<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Semburan Relativistik Lubang Hitam yang Langka Berhasil Tertangkap Teleskop Raksasa</title><description>Lubang hitam yang diberi nama GRS 1915+105 tersebut diamati oleh Tim Penelitian Internasional.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/28/54/2853881/semburan-relativistik-lubang-hitam-yang-langka-berhasil-tertangkap-teleskop-raksasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/28/54/2853881/semburan-relativistik-lubang-hitam-yang-langka-berhasil-tertangkap-teleskop-raksasa"/><item><title>Semburan Relativistik Lubang Hitam yang Langka Berhasil Tertangkap Teleskop Raksasa</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/28/54/2853881/semburan-relativistik-lubang-hitam-yang-langka-berhasil-tertangkap-teleskop-raksasa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/28/54/2853881/semburan-relativistik-lubang-hitam-yang-langka-berhasil-tertangkap-teleskop-raksasa</guid><pubDate>Jum'at 28 Juli 2023 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/28/54/2853881/semburan-relativistik-lubang-hitam-yang-langka-berhasil-tertangkap-teleskop-raksasa-75UiLVVpPU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Black Hole. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/28/54/2853881/semburan-relativistik-lubang-hitam-yang-langka-berhasil-tertangkap-teleskop-raksasa-75UiLVVpPU.jpg</image><title>Ilustrasi Black Hole. (Foto: Freepik)</title></images><description>TELESKOP Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik China, berhasil menangkap semburan relativistik lubang hitam. Lubang hitam yang diberi nama GRS 1915+105 tersebut diamati oleh Tim Penelitian Internasional.

Seperti dipublikasikan dalam jurnal Nature, lubang hitam tersebut telah menunjukkan aktivitas sinar-X yang persisten dalam 30 tahun terakhir, dengan osilasi kuasi-periodik pada gelombang sinar-X tersebut.

BACA JUGA:
Viral Penyelam Temukan Ikan Kiamat Raksasa Naik ke Permukaan, Pertanda Apa Lagi Ini?


Dalam beberapa tahun terakhir, yakni 2020 hingga 2022, tim peneliti dari Departemen Astronomi Universitas Wuhan, Observatorium Astronomi Nasional (National Astronomical Observatories) di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences), dan beberapa institusi lainnya memang terus mengamati semburan tersebut.

Menurut penelitian itu, semburan relativistik yang kuat merupakan salah satu karakteristik lubang hitam yang mengalami akresi, dan GRS 1915+105 merupakan lubang hitam biner sinar-X terkenal yang berputar cepat dengan semburan relativistik, yang disebut sebagai &quot;microquasar&quot;, seperti ditunjukkan oleh gerakan superluminal emisi radionya.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android


FAST merupakan teleskop radio dengan piringan tunggal terbesar di dunia. Teleskop ini biasa digunakan untuk mengamati perubahan cahaya spektrum radio yang kontinu dan polarisasi GRS 1915+105.

Dengan tingginya pengambilan sampel dan sensitivitas FAST, tim peneliti itu berhasil mendeteksi dua peristiwa osilasi periodik transien sekitar 0,2 detik masing-masing pada Januari 2021 dan Juni 2022.Osilasi periodik transien itu tetap tidak stabil dan tidak dapat  terdeteksi pada sebagian besar waktu. Oleh karena itu, ini dinamai  osilasi kuasi-periodik.

Ini pertama kalinya osilasi kuasi-periodik radio subdetik frekuensi  rendah pada microquasar berhasil teramati di dunia, yang juga secara  langsung mengaitkan fenomena itu dengan semburan relativistik.

Ini merupakan hal yang sangat penting secara ilmiah dalam mengungkap  asal dan proses dinamis semburan radio relativistik dari benda antariksa  yang sangat padat dan akan membuka jalan baru untuk pengamatan radio  dan penelitian teoretis lubang hitam.

BACA JUGA:
Beredar Jasa Hack Akun MyBCA di Dark Web, Cuma Modal Nomor Rekening dan Nama Pemilik


</description><content:encoded>TELESKOP Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik China, berhasil menangkap semburan relativistik lubang hitam. Lubang hitam yang diberi nama GRS 1915+105 tersebut diamati oleh Tim Penelitian Internasional.

Seperti dipublikasikan dalam jurnal Nature, lubang hitam tersebut telah menunjukkan aktivitas sinar-X yang persisten dalam 30 tahun terakhir, dengan osilasi kuasi-periodik pada gelombang sinar-X tersebut.

BACA JUGA:
Viral Penyelam Temukan Ikan Kiamat Raksasa Naik ke Permukaan, Pertanda Apa Lagi Ini?


Dalam beberapa tahun terakhir, yakni 2020 hingga 2022, tim peneliti dari Departemen Astronomi Universitas Wuhan, Observatorium Astronomi Nasional (National Astronomical Observatories) di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences), dan beberapa institusi lainnya memang terus mengamati semburan tersebut.

Menurut penelitian itu, semburan relativistik yang kuat merupakan salah satu karakteristik lubang hitam yang mengalami akresi, dan GRS 1915+105 merupakan lubang hitam biner sinar-X terkenal yang berputar cepat dengan semburan relativistik, yang disebut sebagai &quot;microquasar&quot;, seperti ditunjukkan oleh gerakan superluminal emisi radionya.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android


FAST merupakan teleskop radio dengan piringan tunggal terbesar di dunia. Teleskop ini biasa digunakan untuk mengamati perubahan cahaya spektrum radio yang kontinu dan polarisasi GRS 1915+105.

Dengan tingginya pengambilan sampel dan sensitivitas FAST, tim peneliti itu berhasil mendeteksi dua peristiwa osilasi periodik transien sekitar 0,2 detik masing-masing pada Januari 2021 dan Juni 2022.Osilasi periodik transien itu tetap tidak stabil dan tidak dapat  terdeteksi pada sebagian besar waktu. Oleh karena itu, ini dinamai  osilasi kuasi-periodik.

Ini pertama kalinya osilasi kuasi-periodik radio subdetik frekuensi  rendah pada microquasar berhasil teramati di dunia, yang juga secara  langsung mengaitkan fenomena itu dengan semburan relativistik.

Ini merupakan hal yang sangat penting secara ilmiah dalam mengungkap  asal dan proses dinamis semburan radio relativistik dari benda antariksa  yang sangat padat dan akan membuka jalan baru untuk pengamatan radio  dan penelitian teoretis lubang hitam.

BACA JUGA:
Beredar Jasa Hack Akun MyBCA di Dark Web, Cuma Modal Nomor Rekening dan Nama Pemilik


</content:encoded></item></channel></rss>
