<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NASA Luncurkan Layanan Streaming NASA+, Gratis!</title><description>Platform streaming ini pun akan bebas iklan dan tanpa biaya serta bisa diakses siapa saja.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/30/54/2854596/nasa-luncurkan-layanan-streaming-nasa-gratis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/30/54/2854596/nasa-luncurkan-layanan-streaming-nasa-gratis"/><item><title>NASA Luncurkan Layanan Streaming NASA+, Gratis!</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/30/54/2854596/nasa-luncurkan-layanan-streaming-nasa-gratis</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/30/54/2854596/nasa-luncurkan-layanan-streaming-nasa-gratis</guid><pubDate>Senin 31 Juli 2023 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/30/54/2854596/nasa-luncurkan-layanan-streaming-nasa-gratis-7xPP4po0DW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">NASA. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/30/54/2854596/nasa-luncurkan-layanan-streaming-nasa-gratis-7xPP4po0DW.jpg</image><title>NASA. (Foto: Reuters)</title></images><description>PLATFORM streaming memang terus bermunculan menawarkan video on demand atau populer disebut dengan VoD atau bahkan live. Biasanya, layanan streaming tersebut akan dikomersilkan, mengingat konten yang dihasilkan juga harus membayar royalti.

Tapi, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan akan menghadirkan layanan streaming baru bernama NASA+ akhir tahun ini. Platform streaming ini pun akan bebas iklan dan tanpa biaya serta bisa diakses siapa saja.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu, Ular Masih Bisa Menggigit Meski Kepalanya Terpenggal Loh


Layanan streaming NASA+ ini pun akan menayangkan liputan langsung peluncuran roket yang akan datang, dan dokumenter. Selain itu, layanan NASA+ ini pun akan menampilkan serial original baru yang akan tersedia secara eksklusif di platform tersebut.

&quot;Kami menghadirkan ruang angkasa sesuai permintaan dan di ujung jari anda dengan platform streaming baru NASA,&quot; kata pejabat komunikasi NASA, Marc Etkind, dikutip Antara dari Tech Crunch.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android


NASA+ akan tersedia melalui aplikasi NASA di iOS dan Android baik pada perangkat ponsel pintar maupun tablet. Layanan tersebut juga akan hadir pada media penayangan streaming seperti Roku, Apple TV, dan Fire TV.

Selain itu, NASA+ juga dapat diakses melalui situs web beta baru yang diluncurkan NASA. Situs baru tersebut akan menyuguhkan berbagai informasi tentang misi dan penelitian NASA, data iklim, kabar terbaru tentang program Artemis, dan lain-lain.&quot;Mengubah kehadiran digital kita akan membantu menceritakan kisah  dengan lebih baik tentang bagaimana NASA mengeksplorasi hal yang tidak  diketahui di langit dan ruang angkasa, menginspirasi melalui penemuan,  dan berinovasi untuk kepentingan kemanusiaan,&quot; ujar Marc.

Situs web nasa.gov dan science.nasa.gov yang diperbarui akan memiliki  mesin pencari umum dan navigasi yang terintegrasi. Untuk saat ini NASA  menayangkan konten video dan siaran peluncuran melalui kanal NASA TV.  Kanal tersebut menayangkan konten video baik di situs web NASA maupun  YouTube.

Kepala Bagian Informasi NASA, Jeff Seaton, mengatakan bahwa  memodernisasi situs web utama NASA dan memudahkan bagaimana publik  mengakses kontennya secara daring adalah langkah pertama untuk membuat  informasi NASA &quot;lebih mudah diakses, ditemukan, dan aman.

BACA JUGA:
Beredar Jasa Hack Akun MyBCA di Dark Web, Cuma Modal Nomor Rekening dan Nama Pemilik


</description><content:encoded>PLATFORM streaming memang terus bermunculan menawarkan video on demand atau populer disebut dengan VoD atau bahkan live. Biasanya, layanan streaming tersebut akan dikomersilkan, mengingat konten yang dihasilkan juga harus membayar royalti.

Tapi, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan akan menghadirkan layanan streaming baru bernama NASA+ akhir tahun ini. Platform streaming ini pun akan bebas iklan dan tanpa biaya serta bisa diakses siapa saja.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu, Ular Masih Bisa Menggigit Meski Kepalanya Terpenggal Loh


Layanan streaming NASA+ ini pun akan menayangkan liputan langsung peluncuran roket yang akan datang, dan dokumenter. Selain itu, layanan NASA+ ini pun akan menampilkan serial original baru yang akan tersedia secara eksklusif di platform tersebut.

&quot;Kami menghadirkan ruang angkasa sesuai permintaan dan di ujung jari anda dengan platform streaming baru NASA,&quot; kata pejabat komunikasi NASA, Marc Etkind, dikutip Antara dari Tech Crunch.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android


NASA+ akan tersedia melalui aplikasi NASA di iOS dan Android baik pada perangkat ponsel pintar maupun tablet. Layanan tersebut juga akan hadir pada media penayangan streaming seperti Roku, Apple TV, dan Fire TV.

Selain itu, NASA+ juga dapat diakses melalui situs web beta baru yang diluncurkan NASA. Situs baru tersebut akan menyuguhkan berbagai informasi tentang misi dan penelitian NASA, data iklim, kabar terbaru tentang program Artemis, dan lain-lain.&quot;Mengubah kehadiran digital kita akan membantu menceritakan kisah  dengan lebih baik tentang bagaimana NASA mengeksplorasi hal yang tidak  diketahui di langit dan ruang angkasa, menginspirasi melalui penemuan,  dan berinovasi untuk kepentingan kemanusiaan,&quot; ujar Marc.

Situs web nasa.gov dan science.nasa.gov yang diperbarui akan memiliki  mesin pencari umum dan navigasi yang terintegrasi. Untuk saat ini NASA  menayangkan konten video dan siaran peluncuran melalui kanal NASA TV.  Kanal tersebut menayangkan konten video baik di situs web NASA maupun  YouTube.

Kepala Bagian Informasi NASA, Jeff Seaton, mengatakan bahwa  memodernisasi situs web utama NASA dan memudahkan bagaimana publik  mengakses kontennya secara daring adalah langkah pertama untuk membuat  informasi NASA &quot;lebih mudah diakses, ditemukan, dan aman.

BACA JUGA:
Beredar Jasa Hack Akun MyBCA di Dark Web, Cuma Modal Nomor Rekening dan Nama Pemilik


</content:encoded></item></channel></rss>
