<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ilmuwan Temukan Planet Baru yang Bentuknya Mirip Gulali, Warnanya Pink Juga?</title><description>Permen kapas rasanya manis dan berwarna merah muda biasanya dijajakan di sekolah-sekolah dasar.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/26/56/2852648/ilmuwan-temukan-planet-baru-yang-bentuknya-mirip-gulali-warnanya-pink-juga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/26/56/2852648/ilmuwan-temukan-planet-baru-yang-bentuknya-mirip-gulali-warnanya-pink-juga"/><item><title>Ilmuwan Temukan Planet Baru yang Bentuknya Mirip Gulali, Warnanya Pink Juga?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/26/56/2852648/ilmuwan-temukan-planet-baru-yang-bentuknya-mirip-gulali-warnanya-pink-juga</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/26/56/2852648/ilmuwan-temukan-planet-baru-yang-bentuknya-mirip-gulali-warnanya-pink-juga</guid><pubDate>Kamis 27 Juli 2023 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/26/56/2852648/ilmuwan-temukan-planet-baru-yang-bentuknya-mirip-gulali-warnanya-pink-juga-ckSlv47ITQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penggambaran Ilustrasi Planet Permen oleh NASA. (Foto: NASA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/26/56/2852648/ilmuwan-temukan-planet-baru-yang-bentuknya-mirip-gulali-warnanya-pink-juga-ckSlv47ITQ.jpg</image><title>Penggambaran Ilustrasi Planet Permen oleh NASA. (Foto: NASA)</title></images><description>LUAR angkasa memiliki banyak benda-benda dengan bentuk yang aneh. Ada yang memiliki cincin seperti Saturnus. Ada juga yang bentuknya seperti bujur sangkar tak beraturan seperti planet bernama WASP-103b.

Namun baru-baru ini ada planet yang bentuknya bisa dikatakan sebagai yang paling aneh. Planet yang dinamakan WASP-193b itu memiliki tampilan seperti gulali atau permen kapas.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android


Ya, permen kapas yang rasanya manis dan berwarna merah muda yang biasanya dijajakan di sekolah-sekolah dasar di Tanah Air. Disebutkan Science Alert, lokasi WASP-193b berada di 1.232 tahun cahaya dari Bumi.

Di lihat dari luar, planet tersebut memang terlihat bulat seperti pada planet lainnya. Namun bulatan itu berupa gulungan lapisan-lapisan tipis. Jadi WASP-193b terlihat benar-benar sangat ringan dan  empuk. Mirip-mirip dengan permen gulali yang memang sangat ringan dan empuk jika dipegang.

BACA JUGA:
Meta Resmi Jual Centang Biru Instagram dan Facebook Seharga Rp100 Ribu


Khalid Barkaoui, astronom dari University of Leige, Belgia mengatakan keberadaan planet unik seperti WASP-193b memiliki fungsi tersendiri. Planet tersebut memang tidak popular dibanding planet-planet lain.

Hanya saja keunikan yang dimiliki planet tersebut dapat membantu manusia lebih memahami evolusi planet. &quot;Pengamatan terhadap WASP-193b dengan teleskop luar angkasa James Webb akan mampu mengungkap lebih banyak informasi sifat atmosfer dan massa planet,&quot; tulis Khlaid Barkoui dalam laporan berjudul &quot;WASP-193b: An Extremely Low-density Super-Neptune&quot;.Disebutkan Science Alert fenomena planet seperti gulali seperti  WASP-193b sangat langka. Jadi masih terlalu awal untuk mengetahui  mengapa WASP-193b memiliki bentuk yang sangat berbeda dengan  planet-planet lainnya.

Science Alert menduga kondisi WASP-193b yang berupa gulali terjadi  karena adanya relasi atmosfer, usia planet, panas, dan kondisi angin.   Panas dan angin dari bintang dapat melucuti atmosfer yang begitu tipis  dengan cukup cepat.

Terutama jika atmosfer tersebut didominasi oleh hidrogen dan helium.  &quot;Selain itu ada ada beberapa mekanisme panas internal yang  menggembungkan atmosfer WASP-193b,&quot; sebut Science Alert.

BACA JUGA:
Cara Kerja Semprotan Penghilang Sakit yang Kerap Dipakai Pemain Sepakbola


</description><content:encoded>LUAR angkasa memiliki banyak benda-benda dengan bentuk yang aneh. Ada yang memiliki cincin seperti Saturnus. Ada juga yang bentuknya seperti bujur sangkar tak beraturan seperti planet bernama WASP-103b.

Namun baru-baru ini ada planet yang bentuknya bisa dikatakan sebagai yang paling aneh. Planet yang dinamakan WASP-193b itu memiliki tampilan seperti gulali atau permen kapas.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android


Ya, permen kapas yang rasanya manis dan berwarna merah muda yang biasanya dijajakan di sekolah-sekolah dasar di Tanah Air. Disebutkan Science Alert, lokasi WASP-193b berada di 1.232 tahun cahaya dari Bumi.

Di lihat dari luar, planet tersebut memang terlihat bulat seperti pada planet lainnya. Namun bulatan itu berupa gulungan lapisan-lapisan tipis. Jadi WASP-193b terlihat benar-benar sangat ringan dan  empuk. Mirip-mirip dengan permen gulali yang memang sangat ringan dan empuk jika dipegang.

BACA JUGA:
Meta Resmi Jual Centang Biru Instagram dan Facebook Seharga Rp100 Ribu


Khalid Barkaoui, astronom dari University of Leige, Belgia mengatakan keberadaan planet unik seperti WASP-193b memiliki fungsi tersendiri. Planet tersebut memang tidak popular dibanding planet-planet lain.

Hanya saja keunikan yang dimiliki planet tersebut dapat membantu manusia lebih memahami evolusi planet. &quot;Pengamatan terhadap WASP-193b dengan teleskop luar angkasa James Webb akan mampu mengungkap lebih banyak informasi sifat atmosfer dan massa planet,&quot; tulis Khlaid Barkoui dalam laporan berjudul &quot;WASP-193b: An Extremely Low-density Super-Neptune&quot;.Disebutkan Science Alert fenomena planet seperti gulali seperti  WASP-193b sangat langka. Jadi masih terlalu awal untuk mengetahui  mengapa WASP-193b memiliki bentuk yang sangat berbeda dengan  planet-planet lainnya.

Science Alert menduga kondisi WASP-193b yang berupa gulali terjadi  karena adanya relasi atmosfer, usia planet, panas, dan kondisi angin.   Panas dan angin dari bintang dapat melucuti atmosfer yang begitu tipis  dengan cukup cepat.

Terutama jika atmosfer tersebut didominasi oleh hidrogen dan helium.  &quot;Selain itu ada ada beberapa mekanisme panas internal yang  menggembungkan atmosfer WASP-193b,&quot; sebut Science Alert.

BACA JUGA:
Cara Kerja Semprotan Penghilang Sakit yang Kerap Dipakai Pemain Sepakbola


</content:encoded></item></channel></rss>
