<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Airlangga Hartarto Klaim Industri Otomotif Indonesia Lebih Besar dari Jepang</title><description>Industri otomotif Indonesia, menurut Menteri Kordinator Bidang Perekonomian,&amp;nbsp;Airlangga Hartarto, lebih besar daripada Jepang.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/10/52/2861608/airlangga-hartarto-klaim-industri-otomotif-indonesia-lebih-besar-dari-jepang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/10/52/2861608/airlangga-hartarto-klaim-industri-otomotif-indonesia-lebih-besar-dari-jepang"/><item><title>Airlangga Hartarto Klaim Industri Otomotif Indonesia Lebih Besar dari Jepang</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/10/52/2861608/airlangga-hartarto-klaim-industri-otomotif-indonesia-lebih-besar-dari-jepang</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/10/52/2861608/airlangga-hartarto-klaim-industri-otomotif-indonesia-lebih-besar-dari-jepang</guid><pubDate>Kamis 10 Agustus 2023 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/10/52/2861608/airlangga-hartarto-klaim-industri-otomotif-indonesia-lebih-besar-dari-jepang-e85efN191Z.png" expression="full" type="image/jpeg">Airlangga Hartarto sebut industri otomotif Indonesia lebih besar dari Jepang. (Tangguh Yudha/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/10/52/2861608/airlangga-hartarto-klaim-industri-otomotif-indonesia-lebih-besar-dari-jepang-e85efN191Z.png</image><title>Airlangga Hartarto sebut industri otomotif Indonesia lebih besar dari Jepang. (Tangguh Yudha/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Industri otomotif Indonesia, menurut Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, lebih besar daripada Jepang.
&quot;Karena otomotif ini tidak hanya di sektor manufaktur tapi juga perdagangan,&quot; kata Airlangga, saat kunjungan ke pameran otomotif GIIAS 2023, Kamis (10/9/2023).

BACA JUGA:
GIIAS 2023, Menko Airlangga dan Menperin Sidak Mobil Listrik

Airlangga mengungkapkan bahwa kapasitas industri otomotif di Indonesia berada di peringkat 11 dunia. Di mana jumlah produksinya mencapai 1,1 juta dengan target ekspor 500 ribu serta jumlah tenaga kerja langsung mencapai 4 juta.
Lebih lanjut dia mengatakan industri otomotif Indonesia telah mengalami banyak kejutan karena melampaui analisa dan prediksi pengamat dan lembaga. Tak tanggung-tanggung, disebutkan olehnya, pertumbuhan telah menyentuh angka 5,7 persen.
&quot;Pertumbuhan di atas 5 persen ini terjadi selama tujuh kuartal berturut-turut dan menunjukkan Indonesia memiiliki resiliensi yang kuat dan masuk ke dalam kategori Upper Middle Country,&quot; jelas Menteri Airlangga.

BACA JUGA:
GIIAS 2023, Menko Airlangga Ingin Industri Otomotif Indonesia Masuk 5 Besar Dunia

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Yohannes Nangoi. Yang mana menurut penuturannya industri otomotif nasional berhasil menutup 2022 dengan sangat baik.Bahkan dikatakan melebihi capaian sebelum pandemi Covid-19 terjadi pada 2020.
Diketahui pada 2022 tercatat penjualan otomotif wholesale mencapai 1.084.040 unit. Di sisi retail penjualan mencapai 1.013.584 unit.

BACA JUGA:
Resmi Buka GIIAS 2023, Airlangga Hartanto Ingin Industri Otomotif Indonesia Naik Kelas

&quot;Industri otomotif Indonesia berkomitmen mendukung pasar domestik dan mendorong Indonesia jadi basis produksi kegiatan ekspor dan menarik investasi asing,&quot; pungkas Nangoi.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri otomotif Indonesia, menurut Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, lebih besar daripada Jepang.
&quot;Karena otomotif ini tidak hanya di sektor manufaktur tapi juga perdagangan,&quot; kata Airlangga, saat kunjungan ke pameran otomotif GIIAS 2023, Kamis (10/9/2023).

BACA JUGA:
GIIAS 2023, Menko Airlangga dan Menperin Sidak Mobil Listrik

Airlangga mengungkapkan bahwa kapasitas industri otomotif di Indonesia berada di peringkat 11 dunia. Di mana jumlah produksinya mencapai 1,1 juta dengan target ekspor 500 ribu serta jumlah tenaga kerja langsung mencapai 4 juta.
Lebih lanjut dia mengatakan industri otomotif Indonesia telah mengalami banyak kejutan karena melampaui analisa dan prediksi pengamat dan lembaga. Tak tanggung-tanggung, disebutkan olehnya, pertumbuhan telah menyentuh angka 5,7 persen.
&quot;Pertumbuhan di atas 5 persen ini terjadi selama tujuh kuartal berturut-turut dan menunjukkan Indonesia memiiliki resiliensi yang kuat dan masuk ke dalam kategori Upper Middle Country,&quot; jelas Menteri Airlangga.

BACA JUGA:
GIIAS 2023, Menko Airlangga Ingin Industri Otomotif Indonesia Masuk 5 Besar Dunia

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Yohannes Nangoi. Yang mana menurut penuturannya industri otomotif nasional berhasil menutup 2022 dengan sangat baik.Bahkan dikatakan melebihi capaian sebelum pandemi Covid-19 terjadi pada 2020.
Diketahui pada 2022 tercatat penjualan otomotif wholesale mencapai 1.084.040 unit. Di sisi retail penjualan mencapai 1.013.584 unit.

BACA JUGA:
Resmi Buka GIIAS 2023, Airlangga Hartanto Ingin Industri Otomotif Indonesia Naik Kelas

&quot;Industri otomotif Indonesia berkomitmen mendukung pasar domestik dan mendorong Indonesia jadi basis produksi kegiatan ekspor dan menarik investasi asing,&quot; pungkas Nangoi.</content:encoded></item></channel></rss>
