<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penelitian Terbaru Sebut Madu dari Semut Ampuh Membunuh Bakteri dan Jamur</title><description>Madu dari semut ini bisa digunakan untuk antibiotik yang membunuh spesies bakteri dan jamur.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/31/56/2855018/penelitian-terbaru-sebut-madu-dari-semut-ampuh-membunuh-bakteri-dan-jamur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/31/56/2855018/penelitian-terbaru-sebut-madu-dari-semut-ampuh-membunuh-bakteri-dan-jamur"/><item><title>Penelitian Terbaru Sebut Madu dari Semut Ampuh Membunuh Bakteri dan Jamur</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/31/56/2855018/penelitian-terbaru-sebut-madu-dari-semut-ampuh-membunuh-bakteri-dan-jamur</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/31/56/2855018/penelitian-terbaru-sebut-madu-dari-semut-ampuh-membunuh-bakteri-dan-jamur</guid><pubDate>Senin 31 Juli 2023 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/31/56/2855018/penelitian-terbaru-sebut-madu-dari-semut-ampuh-membunuh-bakteri-dan-jamur-BjI7jZun24.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Semut Madu. (Foto: Factanimal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/31/56/2855018/penelitian-terbaru-sebut-madu-dari-semut-ampuh-membunuh-bakteri-dan-jamur-BjI7jZun24.jpg</image><title>Semut Madu. (Foto: Factanimal)</title></images><description>SERANGGA merupakan salah satu hewan yang paling banyak ada di muka bumi ini. Salah satu serangga yang kerap kita lihat dimana-mana adalah semut. Semut pun terdiri dari berbagai spesies, dan memiliki keunikan masing-masing.

Salah satunya adalah semut madu yang berasal dari Australia. Semut ini memang bisa menghasilkan madu dengan banyak manfaat. Dalam temuan terbaru, madu dari semut ini bisa digunakan untuk antibiotik yang membunuh spesies bakteri dan jamur.

Semut yang dijuluki honeypot Australia atau denga nama ilmiah Camponotus inflatus ini ditemukan di daerah gurun di Australia Barat dan Wilayah Utara. Para peneliti berharap temuan bisa berkontribusi pada metode pengobatan masa depan.

BACA JUGA:
7 Hewan Berkepala Dua yang Pernah Hidup di Bumi


&amp;ldquo;Saya telah lama terpesona oleh semut honeypot dan caranya yang luar biasa dalam memproduksi dan menyimpan madu,&amp;rdquo; kata Andrew Dong, penelitian dari University of Sydney, dikutip dari Science Focus.

&quot;Mengingat penggunaan madu sebagai obat oleh masyarakat adat, saya bertanya-tanya apakah itu mungkin memiliki karakteristik antimikroba yang unik,&quot; lanjutnya.

BACA JUGA:
Viral Pria Jepang Berubah Jadi Anjing, Harus Keluarkan Rp214 Juta


Seperti yang dikatakan Andrew, madu semut ini telah dimanfaatkan warga setempat sebagai obat sejak ribuan tahun lalu. Madu semut biasa digunakan untuk mengobati sakit tenggorokan dan salep topikal untuk membantu mencegah infeksi.

Mengikuti jejak masyarakat adat, para ilmuwan membuat profil madu untuk mengetahui mikrobioma bakteri dan jamurnya. Mereka juga tak lupa mengkaji lebih lanjut komposisi mikroba baik yang terkandung di dalamnya.Hasilnya adalah mereka menemukan bahwa microbiome madu efektif  menghambat pertumbuhan golden staph. Ini merupakan bakteri yang dapat  menyebabkan infeksi atau bahkan kematian jika masuk ke dalam tubuh  melalui luka.

