<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Popularitasnya Merosot, Lebih dari 50 Persen Netizen Tinggalkan Threads</title><description>Platform pesaing Twitter tersebut telah kehilangan lebih dari separuh penggunanya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/02/54/2856108/popularitasnya-merosot-lebih-dari-50-persen-netizen-tinggalkan-threads</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/02/54/2856108/popularitasnya-merosot-lebih-dari-50-persen-netizen-tinggalkan-threads"/><item><title>Popularitasnya Merosot, Lebih dari 50 Persen Netizen Tinggalkan Threads</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/02/54/2856108/popularitasnya-merosot-lebih-dari-50-persen-netizen-tinggalkan-threads</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/02/54/2856108/popularitasnya-merosot-lebih-dari-50-persen-netizen-tinggalkan-threads</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/02/54/2856108/popularitasnya-merosot-lebih-dari-50-persen-netizen-tinggalkan-threads-A1k7tmIxrC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aplikasi Threads. (Foto: Thestar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/02/54/2856108/popularitasnya-merosot-lebih-dari-50-persen-netizen-tinggalkan-threads-A1k7tmIxrC.jpg</image><title>Aplikasi Threads. (Foto: Thestar)</title></images><description>HYPE media sosial terbaru Threads nampaknya mulai pudar. Media sosial saingan Twitter itu nampaknya mulai ditinggalkan para penggunannya, setelah berhasil mencatatkan rekor download beberapa bulan lalu.
Setelah berhasil menarik 100 juta pengguna hanya dalam waktu 5 hari, Bos Meta Mark Zuckerberg mengakui media sosial itu mulai ditinggalkan. Dia mengatakan, platform pesaing Twitter tersebut telah kehilangan lebih dari separuh penggunanya.

BACA JUGA:
Cara Mengatasi Kenapa Yandex Error Tidak Bisa Memutar Video

Sebagaimana dihimpun dari BBC, perolehan 100 juta pengguna dalam waktu 5 hari setelah peluncuran ini memang menjadi yang terbesar yang pernah dicatatkan sebuah aplikasi. Capaian ini sangat fantastis bagi sebuah media sosial baru, padahal ChatGPT yang juga terkenal tidak bisa mencapai rekor tersebut.
&quot;Jika Anda memiliki lebih dari 100 juta orang yang mendaftar, idealnya akan luar biasa jika mereka semua atau bahkan setengahnya bertahan. Kami belum sampai di sana,&quot; kata dia seperti dilansir dari BBC.

BACA JUGA:
Viral Pria Jepang Berubah Jadi Anjing, Harus Keluarkan Rp214 Juta

Zuckerberg yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia itu menggambarkan bahwa situasi ini sebenarnya normal. Ia menegaskan saat ini pihaknya tengah berusaha meningkatkan fitur baru ke Threads untuk ditawarkan ke pengguna.
Untuk diketahui, Threads memang mendapat kritik karena fungsionalitas terbatas yang dimilikinya saat diluncurkan. Sejak saat itu, Meta telah menambahkan fitur baru, seperti feed &quot;mengikuti&quot; dan &quot;untuk Anda&quot;.Selain itu, Meta juga dan meningkatkan cakupan untuk menerjemahkan  postingan ke dalam bahasa yang berbeda. Deretan fitur tersebut  dihadirkan Meta drngan harapan bisa meraih lebih banyak pengguna dan  meningkatkan engagement pengguna.
Chief product officer perusahaan, Chris Cox, mengatakan kepada staf  bahwa sekarang perusahaan sedang fokus untuk menambahkan lebih banyak  &quot;retention-driving hooks&quot; untuk menarik orang kembali ke platform.

BACA JUGA:
7 Hewan Berkepala Dua yang Pernah Hidup di Bumi

Ia mencontohkan, akan menghadirkan fitur yang memastikan orang yang  ada di aplikasi Instagram bisa melihat Thread, mengingat edua platform  ini terkait erat, di mana untuk mendaftar ke Threads, pengguna harus  memiliki akun Instagram.
Belum diketahui apakah kehadiran fitur tersebut benar-benar efektif  untuk memikat pengguna. Kita tunggu saja perkembangan kabarnya dalam  beberapa waktu ke depan.</description><content:encoded>HYPE media sosial terbaru Threads nampaknya mulai pudar. Media sosial saingan Twitter itu nampaknya mulai ditinggalkan para penggunannya, setelah berhasil mencatatkan rekor download beberapa bulan lalu.
Setelah berhasil menarik 100 juta pengguna hanya dalam waktu 5 hari, Bos Meta Mark Zuckerberg mengakui media sosial itu mulai ditinggalkan. Dia mengatakan, platform pesaing Twitter tersebut telah kehilangan lebih dari separuh penggunanya.

BACA JUGA:
Cara Mengatasi Kenapa Yandex Error Tidak Bisa Memutar Video

Sebagaimana dihimpun dari BBC, perolehan 100 juta pengguna dalam waktu 5 hari setelah peluncuran ini memang menjadi yang terbesar yang pernah dicatatkan sebuah aplikasi. Capaian ini sangat fantastis bagi sebuah media sosial baru, padahal ChatGPT yang juga terkenal tidak bisa mencapai rekor tersebut.
&quot;Jika Anda memiliki lebih dari 100 juta orang yang mendaftar, idealnya akan luar biasa jika mereka semua atau bahkan setengahnya bertahan. Kami belum sampai di sana,&quot; kata dia seperti dilansir dari BBC.

BACA JUGA:
Viral Pria Jepang Berubah Jadi Anjing, Harus Keluarkan Rp214 Juta

Zuckerberg yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia itu menggambarkan bahwa situasi ini sebenarnya normal. Ia menegaskan saat ini pihaknya tengah berusaha meningkatkan fitur baru ke Threads untuk ditawarkan ke pengguna.
Untuk diketahui, Threads memang mendapat kritik karena fungsionalitas terbatas yang dimilikinya saat diluncurkan. Sejak saat itu, Meta telah menambahkan fitur baru, seperti feed &quot;mengikuti&quot; dan &quot;untuk Anda&quot;.Selain itu, Meta juga dan meningkatkan cakupan untuk menerjemahkan  postingan ke dalam bahasa yang berbeda. Deretan fitur tersebut  dihadirkan Meta drngan harapan bisa meraih lebih banyak pengguna dan  meningkatkan engagement pengguna.
Chief product officer perusahaan, Chris Cox, mengatakan kepada staf  bahwa sekarang perusahaan sedang fokus untuk menambahkan lebih banyak  &quot;retention-driving hooks&quot; untuk menarik orang kembali ke platform.

BACA JUGA:
7 Hewan Berkepala Dua yang Pernah Hidup di Bumi

Ia mencontohkan, akan menghadirkan fitur yang memastikan orang yang  ada di aplikasi Instagram bisa melihat Thread, mengingat edua platform  ini terkait erat, di mana untuk mendaftar ke Threads, pengguna harus  memiliki akun Instagram.
Belum diketahui apakah kehadiran fitur tersebut benar-benar efektif  untuk memikat pengguna. Kita tunggu saja perkembangan kabarnya dalam  beberapa waktu ke depan.</content:encoded></item></channel></rss>
