<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suhu Lautan Capai Angka Tertinggi Sepanjang Sejarah, Kehidupan di Bumi Terancam</title><description>Perubahan iklim telah memberikan dampak yang signifikan bagi Bumi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/08/56/2860437/suhu-lautan-capai-angka-tertinggi-sepanjang-sejarah-kehidupan-di-bumi-terancam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/08/56/2860437/suhu-lautan-capai-angka-tertinggi-sepanjang-sejarah-kehidupan-di-bumi-terancam"/><item><title>Suhu Lautan Capai Angka Tertinggi Sepanjang Sejarah, Kehidupan di Bumi Terancam</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/08/56/2860437/suhu-lautan-capai-angka-tertinggi-sepanjang-sejarah-kehidupan-di-bumi-terancam</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/08/56/2860437/suhu-lautan-capai-angka-tertinggi-sepanjang-sejarah-kehidupan-di-bumi-terancam</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2023 21:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/08/56/2860437/suhu-lautan-capai-angka-tertinggi-sepanjang-sejarah-kehidupan-di-bumi-terancam-3fhf1JcLAI.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Seorang perenang mencoba mendinginkan badannya di lautan (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/08/56/2860437/suhu-lautan-capai-angka-tertinggi-sepanjang-sejarah-kehidupan-di-bumi-terancam-3fhf1JcLAI.JPG</image><title>Seorang perenang mencoba mendinginkan badannya di lautan (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Perubahan iklim telah memberikan dampak yang sangat signifikan bagi Bumi. Saat ini dikatakan bahwa suhu lautan sudah mencapai yang tertinggi sepanjang sejarah sehingga mengancam kelangsungan hidup di Bumi.
Menurut layanan perubahan iklim UE, Copernicus, rata-rata suhu permukaan laut global harian mencapai 20,96 derajat Celcius pada minggu ini, mengalahkan rekor sebelumnya yang ditetapkan pada 2016.

BACA JUGA:
Lautan Capai Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Beri Dampak Mengerikan Bagi Planet Bumi

Ini jauh di atas rata-rata sepanjang tahun ini, yaitu sekitar 16 derajat Celcius, sebagaimana dihimpun dari Metro, Selasa (8/8/2023).
Pemanasan lautan menjadi perhatian utama karena memiliki sejumlah dampak negatif pada kesehatan Bumi. Misalnya, lautan yang lebih hangat dapat menyebabkan peristiwa cuaca yang lebih ekstrem, seperti angin topan dan siklon.

BACA JUGA:
Suhu Papua Meroket Hingga 35 Derajat Celsius karena El Nino

Lautan di Bumi menyerap sejumlah besar panas yang terperangkap di atmosfer oleh gas rumah kaca, membantu mengatur iklim dan mencegahnya menjadi terlalu panas. Jika ini sudah terlanjur terlalu panas, maka akan berakibat buruk.&amp;nbsp;
Suhu lautan yang panas dapat melepaskan lebih banyak karbon dioksida ke atmosfer. Selain itu lautan panas juga bisa menyebabkan pemutihan karang yang berdampak buruk pada ekosistem dan kelangsungan hidup di bawah laut.Dr Samantha Burgess, dari Layanan Perubahan Iklim Copernicus mengatakan bahwa bulan Maret seharusnya adalah saat lautan global paling hangat, bukan Agustus. Fenomena ini jelas menjadi mimpi buruk bagi siapa saja yang tinggal di Bumi.
&quot;Fakta bahwa kami telah melihat rekamannya sekarang membuat saya gugup tentang seberapa hangat lautan yang mungkin terjadi antara sekarang dan Maret mendatang,&quot; kata Samantha.

BACA JUGA:
 4 Fakta Lautan Capai Suhu Terpanas, Berdampak Mengerikan untuk Bumi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Semakin banyak kita membakar bahan bakar fosil, semakin banyak panas berlebih yang akan dikeluarkan oleh lautan, yang berarti semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menstabilkannya dan mengembalikannya ke tempat semula,&quot; lanjutnya.
Sejak April, suhu permukaan laut harian rata-rata global tetap pada nilai rekor sepanjang tahun ini. Tahun ini telah terjadi beberapa gelombang panas laut di Inggris, Atlantik Utara, Mediterania, dan Teluk Meksiko.</description><content:encoded>JAKARTA - Perubahan iklim telah memberikan dampak yang sangat signifikan bagi Bumi. Saat ini dikatakan bahwa suhu lautan sudah mencapai yang tertinggi sepanjang sejarah sehingga mengancam kelangsungan hidup di Bumi.
Menurut layanan perubahan iklim UE, Copernicus, rata-rata suhu permukaan laut global harian mencapai 20,96 derajat Celcius pada minggu ini, mengalahkan rekor sebelumnya yang ditetapkan pada 2016.

BACA JUGA:
Lautan Capai Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Beri Dampak Mengerikan Bagi Planet Bumi

Ini jauh di atas rata-rata sepanjang tahun ini, yaitu sekitar 16 derajat Celcius, sebagaimana dihimpun dari Metro, Selasa (8/8/2023).
Pemanasan lautan menjadi perhatian utama karena memiliki sejumlah dampak negatif pada kesehatan Bumi. Misalnya, lautan yang lebih hangat dapat menyebabkan peristiwa cuaca yang lebih ekstrem, seperti angin topan dan siklon.

BACA JUGA:
Suhu Papua Meroket Hingga 35 Derajat Celsius karena El Nino

Lautan di Bumi menyerap sejumlah besar panas yang terperangkap di atmosfer oleh gas rumah kaca, membantu mengatur iklim dan mencegahnya menjadi terlalu panas. Jika ini sudah terlanjur terlalu panas, maka akan berakibat buruk.&amp;nbsp;
Suhu lautan yang panas dapat melepaskan lebih banyak karbon dioksida ke atmosfer. Selain itu lautan panas juga bisa menyebabkan pemutihan karang yang berdampak buruk pada ekosistem dan kelangsungan hidup di bawah laut.Dr Samantha Burgess, dari Layanan Perubahan Iklim Copernicus mengatakan bahwa bulan Maret seharusnya adalah saat lautan global paling hangat, bukan Agustus. Fenomena ini jelas menjadi mimpi buruk bagi siapa saja yang tinggal di Bumi.
&quot;Fakta bahwa kami telah melihat rekamannya sekarang membuat saya gugup tentang seberapa hangat lautan yang mungkin terjadi antara sekarang dan Maret mendatang,&quot; kata Samantha.

BACA JUGA:
 4 Fakta Lautan Capai Suhu Terpanas, Berdampak Mengerikan untuk Bumi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Semakin banyak kita membakar bahan bakar fosil, semakin banyak panas berlebih yang akan dikeluarkan oleh lautan, yang berarti semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menstabilkannya dan mengembalikannya ke tempat semula,&quot; lanjutnya.
Sejak April, suhu permukaan laut harian rata-rata global tetap pada nilai rekor sepanjang tahun ini. Tahun ini telah terjadi beberapa gelombang panas laut di Inggris, Atlantik Utara, Mediterania, dan Teluk Meksiko.</content:encoded></item></channel></rss>
