<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal Kutu Rusa yang Gigitannya Bisa Sebabkan Penyakit Lyme</title><description>Ketika manusia lewat, kutu rusa bakal menempel hingga menggigit serta menghisap darah.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/01/56/2855513/mengenal-kutu-rusa-yang-gigitannya-bisa-sebabkan-penyakit-lyme</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/01/56/2855513/mengenal-kutu-rusa-yang-gigitannya-bisa-sebabkan-penyakit-lyme"/><item><title>Mengenal Kutu Rusa yang Gigitannya Bisa Sebabkan Penyakit Lyme</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/01/56/2855513/mengenal-kutu-rusa-yang-gigitannya-bisa-sebabkan-penyakit-lyme</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/08/01/56/2855513/mengenal-kutu-rusa-yang-gigitannya-bisa-sebabkan-penyakit-lyme</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2023 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Melati Pratiwi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/01/56/2855513/mengenal-kutu-rusa-yang-gigitannya-bisa-sebabkan-penyakit-lyme-hYflm3IV9n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kutu Rusa. (Foto: Pinterest)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/01/56/2855513/mengenal-kutu-rusa-yang-gigitannya-bisa-sebabkan-penyakit-lyme-hYflm3IV9n.jpg</image><title>Kutu Rusa. (Foto: Pinterest)</title></images><description>KUTU memang kerap dianggap sebagai parasit yang sering menyerang tumbuhan, hewan, ikan dan juga manusia. Tapi, kutu yang menggigit hewan bisa juga menyerang manusia loh.
Salah satunya deer Tick atau Kutu Rusa, yang bisa menginfeksi manusia. Memiliki nama latin Ixodes scapularis, kutu ini dikenal dengan nama black-legged tick atau kutu rusa lantaran sering ditemukan menyerang rusa.
Celakanya, kutu satu ini dapat membawa penyakit bernama Lyme. Hal ini bisa terjadi lantaran kutu rusa membawa bakteri borrelia. Lewat gigitannya yang kemudian menghisap darah, manusia pun akan terinfeksi penyakit tersebut.

BACA JUGA:
Cara Mengatasi Kenapa Yandex Error Tidak Bisa Memutar Video

Farhan Zubedi, dokter sekaligus influencer menyebut, kutu rusa biasanya ada di rumput yang tinggi ataupun pepohonan. Ketika manusia lewat, kutu rusa bakal menempel hingga menggigit serta menghisap darah.
&quot;Biasanya butuh 36 sampai 48 jam bagi si kutu ini menempel sebelum menimbulkan penyakit Lyme,&quot; kata Farhan Zubedi, dikutip dari instagram.

BACA JUGA:
Viral Pria Jepang Berubah Jadi Anjing, Harus Keluarkan Rp214 Juta

Menurut Farhan, gejala seseorang yang terinfeksi penyakit lyme mirip seperti flue. Selain itu, timbul juga ruam khas berbentuk 'papan target'. Kalau sudah sampai terkena penyakit lyme, maka harus segera ditangani sebelum menjadi semakin parah.
&quot;Makanya kalau melihat kutu rusa ini menempel harus segera dicabut , terutama di bawah 24 jam untuk mencegah terjadinya penyakit lyme,&quot; ujarnya.Farhan menambahkan, pengobatan penyakit lyme yang disebabkan oleh  kutu rusa sendiri cukup mudah yakni menggunakan antibiotik. Namun ada  baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai  antibiotik yang sesuai.
Mencabut kutu rusa yang tertancap di kulit tidak bisa sembarangan.  Kalau langsung mencabut pakai tangan, dikhawatirkan bagian mulut masih  tertinggal di dalam kulit. Oleh sebab itu, gunakan lah pinset dengan  ujung yang tajam. Tekan kutu menggunakan pinset,  dekatkan ke kulit  sedekat mungkin.

