bing-chat-Uo1mg2y2Xi.jpeg</image><title>Microsoft dilaporkan bisa curi data pengguna Bing Chat (Foto: Istimewa)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8yLzE2OTMzOS81L3g4bmFnbXQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Belakangan ramai soal kemampuan OpenAI dalam mengintip isi percakapan pengguna ChatGPT, kini tuduhan serupa dilontarkan ke Microsoft. Raksasa teknologi itu kabarnya bahkan bisa menyimpan semua isi percakapan pengguna Bing Chat.&amp;nbsp;
Melansir Mashable, Kamis (17/8/2023), dugaan ini tidak lepas dari kebijakan baru Microsoft yang diperkenalkan pada bulan Juli lalu. Pada  kebijakan itu dikatakan bahwa Microsoft akan memproses dan menyimpan input data pengguna mulai 30 September mendatang.

BACA JUGA:
Rekor PHK Microsoft Tahun Ini Terbesar Sepanjang Sejarah

&quot;Sebagai bagian dari penyediaan layanan AI, Microsoft akan memproses dan menyimpan input Anda ke layanan serta output dari layanan, untuk tujuan pemantauan dan mencegah penggunaan atau keluaran layanan yang kasar atau berbahaya,&quot; kata Microsoft.
Tidak jelas berapa lama percakapan akan disimpan namun menurut pembacaan Register tentang klausul baru &quot;Layanan AI&quot; dalam persyaratan layanan, Microsoft dapat menyimpan percakapan pengguna dengan Bing jika pengguna bukan mengatasnamakan perusahaan.

BACA JUGA:
WhatsApp Beta Uji Coba Penggunaan Stiker Khusus dengan Bantuan AI

Microsoft tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait kabar yang beredar, dan juru bicara dari Microsoft menolak berkomentar. Perusahaan hanya menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk memberikan produk dan layanan yang lebih baik untuk pengguna.
&quot;Kami secara teratur memperbarui persyaratan layanan kami untuk mencerminkan produk dan layanan kami dengan lebih baik. Pembaruan terbaru kami untuk Perjanjian Layanan Microsoft mencakup penambahan bahasa untuk mencerminkan kecerdasan buatan dalam layanan kami dan penggunaannya yang sesuai oleh pelanggan,&quot; kata perwakilan Microsoft.Selain menyimpan data, ada empat kebijakan tambahan dalam klausul Layanan AI yang baru. Kebijakan yang pertama membuat pengguna tidak dapat menggunakan layanan AI untuk menemukan komponen yang mendasari model, algoritme, dan sistem.
Kebijakan yang kedua, pengguna tidak diizinkan untuk mengekstrak data dari layanan AI. Kebijakan selanjutnya memungkinkan pengguna tidak dapat menggunakan layanan AI untuk membuat, melatih, atau meningkatkan secara langsung atau tidak langsung layanan AI lainnya.

BACA JUGA:
Rugi Miliaran Rupiah Per Hari, OpenAI Diprediksi Bungkus Tahun Depan

Dan kebijakan yang terakhir, pengguna bertanggung jawab penuh untuk menanggapi klaim pihak ketiga mana pun terkait penggunaan atas layanan AI sesuai dengan undang-undang yang berlaku termasuk, namun tidak terbatas pada, pelanggaran hak cipta atau klaim lain terkait keluaran konten.
Jika dugaan ini benar, tentu akan menjadi masalah jika obrolan bersifat rahasia. Tapi kebijakan akan baik-baik saja selama pengguna tidak pernah mengobrol tentang apa pun yang tidak ingin orang lain baca di Bing Chat.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8yLzE2OTMzOS81L3g4bmFnbXQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Belakangan ramai soal kemampuan OpenAI dalam mengintip isi percakapan pengguna ChatGPT, kini tuduhan serupa dilontarkan ke Microsoft. Raksasa teknologi itu kabarnya bahkan bisa menyimpan semua isi percakapan pengguna Bing Chat.&amp;nbsp;
Melansir Mashable, Kamis (17/8/2023), dugaan ini tidak lepas dari kebijakan baru Microsoft yang diperkenalkan pada bulan Juli lalu. Pada  kebijakan itu dikatakan bahwa Microsoft akan memproses dan menyimpan input data pengguna mulai 30 September mendatang.

BACA JUGA:
Rekor PHK Microsoft Tahun Ini Terbesar Sepanjang Sejarah

&quot;Sebagai bagian dari penyediaan layanan AI, Microsoft akan memproses dan menyimpan input Anda ke layanan serta output dari layanan, untuk tujuan pemantauan dan mencegah penggunaan atau keluaran layanan yang kasar atau berbahaya,&quot; kata Microsoft.
Tidak jelas berapa lama percakapan akan disimpan namun menurut pembacaan Register tentang klausul baru &quot;Layanan AI&quot; dalam persyaratan layanan, Microsoft dapat menyimpan percakapan pengguna dengan Bing jika pengguna bukan mengatasnamakan perusahaan.

BACA JUGA:
WhatsApp Beta Uji Coba Penggunaan Stiker Khusus dengan Bantuan AI

Microsoft tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait kabar yang beredar, dan juru bicara dari Microsoft menolak berkomentar. Perusahaan hanya menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk memberikan produk dan layanan yang lebih baik untuk pengguna.
&quot;Kami secara teratur memperbarui persyaratan layanan kami untuk mencerminkan produk dan layanan kami dengan lebih baik. Pembaruan terbaru kami untuk Perjanjian Layanan Microsoft mencakup penambahan bahasa untuk mencerminkan kecerdasan buatan dalam layanan kami dan penggunaannya yang sesuai oleh pelanggan,&quot; kata perwakilan Microsoft.Selain menyimpan data, ada empat kebijakan tambahan dalam klausul Layanan AI yang baru. Kebijakan yang pertama membuat pengguna tidak dapat menggunakan layanan AI untuk menemukan komponen yang mendasari model, algoritme, dan sistem.
Kebijakan yang kedua, pengguna tidak diizinkan untuk mengekstrak data dari layanan AI. Kebijakan selanjutnya memungkinkan pengguna tidak dapat menggunakan layanan AI untuk membuat, melatih, atau meningkatkan secara langsung atau tidak langsung layanan AI lainnya.

BACA JUGA:
Rugi Miliaran Rupiah Per Hari, OpenAI Diprediksi Bungkus Tahun Depan

Dan kebijakan yang terakhir, pengguna bertanggung jawab penuh untuk menanggapi klaim pihak ketiga mana pun terkait penggunaan atas layanan AI sesuai dengan undang-undang yang berlaku termasuk, namun tidak terbatas pada, pelanggaran hak cipta atau klaim lain terkait keluaran konten.
Jika dugaan ini benar, tentu akan menjadi masalah jika obrolan bersifat rahasia. Tapi kebijakan akan baik-baik saja selama pengguna tidak pernah mengobrol tentang apa pun yang tidak ingin orang lain baca di Bing Chat.</content:encoded></item></channel></rss>
