<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tahukah Kamu Kenapa Ubin Kamar Mandi Bisa Terasa Lebih Dingin? Alasannya Bukan karena Lembab</title><description>Lantai keramik terasa lebih dingin daripada karpet kamar mandi, meskipun keduanya pasti memiliki temperatur yang sama.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/30/56/2854417/tahukah-kamu-kenapa-ubin-kamar-mandi-bisa-terasa-lebih-dingin-alasannya-bukan-karena-lembab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/30/56/2854417/tahukah-kamu-kenapa-ubin-kamar-mandi-bisa-terasa-lebih-dingin-alasannya-bukan-karena-lembab"/><item><title>Tahukah Kamu Kenapa Ubin Kamar Mandi Bisa Terasa Lebih Dingin? Alasannya Bukan karena Lembab</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/30/56/2854417/tahukah-kamu-kenapa-ubin-kamar-mandi-bisa-terasa-lebih-dingin-alasannya-bukan-karena-lembab</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/30/56/2854417/tahukah-kamu-kenapa-ubin-kamar-mandi-bisa-terasa-lebih-dingin-alasannya-bukan-karena-lembab</guid><pubDate>Senin 31 Juli 2023 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/30/56/2854417/tahukah-kamu-kenapa-ubin-kamar-mandi-bisa-terasa-lebih-dingin-alasannya-bukan-karena-lembab-EqB5fDvKNH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Ubin Kamar Mandi. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/30/56/2854417/tahukah-kamu-kenapa-ubin-kamar-mandi-bisa-terasa-lebih-dingin-alasannya-bukan-karena-lembab-EqB5fDvKNH.jpg</image><title>Ilustrasi Ubin Kamar Mandi. (Foto: Freepik)</title></images><description>BEBERAPA benda memang terasa lebih tinggi daripada yang lainnya, meskipun pada kenyataannya suhu benda tersebut sama dengan yang lainnya. Coba sentuh baja, besi, atau permukaan lempengan marmer, kita pasti setuju keduanya memang terasa lebih dingin.

Akan tetapi sesungguhnya tidak begitu. Baja, marmer, dan lantai keramik sedikit pun tidak lebih dingin daripada apapun yang lain di ruangan yang sama, mereka hanya terasa demikian.

Seperti dilansir dari buku What Einstein Told karya Robert L Wolke, dijelaskan bahwa jika telah berada di ruangan yang sama cukup lama, semua benda akan memiliki temperatur yang sama dengan apapun yang lain di situ, karena temperatur secara otomatis saling tukar-tambah. Kopi panas menjadi dingin sedangkan teh dingin menjadi tidak dingin lagi.

BACA JUGA:
Mantan Pejabat Intelijen Sebut Amerika Sudah Sembunyikan Keberadaan UFO Sejak 1930


Penyebabnya adalah karena panas mengalir secara spontan dari benda hangat ke benda lebih dingin. Itu karena molekul-molekul dalam benda hangat bergerak lebih cepat daripada molekul-molekul dalam benda dingin. Maka ada istilah temperatur, yakni ukuran untuk kecepatan rata-rata molekul.

Jadi ketika sebuah benda hangat bersentuhan dengan sebuah benda dingin, molekul-molekul yang lebih cepat akan bertubrukan dengan molekul-molekul lebih lamban dan mempercepat gerak yang belakangan atau dengan kata lain menjadikan mereka lebih hangat.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu, Ular Masih Bisa Menggigit Meski Kepalanya Terpenggal Loh


Jika sebuah benda kebetulan mula-mula lebih dingin daripada sekitarnya, panas secara otomatis akan mengalir ke benda itu sampai temperaturnya sama dengan sekelilingnya. Atau jika sebuah benda kebetulan ditaruh dalam keadaan lebih panas daripada sekelilingnya, panas akan mengalir dari benda itu ke sekitarnya.

Itu juga yang terjadi pada tubuh kita ketika kita menyentuh sebuah benda. Benda itu akan terasa lebih dingin bagi kulit kita karena ia memang lebih dingin daripada kulit Anda. Panas tubuh kita pun akan mengalir lewat kulit menuju benda yang kita sentuh, dan panas yang hilang dari kulit mejadikan kita merasa dingin.Lantas, kenapa beberapa benda terasa lebih dingin dibanding yang  lain? Sebut saja lantai keramik yang terasa lebih dingin daripada karpet  kamar mandi, meskipun keduanya pasti memiliki temperatur yang sama.

