<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendiri Oceangate Ingin Sambangi Planet Venus</title><description>Seakan tidak kapok dengan tragedi tenggelamnya kapal selam Titan, salah satu pendiri Oceangate ingin melakukan ekspedisi ke Venus.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/04/56/2857967/pendiri-oceangate-ingin-sambangi-planet-venus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/04/56/2857967/pendiri-oceangate-ingin-sambangi-planet-venus"/><item><title>Pendiri Oceangate Ingin Sambangi Planet Venus</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/04/56/2857967/pendiri-oceangate-ingin-sambangi-planet-venus</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/04/56/2857967/pendiri-oceangate-ingin-sambangi-planet-venus</guid><pubDate>Sabtu 05 Agustus 2023 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/04/56/2857967/pendiri-oceangate-ingin-sambangi-planet-venus-mZ0w6Wh7F0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Guillermo Solhein, co-founder OceanGate (Foto: Sky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/04/56/2857967/pendiri-oceangate-ingin-sambangi-planet-venus-mZ0w6Wh7F0.jpg</image><title>Guillermo Solhein, co-founder OceanGate (Foto: Sky)</title></images><description>JAKARTA - Seakan tidak kapok dengan tragedi tenggelamnya kapal selam Titan, salah satu pendiri Oceangate mengumumkan bahwa ia ingin melakukan ekspedisi ke Venus. Rencana ini pun mendapat sorotan, mengingat ekspedisinya ke bangkai kapal Titanic pada Juni 2023 lalu berakhir tragis.
Dilansir dari Travel Tomorrow, Jumat (4/8/2023), Guillermo S&amp;ouml;hnlein, sosok pendiri Oceangate yang ambisius tersebut ingin mempromosikan Venus sebagai tujuan jangka panjang yang potensial bagi umat manusia. Ia akan melangsungkan idenya itu melalui organisasi nirlaba yang berdomisili di AS, yaitu Humans2Venus.

BACA JUGA:
Replika Interior Titanic Dipamerkan di Prancis, Dipersembahkan untuk Korban Kapal Selam OceanGate

S&amp;ouml;hnlein sendiri sebelumnya pernah mengatakan agar dunia melupakan OceanGate atas bencana yang telah terjadi. Menurutnya, manusia bisa berada di ambang terobosan besar jika terus memanfaatkan potensi yang ada, alih-alih hanya berlarut dalam kesedihan dan penyesalan.
Sebagai petualang, S&amp;ouml;hnlein juga sependapat dengan Stockton Rush, pendiri Oceangate lain, yang meninggal akibat tragedi tenggelamnya kapal selam Titan, atas pandangannya bahwa sertifikasi keselamatan merupakan penghalang dalam misi eksplorasi yang penuh risiko.

BACA JUGA:
CEO OceanGate Akui Kapal Selam TItan Dibuat Gunakan Material Bekas Boeing

Sayangnya belum diketahui bagaimana S&amp;ouml;hnlein akan melakukan misi gila tersebut. Yang jelas memang para ilmuwan telah mempelajari kemungkinan adanya kehidupan di Venus sejak pertengahan abad ke-20 meskipun Venus bekakangan terkenal akan suhunya yang panas.
Ada spekulasi bahwa area atmosfer Venus sekitar 50 km (30 mil) di atas permukaan planet dapat mendukung kehidupan manusia. Ambisi S&amp;ouml;hnlein adalah mendirikan koloni di bagian atmosfer tersebut pada tahun 2050 walaupun ia sendiri mengakui idenya kurang diapresiasi publik.</description><content:encoded>JAKARTA - Seakan tidak kapok dengan tragedi tenggelamnya kapal selam Titan, salah satu pendiri Oceangate mengumumkan bahwa ia ingin melakukan ekspedisi ke Venus. Rencana ini pun mendapat sorotan, mengingat ekspedisinya ke bangkai kapal Titanic pada Juni 2023 lalu berakhir tragis.
Dilansir dari Travel Tomorrow, Jumat (4/8/2023), Guillermo S&amp;ouml;hnlein, sosok pendiri Oceangate yang ambisius tersebut ingin mempromosikan Venus sebagai tujuan jangka panjang yang potensial bagi umat manusia. Ia akan melangsungkan idenya itu melalui organisasi nirlaba yang berdomisili di AS, yaitu Humans2Venus.

BACA JUGA:
Replika Interior Titanic Dipamerkan di Prancis, Dipersembahkan untuk Korban Kapal Selam OceanGate

S&amp;ouml;hnlein sendiri sebelumnya pernah mengatakan agar dunia melupakan OceanGate atas bencana yang telah terjadi. Menurutnya, manusia bisa berada di ambang terobosan besar jika terus memanfaatkan potensi yang ada, alih-alih hanya berlarut dalam kesedihan dan penyesalan.
Sebagai petualang, S&amp;ouml;hnlein juga sependapat dengan Stockton Rush, pendiri Oceangate lain, yang meninggal akibat tragedi tenggelamnya kapal selam Titan, atas pandangannya bahwa sertifikasi keselamatan merupakan penghalang dalam misi eksplorasi yang penuh risiko.

BACA JUGA:
CEO OceanGate Akui Kapal Selam TItan Dibuat Gunakan Material Bekas Boeing

Sayangnya belum diketahui bagaimana S&amp;ouml;hnlein akan melakukan misi gila tersebut. Yang jelas memang para ilmuwan telah mempelajari kemungkinan adanya kehidupan di Venus sejak pertengahan abad ke-20 meskipun Venus bekakangan terkenal akan suhunya yang panas.
Ada spekulasi bahwa area atmosfer Venus sekitar 50 km (30 mil) di atas permukaan planet dapat mendukung kehidupan manusia. Ambisi S&amp;ouml;hnlein adalah mendirikan koloni di bagian atmosfer tersebut pada tahun 2050 walaupun ia sendiri mengakui idenya kurang diapresiasi publik.</content:encoded></item></channel></rss>
