<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perangi Revenge Porn, Pengguna Google Search Dapat Hapus Foto Tak Senonoh</title><description>Google akan menghapus foto-foto tidak senonoh yang diunggah ke internet secara non-konsensual seperti kasus Revenge Porn</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/09/54/2860693/perangi-revenge-porn-pengguna-google-search-dapat-hapus-foto-tak-senonoh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/09/54/2860693/perangi-revenge-porn-pengguna-google-search-dapat-hapus-foto-tak-senonoh"/><item><title>Perangi Revenge Porn, Pengguna Google Search Dapat Hapus Foto Tak Senonoh</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/09/54/2860693/perangi-revenge-porn-pengguna-google-search-dapat-hapus-foto-tak-senonoh</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/09/54/2860693/perangi-revenge-porn-pengguna-google-search-dapat-hapus-foto-tak-senonoh</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Saliki Dwi Saputra </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/09/54/2860693/perangi-revenge-porn-pengguna-google-search-dapat-hapus-foto-tak-senonoh-3eoGaqz37Z.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi korban revenge porn (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/09/54/2860693/perangi-revenge-porn-pengguna-google-search-dapat-hapus-foto-tak-senonoh-3eoGaqz37Z.jpeg</image><title>Ilustrasi korban revenge porn (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Google memperbaharui kebijakan dan fitur tebaru pada laman Google Search. Nantinya pengguna dapat langsung menghapus gambar tidak senonoh dari laman Google Search.&amp;nbsp;
Sebelumnya mesin pencarian terbesar di dunia itu baru saja memperbaharui fitur pencarian hingga menghapus informasi kontak penggunanya dari hasil pencarian. Hal ini memungkinkan pengguna untuk meninjau dan menghapus informasi yang bersifat pribadi.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Cara Hapus Informasi Pribadi di Google Search Agar Terhindar dari Doxing

Kabar baiknya fitur itu juga mencakup foto-foto tidak senonoh yang diunggah ke internet secara non-konsensual seperti kasus Revenge Porn. Namun, kebijakan tersebut tidak akan berlaku untuk konten yang dikomersilkan.
Sekadar informasi revenge porn merupakan istilah kepada aktivitas penyebaran gambar atau video seksual eksplisit dari seseorang, yang diunggah di internet. Aktivitas ini terjadi dan dilakukan oleh mantan pasangan seksual, tanpa persetujuan subjek dan dengan tujuan memicu rasa tertekan atau malu dari korbannya.

BACA JUGA:
Ikuti Langkah Twitter, Google Ajak Karyawan Menginap di Hotel Kantor

&amp;ldquo;Apapun jenis situs web, baik yang berisi informasi pribadi, gambar eksplisit, atau tipe penghapusan lainnya, kami telah memperbarui dan menyederhanakan formulir yang Anda gunakan untuk mengajukan permintaan penghapusan,&amp;rdquo; ujar Danielle Romain, Wakil Presiden Trust di Google, dikutip Rabu (9/8/2023).
Tidak sepenuhnya terhapus&amp;nbsp;
Pada pratiknya menghapus gambar dari Google Search memang tidak sepenuhnya menghilangkan dari web. Namun pembaruan itu diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kontrol pengguna terhadap data pribadi mereka yang ada di Google.Lebih lanjut, Google juga merilis fitur baru di SafeSearch untuk semua pengguna. Nantinya Google akan memburamkan foto-foto eksplisit, termasik adegan sadis, kekerasan, atau konten vulagar yang muncul di hasil penelusuran.&amp;nbsp;
Fitur ini sendiri dapat menjadi opsi para orang tua untuk memantau penggunaan internet bagi anak, dan menghindari keluarga mereka dari hal-hal yang tidak senjaga ditemukan di laman pencarian.

BACA JUGA:


Google Chrome Akan Hadirkan Fitur yang Mampu Meningkatkan Pengalaman Mencari Informasi&amp;nbsp;
Kini opsi SafeSearch pun telah menjadi standar dari Google Imagas. Meski bisa dimatikan, namun para orang tua dapat mengunci peraturan tersebut untuk menghindari konten-konten tidak sesuai di mesin pencarian.



</description><content:encoded>JAKARTA - Google memperbaharui kebijakan dan fitur tebaru pada laman Google Search. Nantinya pengguna dapat langsung menghapus gambar tidak senonoh dari laman Google Search.&amp;nbsp;
Sebelumnya mesin pencarian terbesar di dunia itu baru saja memperbaharui fitur pencarian hingga menghapus informasi kontak penggunanya dari hasil pencarian. Hal ini memungkinkan pengguna untuk meninjau dan menghapus informasi yang bersifat pribadi.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Cara Hapus Informasi Pribadi di Google Search Agar Terhindar dari Doxing

Kabar baiknya fitur itu juga mencakup foto-foto tidak senonoh yang diunggah ke internet secara non-konsensual seperti kasus Revenge Porn. Namun, kebijakan tersebut tidak akan berlaku untuk konten yang dikomersilkan.
Sekadar informasi revenge porn merupakan istilah kepada aktivitas penyebaran gambar atau video seksual eksplisit dari seseorang, yang diunggah di internet. Aktivitas ini terjadi dan dilakukan oleh mantan pasangan seksual, tanpa persetujuan subjek dan dengan tujuan memicu rasa tertekan atau malu dari korbannya.

BACA JUGA:
Ikuti Langkah Twitter, Google Ajak Karyawan Menginap di Hotel Kantor

&amp;ldquo;Apapun jenis situs web, baik yang berisi informasi pribadi, gambar eksplisit, atau tipe penghapusan lainnya, kami telah memperbarui dan menyederhanakan formulir yang Anda gunakan untuk mengajukan permintaan penghapusan,&amp;rdquo; ujar Danielle Romain, Wakil Presiden Trust di Google, dikutip Rabu (9/8/2023).
Tidak sepenuhnya terhapus&amp;nbsp;
Pada pratiknya menghapus gambar dari Google Search memang tidak sepenuhnya menghilangkan dari web. Namun pembaruan itu diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kontrol pengguna terhadap data pribadi mereka yang ada di Google.Lebih lanjut, Google juga merilis fitur baru di SafeSearch untuk semua pengguna. Nantinya Google akan memburamkan foto-foto eksplisit, termasik adegan sadis, kekerasan, atau konten vulagar yang muncul di hasil penelusuran.&amp;nbsp;
Fitur ini sendiri dapat menjadi opsi para orang tua untuk memantau penggunaan internet bagi anak, dan menghindari keluarga mereka dari hal-hal yang tidak senjaga ditemukan di laman pencarian.

BACA JUGA:


Google Chrome Akan Hadirkan Fitur yang Mampu Meningkatkan Pengalaman Mencari Informasi&amp;nbsp;
Kini opsi SafeSearch pun telah menjadi standar dari Google Imagas. Meski bisa dimatikan, namun para orang tua dapat mengunci peraturan tersebut untuk menghindari konten-konten tidak sesuai di mesin pencarian.



</content:encoded></item></channel></rss>