Jawabannya adalah bahwa, meskipun semua benda dalam ruangan lebih  dingin daripada kulit kita dan akan mengambil sebagian panas dari tubuh  Anda, ada bahan yang mencuri panas lebih cepat daripada yang lain.  Sebagian bahan adalah konduktor panas yang baik, mereka baik sekali  ketika bertugas untuk menghantar panas.

BACA JUGA:
Astronom Temukan Komet Mirip Kapal Millennium Falcon di Star Wars


Dan makin cepat sebuah bahan mengantarkan panas, makin dingin rasanya  di kulit Anda. Kebetulan sekali lantai keramik adalah konduktor panas  yang jauh lebih baik daripada kapas atau serat sintetis yang digunakan  untuk membuat karpet kamar mandi.

Oleh karena itu, ketika kita menginjak ubin dengan telapak kaki maka kita merasa dingin yang berbeda ketimbang karpet.
</description><content:encoded>BEBERAPA benda memang terasa lebih tinggi daripada yang lainnya, meskipun pada kenyataannya suhu benda tersebut sama dengan yang lainnya. Coba sentuh baja, besi, atau permukaan lempengan marmer, kita pasti setuju keduanya memang terasa lebih dingin.

Akan tetapi sesungguhnya tidak begitu. Baja, marmer, dan lantai keramik sedikit pun tidak lebih dingin daripada apapun yang lain di ruangan yang sama, mereka hanya terasa demikian.

Seperti dilansir dari buku What Einstein Told karya Robert L Wolke, dijelaskan bahwa jika telah berada di ruangan yang sama cukup lama, semua benda akan memiliki temperatur yang sama dengan apapun yang lain di situ, karena temperatur secara otomatis saling tukar-tambah. Kopi panas menjadi dingin sedangkan teh dingin menjadi tidak dingin lagi.

BACA JUGA:
Mantan Pejabat Intelijen Sebut Amerika Sudah Sembunyikan Keberadaan UFO Sejak 1930


Penyebabnya adalah karena panas mengalir secara spontan dari benda hangat ke benda lebih dingin. Itu karena molekul-molekul dalam benda hangat bergerak lebih cepat daripada molekul-molekul dalam benda dingin. Maka ada istilah temperatur, yakni ukuran untuk kecepatan rata-rata molekul.

Jadi ketika sebuah benda hangat bersentuhan dengan sebuah benda dingin, molekul-molekul yang lebih cepat akan bertubrukan dengan molekul-molekul lebih lamban dan mempercepat gerak yang belakangan atau dengan kata lain menjadikan mereka lebih hangat.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu, Ular Masih Bisa Menggigit Meski Kepalanya Terpenggal Loh


Jika sebuah benda kebetulan mula-mula lebih dingin daripada sekitarnya, panas secara otomatis akan mengalir ke benda itu sampai temperaturnya sama dengan sekelilingnya. Atau jika sebuah benda kebetulan ditaruh dalam keadaan lebih panas daripada sekelilingnya, panas akan mengalir dari benda itu ke sekitarnya.

Itu juga yang terjadi pada tubuh kita ketika kita menyentuh sebuah benda. Benda itu akan terasa lebih dingin bagi kulit kita karena ia memang lebih dingin daripada kulit Anda. Panas tubuh kita pun akan mengalir lewat kulit menuju benda yang kita sentuh, dan panas yang hilang dari kulit mejadikan kita merasa dingin.Lantas, kenapa beberapa benda terasa lebih dingin dibanding yang  lain? Sebut saja lantai keramik yang terasa lebih dingin daripada karpet  kamar mandi, meskipun keduanya pasti memiliki temperatur yang sama.

Jawabannya adalah bahwa, meskipun semua benda dalam ruangan lebih  dingin daripada kulit kita dan akan mengambil sebagian panas dari tubuh  Anda, ada bahan yang mencuri panas lebih cepat daripada yang lain.  Sebagian bahan adalah konduktor panas yang baik, mereka baik sekali  ketika bertugas untuk menghantar panas.

BACA JUGA:
Astronom Temukan Komet Mirip Kapal Millennium Falcon di Star Wars


Dan makin cepat sebuah bahan mengantarkan panas, makin dingin rasanya  di kulit Anda. Kebetulan sekali lantai keramik adalah konduktor panas  yang jauh lebih baik daripada kapas atau serat sintetis yang digunakan  untuk membuat karpet kamar mandi.

Oleh karena itu, ketika kita menginjak ubin dengan telapak kaki maka kita merasa dingin yang berbeda ketimbang karpet.
</content:encoded></item></channel></rss>
