<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UNESCO Ingin Usulkan Larangan Siswa Bawa Handphone ke Sekolah</title><description>Mereka beralasan penggunaan smartphone secara berlebihan justru akan merusak anak.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/27/54/2853246/unesco-ingin-usulkan-larangan-siswa-bawa-handphone-ke-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/27/54/2853246/unesco-ingin-usulkan-larangan-siswa-bawa-handphone-ke-sekolah"/><item><title>UNESCO Ingin Usulkan Larangan Siswa Bawa Handphone ke Sekolah</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/27/54/2853246/unesco-ingin-usulkan-larangan-siswa-bawa-handphone-ke-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/27/54/2853246/unesco-ingin-usulkan-larangan-siswa-bawa-handphone-ke-sekolah</guid><pubDate>Jum'at 28 Juli 2023 08:09 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/27/54/2853246/unesco-ingin-usulkan-larangan-siswa-bawa-handphone-ke-sekolah-bPHV59GgkD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penggunaan Gadget pada Anak. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/27/54/2853246/unesco-ingin-usulkan-larangan-siswa-bawa-handphone-ke-sekolah-bPHV59GgkD.jpg</image><title>Penggunaan Gadget pada Anak. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>PENGGUNAAN smartphone di lingkungan sekolah memang dapat menggangu siswa selama proses pembelajaran. Apalagi, ditambah dengan banyaknya media sosial yang membuat banyak siswa teralihkan.

Oleh karena itu, UNESCO pun ingin menyerukan larangan penggunaan smartphone di lingkungan sekolah secara global. Sebagaimana dihimpun dari Techradar, UNESCO menyerukan kepada pemerintah di seluruh dunia untuk mengatur penggunaannya. Mereka beralasan penggunaan smartphone secara berlebihan justru akan merusak anak.

BACA JUGA:
Beredar Jasa Hack Akun MyBCA di Dark Web, Cuma Modal Nomor Rekening dan Nama Pemilik


&amp;ldquo;Revolusi digital memiliki potensi yang tak terukur tetapi, seperti peringatan yang telah disuarakan tentang bagaimana hal itu harus diatur dalam masyarakat, perhatian yang sama harus diberikan pada cara penggunaannya dalam pendidikan,&quot; kata Audrey Azoulay, Direktur Jenderal UNESCO.

&quot;Menggunaannya harus untuk meningkatkan pengalaman belajar dan untuk kesejahteraan siswa dan guru, bukan untuk merugikan mereka. Jaga kebutuhan siswa terlebih dahulu dan dukung guru. Koneksi online bukanlah pengganti interaksi manusia,&quot; lanjutnya.

BACA JUGA:
Viral The Simpsons Prediksi Twitter Berganti Jadi X, Ternyata Ini Faktanya


UNESCO pada dasarnya menuduh kebanyakan negara tidak mengutamakan pelajar, dan melakukan sangat sedikit upaya untuk mengatur aspek penting dari masyarakat. Dikatakan hanya kurang dari seperempat negara yang sudah mengaturnya.

UNESCO menyebut mengajari anak-anak cara menggunakan teknologi secara bertanggung jawab juga harus menjadi bagian dari pengalaman belajar mereka. Anak-anak wajib bersikap bijak dalam penggunaan smartphone.&amp;ldquo;Kita perlu mengajari anak-anak untuk hidup dengan dan tanpa  teknologi; untuk mengambil apa yang mereka butuhkan dari banyaknya  informasi dan mengabaikan apa yang tidak perlu,&quot; kata Manos Antoninins,  Direktur Laporan.

Untuk diketahui, penggunaan smartphone yang berlebihan di antara  populasi yang lebih muda adalah masalah yang jauh lebih luas, dengan  beberapa peneliti mengklaim rentang perhatian anak-anak menjadi menurun.

Banyak yang menjadi tidak stabil secara emosional, dan jika dibiarkan  tanpa smartphone untuk waktu yang lama, beberapa anak bahkan ada yang  berpikir untuk bunuh diri.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android


</description><content:encoded>PENGGUNAAN smartphone di lingkungan sekolah memang dapat menggangu siswa selama proses pembelajaran. Apalagi, ditambah dengan banyaknya media sosial yang membuat banyak siswa teralihkan.

Oleh karena itu, UNESCO pun ingin menyerukan larangan penggunaan smartphone di lingkungan sekolah secara global. Sebagaimana dihimpun dari Techradar, UNESCO menyerukan kepada pemerintah di seluruh dunia untuk mengatur penggunaannya. Mereka beralasan penggunaan smartphone secara berlebihan justru akan merusak anak.

BACA JUGA:
Beredar Jasa Hack Akun MyBCA di Dark Web, Cuma Modal Nomor Rekening dan Nama Pemilik


&amp;ldquo;Revolusi digital memiliki potensi yang tak terukur tetapi, seperti peringatan yang telah disuarakan tentang bagaimana hal itu harus diatur dalam masyarakat, perhatian yang sama harus diberikan pada cara penggunaannya dalam pendidikan,&quot; kata Audrey Azoulay, Direktur Jenderal UNESCO.

&quot;Menggunaannya harus untuk meningkatkan pengalaman belajar dan untuk kesejahteraan siswa dan guru, bukan untuk merugikan mereka. Jaga kebutuhan siswa terlebih dahulu dan dukung guru. Koneksi online bukanlah pengganti interaksi manusia,&quot; lanjutnya.

BACA JUGA:
Viral The Simpsons Prediksi Twitter Berganti Jadi X, Ternyata Ini Faktanya


UNESCO pada dasarnya menuduh kebanyakan negara tidak mengutamakan pelajar, dan melakukan sangat sedikit upaya untuk mengatur aspek penting dari masyarakat. Dikatakan hanya kurang dari seperempat negara yang sudah mengaturnya.

UNESCO menyebut mengajari anak-anak cara menggunakan teknologi secara bertanggung jawab juga harus menjadi bagian dari pengalaman belajar mereka. Anak-anak wajib bersikap bijak dalam penggunaan smartphone.&amp;ldquo;Kita perlu mengajari anak-anak untuk hidup dengan dan tanpa  teknologi; untuk mengambil apa yang mereka butuhkan dari banyaknya  informasi dan mengabaikan apa yang tidak perlu,&quot; kata Manos Antoninins,  Direktur Laporan.

Untuk diketahui, penggunaan smartphone yang berlebihan di antara  populasi yang lebih muda adalah masalah yang jauh lebih luas, dengan  beberapa peneliti mengklaim rentang perhatian anak-anak menjadi menurun.

Banyak yang menjadi tidak stabil secara emosional, dan jika dibiarkan  tanpa smartphone untuk waktu yang lama, beberapa anak bahkan ada yang  berpikir untuk bunuh diri.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android


</content:encoded></item></channel></rss>
