<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Starlink Sudah Hadir di Malaysia, Indonesia Kapan?</title><description>Starlink diketahui mulai beroperasi di kedua negara tersebut per Juli 2023 ini.
&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/26/54/2852302/starlink-sudah-hadir-di-malaysia-indonesia-kapan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/26/54/2852302/starlink-sudah-hadir-di-malaysia-indonesia-kapan"/><item><title>Starlink Sudah Hadir di Malaysia, Indonesia Kapan?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/26/54/2852302/starlink-sudah-hadir-di-malaysia-indonesia-kapan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/26/54/2852302/starlink-sudah-hadir-di-malaysia-indonesia-kapan</guid><pubDate>Rabu 26 Juli 2023 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/26/54/2852302/starlink-sudah-hadir-di-malaysia-indonesia-kapan-vnpRL6tSRw.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Satelit Starlink. (Foto: SpaceX)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/26/54/2852302/starlink-sudah-hadir-di-malaysia-indonesia-kapan-vnpRL6tSRw.jpeg</image><title>Satelit Starlink. (Foto: SpaceX)</title></images><description>GUNA menyediakan akses di wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur di daratan, Indonesia memang akan memanfaatkan layanan internet Starlink. Starlink merupakan satelit Low Earth Orbit (LEO) milik perusahaan pengusaha Elon Musk.&amp;nbsp;
Bahkan untuk menerbangkan satelit Satria-1, Indonesia meminjam jasa Starlink. Tapi, ternyata Elon Musk tersebut belum tertarik untuk membuat fasilitas di Indonesia.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android

Elon Musk pun lebih memilih Malaysia sebagai lokasi favorit baru mereka. Setelah Tesla, kini giliran perusahaan internet berbasis satelit milik Elon Musk, Starlink, hadir di Malaysia.
Hal itu diketahui berdasarkan cuitan Starlink di akun Twitter resmi milik mereka. Dalam cuitan itu mereka mengunggah foto menara kembar Petronas dengan sebuah antena Starlink yang ada di bagian bawah menara.
&quot;Starlink sekarang sudah tersedia di Malaysia. Jadi negara ke-60 di seluruh dunia yang telah memiliki layanan konektivitas internet kecepatan tinggi,&quot; tulis Starlink.

BACA JUGA:
Cara Kerja Semprotan Penghilang Sakit yang Kerap Dipakai Pemain Sepakbola

Berdasarkan peta sebaran Starlink yang ada di situs resmi mereka diketahui hanya ada dua negara di Asia Tenggara yang sudah memiliki Starlink yakni Filipina dan Malaysia. Starlink diketahui mulai beroperasi di kedua negara tersebut per Juli 2023 ini.
Starlink menawarkan Internet up to 100Mbps (megabits per second) dengan harga RM220 atau sekira Rp725 ribu.Melalui peta yang sama juga diketahui layanan Starlink di Indonesia baru akan tersedia pada 2024. Hanya saja keberadaan Starlink di Malaysia justru memberikan kesan yang khusus. Pasalnya perusahaan mobil listrik milik Elon Musk, Tesla, juga sudah ada di negeri jiran itu.
Starlink memang akan menyediakan akses internet di wilayah Indonesia. Nantinya, meraka akan bekerja sama dengan Telkomsat -anak perusahaan Telkom- yang menjadi mitra Starlink di Indonesia.

BACA JUGA:
Meta Resmi Jual Centang Biru Instagram dan Facebook Seharga Rp100 Ribu

Starlink merupakan layanan internet berbasis satelit. Namun berbeda dengan layanan internet satelit tradisional, Starlink menjanjikan kecepatan internet dengan berkecepatan tinggi, bukan hanya di perkotaan, bahkan di sudut-sudut paling terpencil di seluruh penjuru dunia.
Tentu hal ini akan menjadi solusi bagi penduduk di wilayah yang selama ini susah mendapatkan akses internet yang stabil.</description><content:encoded>GUNA menyediakan akses di wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur di daratan, Indonesia memang akan memanfaatkan layanan internet Starlink. Starlink merupakan satelit Low Earth Orbit (LEO) milik perusahaan pengusaha Elon Musk.&amp;nbsp;
Bahkan untuk menerbangkan satelit Satria-1, Indonesia meminjam jasa Starlink. Tapi, ternyata Elon Musk tersebut belum tertarik untuk membuat fasilitas di Indonesia.

BACA JUGA:
Cara Mudah Install Yandex Browser Jepang di Android

Elon Musk pun lebih memilih Malaysia sebagai lokasi favorit baru mereka. Setelah Tesla, kini giliran perusahaan internet berbasis satelit milik Elon Musk, Starlink, hadir di Malaysia.
Hal itu diketahui berdasarkan cuitan Starlink di akun Twitter resmi milik mereka. Dalam cuitan itu mereka mengunggah foto menara kembar Petronas dengan sebuah antena Starlink yang ada di bagian bawah menara.
&quot;Starlink sekarang sudah tersedia di Malaysia. Jadi negara ke-60 di seluruh dunia yang telah memiliki layanan konektivitas internet kecepatan tinggi,&quot; tulis Starlink.

BACA JUGA:
Cara Kerja Semprotan Penghilang Sakit yang Kerap Dipakai Pemain Sepakbola

Berdasarkan peta sebaran Starlink yang ada di situs resmi mereka diketahui hanya ada dua negara di Asia Tenggara yang sudah memiliki Starlink yakni Filipina dan Malaysia. Starlink diketahui mulai beroperasi di kedua negara tersebut per Juli 2023 ini.
Starlink menawarkan Internet up to 100Mbps (megabits per second) dengan harga RM220 atau sekira Rp725 ribu.Melalui peta yang sama juga diketahui layanan Starlink di Indonesia baru akan tersedia pada 2024. Hanya saja keberadaan Starlink di Malaysia justru memberikan kesan yang khusus. Pasalnya perusahaan mobil listrik milik Elon Musk, Tesla, juga sudah ada di negeri jiran itu.
Starlink memang akan menyediakan akses internet di wilayah Indonesia. Nantinya, meraka akan bekerja sama dengan Telkomsat -anak perusahaan Telkom- yang menjadi mitra Starlink di Indonesia.

BACA JUGA:
Meta Resmi Jual Centang Biru Instagram dan Facebook Seharga Rp100 Ribu

Starlink merupakan layanan internet berbasis satelit. Namun berbeda dengan layanan internet satelit tradisional, Starlink menjanjikan kecepatan internet dengan berkecepatan tinggi, bukan hanya di perkotaan, bahkan di sudut-sudut paling terpencil di seluruh penjuru dunia.
Tentu hal ini akan menjadi solusi bagi penduduk di wilayah yang selama ini susah mendapatkan akses internet yang stabil.</content:encoded></item></channel></rss>
