<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tahukah Kamu, Ular Masih Bisa Menggigit Meski Kepalanya Terpenggal Loh</title><description>Ular disebut masih mampu mengigit, meskipun kepalanya tidak lagi menempel di badannya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/29/56/2854077/tahukah-kamu-ular-masih-bisa-menggigit-meski-kepalanya-terpenggal-loh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/29/56/2854077/tahukah-kamu-ular-masih-bisa-menggigit-meski-kepalanya-terpenggal-loh"/><item><title>Tahukah Kamu, Ular Masih Bisa Menggigit Meski Kepalanya Terpenggal Loh</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/29/56/2854077/tahukah-kamu-ular-masih-bisa-menggigit-meski-kepalanya-terpenggal-loh</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/29/56/2854077/tahukah-kamu-ular-masih-bisa-menggigit-meski-kepalanya-terpenggal-loh</guid><pubDate>Sabtu 29 Juli 2023 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Kiki Oktaliani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/29/56/2854077/tahukah-kamu-ular-masih-bisa-menggigit-meski-kepalanya-terpenggal-loh-feWJA0gD2S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Gigitan Ular. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/29/56/2854077/tahukah-kamu-ular-masih-bisa-menggigit-meski-kepalanya-terpenggal-loh-feWJA0gD2S.jpg</image><title>Ilustrasi Gigitan Ular. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BEBERAPA hewan memang terbukti masih bisa hidup tanpa kepala. Bahkan, ada juga hewan yang kepalanya masih aktif meskipun sudah terpisah dari badannya.
Salah satu hewan tersebut adalah kepala ular, yang sudah terpenggal pun masih memiliki kemampuan untuk menggigit. Ular disebut masih mampu mengigit, meskipun kepalanya tidak lagi menempel di badan tersebut.

BACA JUGA:
Viral Penyelam Temukan Ikan Kiamat Raksasa Naik ke Permukaan, Pertanda Apa Lagi Ini?

Menurut seorang profesor biologi di University of Arkansas, Steven Beaupr&amp;eacute; mengatakan bahwa ular pada umumnya terkenal mempertahankan atau mengaktifkan refleksnya bahkan beberapa jam setelah hewan itu mati.
Ular dikenal sebagai salah satu hewan yang memiliki bisa beracun. Sebagian orang mungkin menganggap memenggal kepala ular bisa menyelamatkan dari gigitanya. Namun, tidak demikian.

BACA JUGA:
Beredar Jasa Hack Akun MyBCA di Dark Web, Cuma Modal Nomor Rekening dan Nama Pemilik

Refleks gigitan lebih kuat pada ular berbisa daripada beberapa karnivora lain. Tidak seperti harimau, yang membunuh mangsanya dengan menancapkan giginya ke dalam daging hewan dan bertahan disitu, ular hanya memberikan satu gigitan yang sangat cepat dan kemudian menjauh dari mangsanya.
Serangan tersebut dapat terjadi dalam waktu kurang dari satu detik. Sedangkan jenis ular derik dikenal dapat meracuni mangsanya dalam waktu kurang dari dua per sepuluh detikUlar yang kepalanya sudah terpenggal ini masih bisa mempertahankan  diri, karena adanya rasa terancam dan bahkan menyerang ancaman yang  dirasakannya.
Gerakan postmortem ini dipicu oleh ion, atau partikel bermuatan  listrik, yang tetap berada di sel saraf ular selama beberapa jam setelah  mati. Ketika saraf ular yang baru mati distimulasi, saluran di saraf  akan terbuka, dan memungkinkan ion untuk melewatinya.
Hal inilah menciptakan impuls listrik yang memungkinkan otot melakukan tindakan refleksif, seperti gigitan.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android
</description><content:encoded>BEBERAPA hewan memang terbukti masih bisa hidup tanpa kepala. Bahkan, ada juga hewan yang kepalanya masih aktif meskipun sudah terpisah dari badannya.
Salah satu hewan tersebut adalah kepala ular, yang sudah terpenggal pun masih memiliki kemampuan untuk menggigit. Ular disebut masih mampu mengigit, meskipun kepalanya tidak lagi menempel di badan tersebut.

BACA JUGA:
Viral Penyelam Temukan Ikan Kiamat Raksasa Naik ke Permukaan, Pertanda Apa Lagi Ini?

Menurut seorang profesor biologi di University of Arkansas, Steven Beaupr&amp;eacute; mengatakan bahwa ular pada umumnya terkenal mempertahankan atau mengaktifkan refleksnya bahkan beberapa jam setelah hewan itu mati.
Ular dikenal sebagai salah satu hewan yang memiliki bisa beracun. Sebagian orang mungkin menganggap memenggal kepala ular bisa menyelamatkan dari gigitanya. Namun, tidak demikian.

BACA JUGA:
Beredar Jasa Hack Akun MyBCA di Dark Web, Cuma Modal Nomor Rekening dan Nama Pemilik

Refleks gigitan lebih kuat pada ular berbisa daripada beberapa karnivora lain. Tidak seperti harimau, yang membunuh mangsanya dengan menancapkan giginya ke dalam daging hewan dan bertahan disitu, ular hanya memberikan satu gigitan yang sangat cepat dan kemudian menjauh dari mangsanya.
Serangan tersebut dapat terjadi dalam waktu kurang dari satu detik. Sedangkan jenis ular derik dikenal dapat meracuni mangsanya dalam waktu kurang dari dua per sepuluh detikUlar yang kepalanya sudah terpenggal ini masih bisa mempertahankan  diri, karena adanya rasa terancam dan bahkan menyerang ancaman yang  dirasakannya.
Gerakan postmortem ini dipicu oleh ion, atau partikel bermuatan  listrik, yang tetap berada di sel saraf ular selama beberapa jam setelah  mati. Ketika saraf ular yang baru mati distimulasi, saluran di saraf  akan terbuka, dan memungkinkan ion untuk melewatinya.
Hal inilah menciptakan impuls listrik yang memungkinkan otot melakukan tindakan refleksif, seperti gigitan.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android
</content:encoded></item></channel></rss>