Semut juga diketahui telah berevolusi sehingga madunya menghambat dua  spesies jamur, Aspergillus dan Cryptococcus. Jamur ini pun dapat  menyebabkan infeksi serius pada orang dengan sistem kekebalan yang  rendah.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Ubin Kamar Mandi Bisa Terasa Lebih Dingin? Alasannya Bukan karena Lembab


Sebagai informasi tambahan, semut honeypot sendiri merupakan hewan  koloni yang salah satu kelompoknya merupakan semut pekerja yang dikenal  sebagai 'rotunds'. Semut ini hidup dengan memakan nektar dan zat manis  lainnya.

Ketika mereka memakan nektar, perut mereka akan menjadi transparan  dan oranye hingga bisa membesar hingga seukuran anggur kecil. Makanan  mereka ini lalu menjadi madu yang memiliki mekanisme pengobatan yang  berbeda dengan madu lebah.
</description><content:encoded>SERANGGA merupakan salah satu hewan yang paling banyak ada di muka bumi ini. Salah satu serangga yang kerap kita lihat dimana-mana adalah semut. Semut pun terdiri dari berbagai spesies, dan memiliki keunikan masing-masing.

Salah satunya adalah semut madu yang berasal dari Australia. Semut ini memang bisa menghasilkan madu dengan banyak manfaat. Dalam temuan terbaru, madu dari semut ini bisa digunakan untuk antibiotik yang membunuh spesies bakteri dan jamur.

Semut yang dijuluki honeypot Australia atau denga nama ilmiah Camponotus inflatus ini ditemukan di daerah gurun di Australia Barat dan Wilayah Utara. Para peneliti berharap temuan bisa berkontribusi pada metode pengobatan masa depan.

BACA JUGA:
7 Hewan Berkepala Dua yang Pernah Hidup di Bumi


&amp;ldquo;Saya telah lama terpesona oleh semut honeypot dan caranya yang luar biasa dalam memproduksi dan menyimpan madu,&amp;rdquo; kata Andrew Dong, penelitian dari University of Sydney, dikutip dari Science Focus.

&quot;Mengingat penggunaan madu sebagai obat oleh masyarakat adat, saya bertanya-tanya apakah itu mungkin memiliki karakteristik antimikroba yang unik,&quot; lanjutnya.

BACA JUGA:
Viral Pria Jepang Berubah Jadi Anjing, Harus Keluarkan Rp214 Juta


Seperti yang dikatakan Andrew, madu semut ini telah dimanfaatkan warga setempat sebagai obat sejak ribuan tahun lalu. Madu semut biasa digunakan untuk mengobati sakit tenggorokan dan salep topikal untuk membantu mencegah infeksi.

Mengikuti jejak masyarakat adat, para ilmuwan membuat profil madu untuk mengetahui mikrobioma bakteri dan jamurnya. Mereka juga tak lupa mengkaji lebih lanjut komposisi mikroba baik yang terkandung di dalamnya.Hasilnya adalah mereka menemukan bahwa microbiome madu efektif  menghambat pertumbuhan golden staph. Ini merupakan bakteri yang dapat  menyebabkan infeksi atau bahkan kematian jika masuk ke dalam tubuh  melalui luka.

Semut juga diketahui telah berevolusi sehingga madunya menghambat dua  spesies jamur, Aspergillus dan Cryptococcus. Jamur ini pun dapat  menyebabkan infeksi serius pada orang dengan sistem kekebalan yang  rendah.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Ubin Kamar Mandi Bisa Terasa Lebih Dingin? Alasannya Bukan karena Lembab


Sebagai informasi tambahan, semut honeypot sendiri merupakan hewan  koloni yang salah satu kelompoknya merupakan semut pekerja yang dikenal  sebagai 'rotunds'. Semut ini hidup dengan memakan nektar dan zat manis  lainnya.

Ketika mereka memakan nektar, perut mereka akan menjadi transparan  dan oranye hingga bisa membesar hingga seukuran anggur kecil. Makanan  mereka ini lalu menjadi madu yang memiliki mekanisme pengobatan yang  berbeda dengan madu lebah.
</content:encoded></item></channel></rss>
