<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ilmuwan Khawatir, Kontak dengan Alien Bakal Sebabkan Kiamat bagi Manusia</title><description>Presiden Amerika Serikat Joe Biden memberi perintah untuk menembak jatuh tiga fenomena udara tak dikenal.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/03/56/2857156/ilmuwan-khawatir-kontak-dengan-alien-bakal-sebabkan-kiamat-bagi-manusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/03/56/2857156/ilmuwan-khawatir-kontak-dengan-alien-bakal-sebabkan-kiamat-bagi-manusia"/><item><title>Ilmuwan Khawatir, Kontak dengan Alien Bakal Sebabkan Kiamat bagi Manusia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/03/56/2857156/ilmuwan-khawatir-kontak-dengan-alien-bakal-sebabkan-kiamat-bagi-manusia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/03/56/2857156/ilmuwan-khawatir-kontak-dengan-alien-bakal-sebabkan-kiamat-bagi-manusia</guid><pubDate>Jum'at 04 Agustus 2023 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/03/56/2857156/ilmuwan-khawatir-kontak-dengan-alien-bakal-sebabkan-kiamat-bagi-manusia-A0xoNP8Keb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Alien. (Foto: Yanbing.org)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/03/56/2857156/ilmuwan-khawatir-kontak-dengan-alien-bakal-sebabkan-kiamat-bagi-manusia-A0xoNP8Keb.jpg</image><title>Ilustrasi Alien. (Foto: Yanbing.org)</title></images><description>PARA ilmuwan di seluruh dunia terus berusaha untuk melakukan kontak dengan makhluk yang berada di luar angkasa, dalam artian alien. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah benar-benar ada kehidupan di galaksi lain.

Melansir Livescience, pada Februari lalu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden memberi perintah untuk menembak jatuh tiga fenomena udara tak dikenal. Badan antariksa AS, NASA menyebut fenomena udara itu sebagai UFO.

BACA JUGA:
Cara Membuka Situs Diblokir Pakai Yandex Browser Jepang


Kemudian, rekaman yang diduga bocor dari seorang pilot Angkatan Laut tentang UFO, dan berita tentang laporan pemerintah AS menutup-nutupi penelitian UFO. Baru-baru ini, analisis independen yang diterbitkan pada Juni lalu, menunjukkan bahwa riset mengenai UFO mungkin telah dikumpulkan oleh agen rahasia pemerintah AS.

Apabila benar hal tersebut terjadi, dan ada kehidupan lain di luar Bumi, maka manusia akan menghadapi perubahan paradigma sejarah. Oleh sebab itu, upaya tersebut harus segera dihentikan sebelum ada sesuatu yang tak diinginkan terjadi.

BACA JUGA:
Mantan Pejabat Intelijen Akui Alien Itu Ada, Sebut Amerika Rekaya UFO


Dikutip dari Washingtonpost, beberapa kalangan ilmiah telah memperdebatkan pertanyaan seputar apakah akan mencoba menghubungi peradaban lain. Ini adalah topik yang sangat penting bagi seluruh planet.

Selama 60 tahun, para ilmuwan telah berusaha melakukan kontak dengan teleskop radio, mendengarkan kemungkinan sinyal yang datang dari planet lain. Upaya ini sebagian besar telah dilakukan oleh SETI (Search for ExtraTerrestrial Intelligence) Institute di California.Sejauh ini, mereka tidak berhasil. Ini membuat beberapa ilmuwan lain  sekarang mendorong program yang lebih aktif, seperti METI.  Ini yang  tidak hanya mendengarkan, tetapi benar-benar mengirimkan pesan yang kuat  ke luar angkasa.

Pencarian alien telah mencapai tahap kecanggihan teknologi dan ada  risiko besar sehingga memerlukan regulasi ketat di tingkat nasional dan  internasional. Tanpa pengawasan, dengan akses ke teknologi transmisi  yang kuat dapat mengambil tindakan yang memengaruhi masa depan seluruh  planet.

