<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Jepang Kembangkan AI Bareng Microsoft, Bakal Digunakan untuk Jawab Pertanyaan DPR</title><description></description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/27/54/2853044/pemerintah-jepang-kembangkan-ai-bareng-microsoft-bakal-digunakan-untuk-jawab-pertanyaan-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/27/54/2853044/pemerintah-jepang-kembangkan-ai-bareng-microsoft-bakal-digunakan-untuk-jawab-pertanyaan-dpr"/><item><title>Pemerintah Jepang Kembangkan AI Bareng Microsoft, Bakal Digunakan untuk Jawab Pertanyaan DPR</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/27/54/2853044/pemerintah-jepang-kembangkan-ai-bareng-microsoft-bakal-digunakan-untuk-jawab-pertanyaan-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/27/54/2853044/pemerintah-jepang-kembangkan-ai-bareng-microsoft-bakal-digunakan-untuk-jawab-pertanyaan-dpr</guid><pubDate>Kamis 27 Juli 2023 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/27/54/2853044/pemerintah-jepang-kembangkan-ai-bareng-microsoft-bakal-digunakan-untuk-jawab-pertanyaan-dpr-FoucP7huhb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AI. (Foto: Freepi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/27/54/2853044/pemerintah-jepang-kembangkan-ai-bareng-microsoft-bakal-digunakan-untuk-jawab-pertanyaan-dpr-FoucP7huhb.jpg</image><title>AI. (Foto: Freepi)</title></images><description>KECERDASAN buatan (Artificial Intelligence/AI) memang dikembangkan untuk membantu manusia dalam kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, AI bukan hanya dikembangkan oleh perusahaan saja tapi juga oleh negara.

Belakangan, Pemerintah Jepang bekerja sama dengan Microsoft guna mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif. AI ini akan dibuat untuk kebutuhan pekerjaan administrasi dan analisis termasuk menyusun rancangan tanggapan untuk pertanyaan dari parlemen.

BACA JUGA:
Viral The Simpsons Prediksi Twitter Berganti Jadi X, Ternyata Ini Faktanya


Agar dapat menangani informasi rahasia, Microsoft telah memasang perangkat dengan kekuatan pemrosesan tinggi yang akan digunakan untuk AI generatif pada pusat data berlokasi di Tokyo dan Osaka. Teknologi AI tersebut menjadi yang pertama kali diterapkan di Asia.

Seperti dilansir Antara dari laporan Nikkei, anggota Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang akan bertemu dengan perwakilan Microsoft untuk menyelesaikan kesepakatan transfer teknologi tersebut. Sejauh ini raksasa teknologi dari Amerika itu baru memberikan teknologi AI, yang dikembangkan bersama OpenAI, kepada negara di Eropa.

BACA JUGA:
Beredar Jasa Hack Akun MyBCA di Dark Web, Cuma Modal Nomor Rekening dan Nama Pemilik


Badan Digital Jepang awalnya berencana untuk menggelontorkan dana sebesar lebih dari USD2 juta (Rp30 miliar) untuk mendapatkan akses teknologi AI selama satu tahun yang juga tersedia untuk lembaga kementerian lain.

Teknologi AI itu oleh Pemerintah Jepang akan dimanfaatkan untuk menyiapkan notula, memberikan tanggapan terhadap pertanyaan parlemen, mendukung analisis statistik pemerintah, hingga mempermudah pekerjaan karyawan pemerintah.Menurut pihak pemerintah Jepang, teknologi AI yang akan diadopsi itu  harus mempelajari banyak informasi administratif sebelum dapat  digunakan. Menurutnya, proses pemindahan data ke pusat data di luar  negeri dapat menimbulkan masalah keamanan.

Kehadiran pusat data domestik dapat memudahkan perusahaan Jepang yang  menangani informasi rahasia, seperti lembaga keuangan, untuk mengadopsi  layanan AI. Microsoft akan mengajak perusahaan untuk menggunakan  layanan AI dari basisnya di Jepang.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android


Pada April lalu LDP mengatakan bahwa penggunaan AI generatif &quot;dapat  membawa manfaat sosial yang tak terukur dari perspektif peningkatan  kualitas dan efisiensi layanan administrasi.&quot;

Berbagai instansi pemerintahan di Jepang seperti Kementerian Ekonomi,  Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Industri sedang  mempertimbangkan untuk mengadopsi teknologi AI.
</description><content:encoded>KECERDASAN buatan (Artificial Intelligence/AI) memang dikembangkan untuk membantu manusia dalam kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, AI bukan hanya dikembangkan oleh perusahaan saja tapi juga oleh negara.

Belakangan, Pemerintah Jepang bekerja sama dengan Microsoft guna mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif. AI ini akan dibuat untuk kebutuhan pekerjaan administrasi dan analisis termasuk menyusun rancangan tanggapan untuk pertanyaan dari parlemen.

BACA JUGA:
Viral The Simpsons Prediksi Twitter Berganti Jadi X, Ternyata Ini Faktanya


Agar dapat menangani informasi rahasia, Microsoft telah memasang perangkat dengan kekuatan pemrosesan tinggi yang akan digunakan untuk AI generatif pada pusat data berlokasi di Tokyo dan Osaka. Teknologi AI tersebut menjadi yang pertama kali diterapkan di Asia.

Seperti dilansir Antara dari laporan Nikkei, anggota Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang akan bertemu dengan perwakilan Microsoft untuk menyelesaikan kesepakatan transfer teknologi tersebut. Sejauh ini raksasa teknologi dari Amerika itu baru memberikan teknologi AI, yang dikembangkan bersama OpenAI, kepada negara di Eropa.

BACA JUGA:
Beredar Jasa Hack Akun MyBCA di Dark Web, Cuma Modal Nomor Rekening dan Nama Pemilik


Badan Digital Jepang awalnya berencana untuk menggelontorkan dana sebesar lebih dari USD2 juta (Rp30 miliar) untuk mendapatkan akses teknologi AI selama satu tahun yang juga tersedia untuk lembaga kementerian lain.

Teknologi AI itu oleh Pemerintah Jepang akan dimanfaatkan untuk menyiapkan notula, memberikan tanggapan terhadap pertanyaan parlemen, mendukung analisis statistik pemerintah, hingga mempermudah pekerjaan karyawan pemerintah.Menurut pihak pemerintah Jepang, teknologi AI yang akan diadopsi itu  harus mempelajari banyak informasi administratif sebelum dapat  digunakan. Menurutnya, proses pemindahan data ke pusat data di luar  negeri dapat menimbulkan masalah keamanan.

Kehadiran pusat data domestik dapat memudahkan perusahaan Jepang yang  menangani informasi rahasia, seperti lembaga keuangan, untuk mengadopsi  layanan AI. Microsoft akan mengajak perusahaan untuk menggunakan  layanan AI dari basisnya di Jepang.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android


Pada April lalu LDP mengatakan bahwa penggunaan AI generatif &quot;dapat  membawa manfaat sosial yang tak terukur dari perspektif peningkatan  kualitas dan efisiensi layanan administrasi.&quot;

Berbagai instansi pemerintahan di Jepang seperti Kementerian Ekonomi,  Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Industri sedang  mempertimbangkan untuk mengadopsi teknologi AI.
</content:encoded></item></channel></rss>
