<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Termasuk Logam, Kenapa Emas Sangat Lunak?</title><description>Kelenturan adalah ukuran seberapa banyak suatu bahan dapat dibentuk tanpa pecah.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/31/56/2855142/termasuk-logam-kenapa-emas-sangat-lunak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/31/56/2855142/termasuk-logam-kenapa-emas-sangat-lunak"/><item><title>Termasuk Logam, Kenapa Emas Sangat Lunak?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/31/56/2855142/termasuk-logam-kenapa-emas-sangat-lunak</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/31/56/2855142/termasuk-logam-kenapa-emas-sangat-lunak</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/31/56/2855142/termasuk-logam-kenapa-emas-sangat-lunak-gt8zzbuZq0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emas Batangan. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/31/56/2855142/termasuk-logam-kenapa-emas-sangat-lunak-gt8zzbuZq0.jpg</image><title>Emas Batangan. (Foto: Reuters)</title></images><description>MESKIPUN sebagai logam, emas adalah logam yang paling lunak bahkan bisa dipalu menjadi lebih tipis. Lantas, kenapa emas begitu mudah &quot;empuk&quot; bahkan bisa ditempa?

Menurut Mike Bullivant, seorang ahli kimia di The Open University di Milton Keynes, Inggris, penting untuk membedakan kelenturan dari kelembutan. Kelenturan adalah ukuran seberapa banyak suatu bahan dapat dibentuk tanpa pecah.

Satu ons (28 gram) emas dapat dipalu menjadi lembaran berukuran kira-kira 16,4 kaki (5 meter) di sisinya, dan lapisan emas yang dikenal sebagai daun emas bisa setipis mungkin. Bahkan, emas bisa mencapai lima sepersejuta inci atau sekira 400 kali lebih tipis dari rambut

BACA JUGA:
7 Hewan Berkepala Dua yang Pernah Hidup di Bumi


Jefferson Lab di Newport News, Virginia menjelaskan ada banyak definisi kekerasan dan kelembutan, tergantung pada bagaimana seseorang menguji kekuatan material.

Dror Fixler, seorang insinyur elektro-optik dan direktur Institut Nanoteknologi dan Bahan Canggih Bar-Ilan di Israel menjelaskan, kelenturan emas kemungkinan besar dihasilkan dari dua faktor yakni struktur atomnya dan cara atom-atomnya terikat bersama. Struktur atom emas menghasilkan apa yang disebut struktur kristal kubik berpusat

BACA JUGA:
Viral Pria Jepang Berubah Jadi Anjing, Harus Keluarkan Rp214 Juta


&quot;Dalam struktur ini, setiap atom dikelilingi oleh 12 atom tetangga. Susunan atom dalam kisi kubik berpusat memungkinkan deformasi yang mudah tanpa mengganggu keseluruhan struktur,&quot; jelas Fixler seperti dilansir dari Live Science.

Selain itu, emas adalah logam, ini berarti atom-atomnya disatukan oleh ikatan logam, di mana elektron terluar dari setiap atom bebas bergerak di sekitar keseluruhan struktur material. &quot;Awan elektron yang terdelokalisasi ini memungkinkan atom meluncur melewati satu sama lain dengan mudah, membuat logam mudah dibentuk,&quot; kata Fixler.Namun, Jones mempertanyakan apakah faktor-faktor ini cukup untuk  menjelaskan kelenturan emas. &quot;Tembaga dan perak berbagi konfigurasi  elektronik yang sama. Mereka sama-sama mengikat tapi mereka tidak  selembut emas. Itu berarti ada hal lain yang berperan,&quot; katanya.

Logam seringkali bukan satu kristal besar, melainkan terbuat dari  kristal kecil yang disebut butiran. Dan studi tahun 1977 dari University  of Leeds menyarankan bahwa ukuran butir yang terbentuk emas dapat  membantu menjelaskan kelenturannya.

Emas terkenal tidak mungkin berikatan secara kimiawi dengan unsur  lain. Ini berarti butiran emas tidak ternoda dengan lapisan oksida pada  permukaannya seperti halnya butiran tembaga dan perak.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Ubin Kamar Mandi Bisa Terasa Lebih Dingin? Alasannya Bukan karena Lembab


Oksida ini membuat butiran tembaga dan perak lebih cenderung  terfragmentasi. Sebaliknya, tidak adanya oksida ini dapat membantu  menjaga emas lebih mudah ditempa daripada logam lainnya.

