<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan Fenomena Blue Moon dan Hujan Meteor di Bulan Agustus Ini</title><description>Berikut penjelasan fenomena blue moon dan hujan meteor yang terjadi di akhir bulan Agustus ini.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/14/56/2863953/penjelasan-fenomena-blue-moon-dan-hujan-meteor-di-bulan-agustus-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/14/56/2863953/penjelasan-fenomena-blue-moon-dan-hujan-meteor-di-bulan-agustus-ini"/><item><title>Penjelasan Fenomena Blue Moon dan Hujan Meteor di Bulan Agustus Ini</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/14/56/2863953/penjelasan-fenomena-blue-moon-dan-hujan-meteor-di-bulan-agustus-ini</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/14/56/2863953/penjelasan-fenomena-blue-moon-dan-hujan-meteor-di-bulan-agustus-ini</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2023 12:51 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/14/56/2863953/penjelasan-fenomena-blue-moon-dan-hujan-meteor-di-bulan-agustus-ini-RxHrXFBRk7.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Fenomena Blue Moon (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/14/56/2863953/penjelasan-fenomena-blue-moon-dan-hujan-meteor-di-bulan-agustus-ini-RxHrXFBRk7.jpeg</image><title>Fenomena Blue Moon (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Fenomena Blue Moon dapat disaksikan akhir Agustus mendatang pada Rabu 30 Agustus 2023. Blue Moon ini merupakan Bulan Purnama terdekat, terbesar, dan paling terang di sepanjang tahun.
Ini menjadi fenomena yang cukup langka, yang mengacu pada saat ada dua Bulan Purnama dalam satu bulan. Blue Moon sendiri baru akan muncul kembali pada tahun 2037, sebelum ada dua supermoon lagi dalam satu bulan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8zMC8xLzE2NzY5Ni81L3g4bTY3bHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Melansir dari berbagai sumber, Senin (14/8/2023), Blue Moon akan mencapai puncaknya pada Rabu 30 Agustus 2023 pukul 21:36. Dengan fenomena Blue Moon ini, jarak antara Bulan dan Bumi akan sangat dekat, yakni hanya 222.043 mil.
Meskipun namanya Blue Moon atau Bulan Biru, tampilannya tidak akan tampak biru sama sekali. Istilah ini sebenarnya berasal dari ekspresi abad ke-16, di mana Blue Moon merujuk pada sesuatu yang tidak pernah atau jarang sekali terjadi.

BACA JUGA:
Kapan Bisa Menyaksikan Fenomena Blue Moon Lagi?

Blue Moon berwarna biru hanya terjadi dalam kondisi atmosfer tertentu. Misalnya setelah terjadinya letusan gunung berapi Krakatau yang masif pada tahun 1884 silam yang membuat Blue Moon menjadi berwarna biru.
Ini terjadi karena awan abu dan debu yang sangat besar disuntikkan ke stratosfer (5 hingga 30 mil di atas permukaan bumi), awan aerosol ini menyebabkan Bulan dan Matahari tampak biru dari banyak lokasi di Belahan Bumi Utara.Selain Blue Moon, di bulan Agustus ini akan berlangsung juga hujan meteor Perseid tahunan. Ini bisa disaksikan jelas di belahan Bumi Utara yang memiliki akses ke langit gelap dapat melihat antara 50 hingga 75 meteor dalam satu jam.
Menariknya, untuk bisa melihat fenomena hujan meteor ini masyarakat tidak memerlukan peralatan khusus. Hujan meteor bahkan bisa disaksikan dengan mata telanjang pada malam yang sangat cerah.

BACA JUGA:
Hujan Meteor Perseid Paling Cepat Bisa Dilihat Malam Ini Pukul 22.00 WIB

Hujan Meteor Perseid sendiri menurut NASA berasal dari sisa partikel komet dan bagian dari asteroid yang rusak. Setiap tahun, Bumi melewati puing-puing berbatu, menyebabkan partikel bertabrakan dengan Bumi dan hancur menjadi garis-garis.</description><content:encoded>JAKARTA - Fenomena Blue Moon dapat disaksikan akhir Agustus mendatang pada Rabu 30 Agustus 2023. Blue Moon ini merupakan Bulan Purnama terdekat, terbesar, dan paling terang di sepanjang tahun.
Ini menjadi fenomena yang cukup langka, yang mengacu pada saat ada dua Bulan Purnama dalam satu bulan. Blue Moon sendiri baru akan muncul kembali pada tahun 2037, sebelum ada dua supermoon lagi dalam satu bulan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8zMC8xLzE2NzY5Ni81L3g4bTY3bHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Melansir dari berbagai sumber, Senin (14/8/2023), Blue Moon akan mencapai puncaknya pada Rabu 30 Agustus 2023 pukul 21:36. Dengan fenomena Blue Moon ini, jarak antara Bulan dan Bumi akan sangat dekat, yakni hanya 222.043 mil.
Meskipun namanya Blue Moon atau Bulan Biru, tampilannya tidak akan tampak biru sama sekali. Istilah ini sebenarnya berasal dari ekspresi abad ke-16, di mana Blue Moon merujuk pada sesuatu yang tidak pernah atau jarang sekali terjadi.

BACA JUGA:
Kapan Bisa Menyaksikan Fenomena Blue Moon Lagi?

Blue Moon berwarna biru hanya terjadi dalam kondisi atmosfer tertentu. Misalnya setelah terjadinya letusan gunung berapi Krakatau yang masif pada tahun 1884 silam yang membuat Blue Moon menjadi berwarna biru.
Ini terjadi karena awan abu dan debu yang sangat besar disuntikkan ke stratosfer (5 hingga 30 mil di atas permukaan bumi), awan aerosol ini menyebabkan Bulan dan Matahari tampak biru dari banyak lokasi di Belahan Bumi Utara.Selain Blue Moon, di bulan Agustus ini akan berlangsung juga hujan meteor Perseid tahunan. Ini bisa disaksikan jelas di belahan Bumi Utara yang memiliki akses ke langit gelap dapat melihat antara 50 hingga 75 meteor dalam satu jam.
Menariknya, untuk bisa melihat fenomena hujan meteor ini masyarakat tidak memerlukan peralatan khusus. Hujan meteor bahkan bisa disaksikan dengan mata telanjang pada malam yang sangat cerah.

BACA JUGA:
Hujan Meteor Perseid Paling Cepat Bisa Dilihat Malam Ini Pukul 22.00 WIB

Hujan Meteor Perseid sendiri menurut NASA berasal dari sisa partikel komet dan bagian dari asteroid yang rusak. Setiap tahun, Bumi melewati puing-puing berbatu, menyebabkan partikel bertabrakan dengan Bumi dan hancur menjadi garis-garis.</content:encoded></item></channel></rss>