BACA JUGA:
7 Hewan Berkepala Dua yang Pernah Hidup di Bumi

Setelah itu, keluarkan kutu secara perlahan dan usahakan tarikan  tetap stabil. Tidak perlu terburu-buru dan tidak goyang agar bagian  mulut jangan sampai tertinggal di dalam. &quot;Kalau ini terjadi (mulut kutu  rusa tertinggal di kulit) masih bisa menginfeksi,&quot; jelas Farhan Zubedi.
Apabila kutu rusa berhasil dikeluarkan, segera bersihkan luka  menggunakan air dan sabun. Kutu jangan dihancurkan, melainkan masukkan  ke dalam wadah berisi alkohol supaya mati. Kalau sudah, masukan kutu ke  dalam plastik dan buang. Anda bisa juga membuang kutu dengan menyiramnya  melalui toilet.</description><content:encoded>KUTU memang kerap dianggap sebagai parasit yang sering menyerang tumbuhan, hewan, ikan dan juga manusia. Tapi, kutu yang menggigit hewan bisa juga menyerang manusia loh.
Salah satunya deer Tick atau Kutu Rusa, yang bisa menginfeksi manusia. Memiliki nama latin Ixodes scapularis, kutu ini dikenal dengan nama black-legged tick atau kutu rusa lantaran sering ditemukan menyerang rusa.
Celakanya, kutu satu ini dapat membawa penyakit bernama Lyme. Hal ini bisa terjadi lantaran kutu rusa membawa bakteri borrelia. Lewat gigitannya yang kemudian menghisap darah, manusia pun akan terinfeksi penyakit tersebut.

BACA JUGA:
Cara Mengatasi Kenapa Yandex Error Tidak Bisa Memutar Video

Farhan Zubedi, dokter sekaligus influencer menyebut, kutu rusa biasanya ada di rumput yang tinggi ataupun pepohonan. Ketika manusia lewat, kutu rusa bakal menempel hingga menggigit serta menghisap darah.
&quot;Biasanya butuh 36 sampai 48 jam bagi si kutu ini menempel sebelum menimbulkan penyakit Lyme,&quot; kata Farhan Zubedi, dikutip dari instagram.

BACA JUGA:
Viral Pria Jepang Berubah Jadi Anjing, Harus Keluarkan Rp214 Juta

Menurut Farhan, gejala seseorang yang terinfeksi penyakit lyme mirip seperti flue. Selain itu, timbul juga ruam khas berbentuk 'papan target'. Kalau sudah sampai terkena penyakit lyme, maka harus segera ditangani sebelum menjadi semakin parah.
&quot;Makanya kalau melihat kutu rusa ini menempel harus segera dicabut , terutama di bawah 24 jam untuk mencegah terjadinya penyakit lyme,&quot; ujarnya.Farhan menambahkan, pengobatan penyakit lyme yang disebabkan oleh  kutu rusa sendiri cukup mudah yakni menggunakan antibiotik. Namun ada  baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai  antibiotik yang sesuai.
Mencabut kutu rusa yang tertancap di kulit tidak bisa sembarangan.  Kalau langsung mencabut pakai tangan, dikhawatirkan bagian mulut masih  tertinggal di dalam kulit. Oleh sebab itu, gunakan lah pinset dengan  ujung yang tajam. Tekan kutu menggunakan pinset,  dekatkan ke kulit  sedekat mungkin.

BACA JUGA:
7 Hewan Berkepala Dua yang Pernah Hidup di Bumi

Setelah itu, keluarkan kutu secara perlahan dan usahakan tarikan  tetap stabil. Tidak perlu terburu-buru dan tidak goyang agar bagian  mulut jangan sampai tertinggal di dalam. &quot;Kalau ini terjadi (mulut kutu  rusa tertinggal di kulit) masih bisa menginfeksi,&quot; jelas Farhan Zubedi.
Apabila kutu rusa berhasil dikeluarkan, segera bersihkan luka  menggunakan air dan sabun. Kutu jangan dihancurkan, melainkan masukkan  ke dalam wadah berisi alkohol supaya mati. Kalau sudah, masukan kutu ke  dalam plastik dan buang. Anda bisa juga membuang kutu dengan menyiramnya  melalui toilet.</content:encoded></item></channel></rss>