Berdasarkan skala Mohs, yang mengukur seberapa baik suatu bahan  menahan goresan, logam terlembut adalah cesium, yang cukup lunak untuk  dipotong dengan pisau mentega. Logam lainnya, adalah merkuri, yang  berbentuk cair pada suhu kamar dan lebih mudah berubah bentuk daripada  emas.
</description><content:encoded>MESKIPUN sebagai logam, emas adalah logam yang paling lunak bahkan bisa dipalu menjadi lebih tipis. Lantas, kenapa emas begitu mudah &quot;empuk&quot; bahkan bisa ditempa?

Menurut Mike Bullivant, seorang ahli kimia di The Open University di Milton Keynes, Inggris, penting untuk membedakan kelenturan dari kelembutan. Kelenturan adalah ukuran seberapa banyak suatu bahan dapat dibentuk tanpa pecah.

Satu ons (28 gram) emas dapat dipalu menjadi lembaran berukuran kira-kira 16,4 kaki (5 meter) di sisinya, dan lapisan emas yang dikenal sebagai daun emas bisa setipis mungkin. Bahkan, emas bisa mencapai lima sepersejuta inci atau sekira 400 kali lebih tipis dari rambut

BACA JUGA:
7 Hewan Berkepala Dua yang Pernah Hidup di Bumi


Jefferson Lab di Newport News, Virginia menjelaskan ada banyak definisi kekerasan dan kelembutan, tergantung pada bagaimana seseorang menguji kekuatan material.

Dror Fixler, seorang insinyur elektro-optik dan direktur Institut Nanoteknologi dan Bahan Canggih Bar-Ilan di Israel menjelaskan, kelenturan emas kemungkinan besar dihasilkan dari dua faktor yakni struktur atomnya dan cara atom-atomnya terikat bersama. Struktur atom emas menghasilkan apa yang disebut struktur kristal kubik berpusat

BACA JUGA:
Viral Pria Jepang Berubah Jadi Anjing, Harus Keluarkan Rp214 Juta


&quot;Dalam struktur ini, setiap atom dikelilingi oleh 12 atom tetangga. Susunan atom dalam kisi kubik berpusat memungkinkan deformasi yang mudah tanpa mengganggu keseluruhan struktur,&quot; jelas Fixler seperti dilansir dari Live Science.

Selain itu, emas adalah logam, ini berarti atom-atomnya disatukan oleh ikatan logam, di mana elektron terluar dari setiap atom bebas bergerak di sekitar keseluruhan struktur material. &quot;Awan elektron yang terdelokalisasi ini memungkinkan atom meluncur melewati satu sama lain dengan mudah, membuat logam mudah dibentuk,&quot; kata Fixler.Namun, Jones mempertanyakan apakah faktor-faktor ini cukup untuk  menjelaskan kelenturan emas. &quot;Tembaga dan perak berbagi konfigurasi  elektronik yang sama. Mereka sama-sama mengikat tapi mereka tidak  selembut emas. Itu berarti ada hal lain yang berperan,&quot; katanya.

Logam seringkali bukan satu kristal besar, melainkan terbuat dari  kristal kecil yang disebut butiran. Dan studi tahun 1977 dari University  of Leeds menyarankan bahwa ukuran butir yang terbentuk emas dapat  membantu menjelaskan kelenturannya.

Emas terkenal tidak mungkin berikatan secara kimiawi dengan unsur  lain. Ini berarti butiran emas tidak ternoda dengan lapisan oksida pada  permukaannya seperti halnya butiran tembaga dan perak.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Ubin Kamar Mandi Bisa Terasa Lebih Dingin? Alasannya Bukan karena Lembab


Oksida ini membuat butiran tembaga dan perak lebih cenderung  terfragmentasi. Sebaliknya, tidak adanya oksida ini dapat membantu  menjaga emas lebih mudah ditempa daripada logam lainnya.

Berdasarkan skala Mohs, yang mengukur seberapa baik suatu bahan  menahan goresan, logam terlembut adalah cesium, yang cukup lunak untuk  dipotong dengan pisau mentega. Logam lainnya, adalah merkuri, yang  berbentuk cair pada suhu kamar dan lebih mudah berubah bentuk daripada  emas.
</content:encoded></item></channel></rss>