BACA JUGA:
Viral Pria Jepang Berubah Jadi Anjing, Harus Keluarkan Rp214 Juta


Banyak resolusi paradoks telah diajukan, di antaranya saran bahwa  semua peradaban, telah mencapai kapasitas teknologi yang memadai. Pada  akhirnya, itu akan menghancurkan diri mereka sendiri.

Tidak mudah untuk menimbang pro dan kontra dari aktivitas yang masih  banyak tidak diketahui. Belum diketahui apakah ada alien? Apakah mereka  ramah? Atau mungkin tidak. Mengingat potensi risiko yang terkait dengan  mencoba melakukan kontak, mungkin akan lebih aman dan bijaksana untuk  menunggu.
</description><content:encoded>PARA ilmuwan di seluruh dunia terus berusaha untuk melakukan kontak dengan makhluk yang berada di luar angkasa, dalam artian alien. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah benar-benar ada kehidupan di galaksi lain.

Melansir Livescience, pada Februari lalu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden memberi perintah untuk menembak jatuh tiga fenomena udara tak dikenal. Badan antariksa AS, NASA menyebut fenomena udara itu sebagai UFO.

BACA JUGA:
Cara Membuka Situs Diblokir Pakai Yandex Browser Jepang


Kemudian, rekaman yang diduga bocor dari seorang pilot Angkatan Laut tentang UFO, dan berita tentang laporan pemerintah AS menutup-nutupi penelitian UFO. Baru-baru ini, analisis independen yang diterbitkan pada Juni lalu, menunjukkan bahwa riset mengenai UFO mungkin telah dikumpulkan oleh agen rahasia pemerintah AS.

Apabila benar hal tersebut terjadi, dan ada kehidupan lain di luar Bumi, maka manusia akan menghadapi perubahan paradigma sejarah. Oleh sebab itu, upaya tersebut harus segera dihentikan sebelum ada sesuatu yang tak diinginkan terjadi.

BACA JUGA:
Mantan Pejabat Intelijen Akui Alien Itu Ada, Sebut Amerika Rekaya UFO


Dikutip dari Washingtonpost, beberapa kalangan ilmiah telah memperdebatkan pertanyaan seputar apakah akan mencoba menghubungi peradaban lain. Ini adalah topik yang sangat penting bagi seluruh planet.

Selama 60 tahun, para ilmuwan telah berusaha melakukan kontak dengan teleskop radio, mendengarkan kemungkinan sinyal yang datang dari planet lain. Upaya ini sebagian besar telah dilakukan oleh SETI (Search for ExtraTerrestrial Intelligence) Institute di California.Sejauh ini, mereka tidak berhasil. Ini membuat beberapa ilmuwan lain  sekarang mendorong program yang lebih aktif, seperti METI.  Ini yang  tidak hanya mendengarkan, tetapi benar-benar mengirimkan pesan yang kuat  ke luar angkasa.

Pencarian alien telah mencapai tahap kecanggihan teknologi dan ada  risiko besar sehingga memerlukan regulasi ketat di tingkat nasional dan  internasional. Tanpa pengawasan, dengan akses ke teknologi transmisi  yang kuat dapat mengambil tindakan yang memengaruhi masa depan seluruh  planet.

BACA JUGA:
Viral Pria Jepang Berubah Jadi Anjing, Harus Keluarkan Rp214 Juta


Banyak resolusi paradoks telah diajukan, di antaranya saran bahwa  semua peradaban, telah mencapai kapasitas teknologi yang memadai. Pada  akhirnya, itu akan menghancurkan diri mereka sendiri.

Tidak mudah untuk menimbang pro dan kontra dari aktivitas yang masih  banyak tidak diketahui. Belum diketahui apakah ada alien? Apakah mereka  ramah? Atau mungkin tidak. Mengingat potensi risiko yang terkait dengan  mencoba melakukan kontak, mungkin akan lebih aman dan bijaksana untuk  menunggu.
</content:encoded></item></channel></rss>
