<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Kerja Semprotan Penghilang Sakit yang Kerap Dipakai Pemain Sepakbola</title><description>Lantas bagaimana anestesi semprot bisa mengurangi rasa sakit akibat cedera? Bagaimana ia bekerja?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/23/54/2850962/cara-kerja-semprotan-penghilang-sakit-yang-kerap-dipakai-pemain-sepakbola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/23/54/2850962/cara-kerja-semprotan-penghilang-sakit-yang-kerap-dipakai-pemain-sepakbola"/><item><title>Cara Kerja Semprotan Penghilang Sakit yang Kerap Dipakai Pemain Sepakbola</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/23/54/2850962/cara-kerja-semprotan-penghilang-sakit-yang-kerap-dipakai-pemain-sepakbola</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/23/54/2850962/cara-kerja-semprotan-penghilang-sakit-yang-kerap-dipakai-pemain-sepakbola</guid><pubDate>Senin 24 Juli 2023 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/23/54/2850962/cara-kerja-semprotan-penghilang-sakit-yang-kerap-dipakai-pemain-sepakbola-y0Tn9Bc2Kl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Spray Penghilang Rasa Sakit. (Foto: Slate)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/23/54/2850962/cara-kerja-semprotan-penghilang-sakit-yang-kerap-dipakai-pemain-sepakbola-y0Tn9Bc2Kl.jpg</image><title>Spray Penghilang Rasa Sakit. (Foto: Slate)</title></images><description>BAGI kalian yang menonton pertandingan sepak bola mungkin pernah melihat kejadian pemain cedera di tengah-tengah permainan. Kalau sudah begini, biasanya tim medis akan masuk dan memberikan anestesi semprot.

Anestesi ini disemprotkan pada bagian tubuh yang mengalami cedera. Anestesi semprot diberikan kepada pemain bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri akibat cedera yang baru saja diderita.

BACA JUGA:
Senjata Kimia Pemusnah Massal Terakhir di Bumi Akhirnya Dimusnahkan, Ternyata Dimiliki Amerika


Lantas bagaimana anestesi semprot bisa mengurangi rasa sakit akibat cedera? Bagaimana ia bekerja? Nah untuk menemukan jawabannya, simak penjelasan berikut, sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber.

Perlu diketahui bahwa anestesi semprot yang paling terkenal dan paling sering digunakan adalah ethyl chloride atau chloroethane. Ini adalah suatu refrigerant anesthesia yang jika mengenai kulit akan memberikan sensasi dingin.

BACA JUGA:
Awas! Beredar Phishing Link Nonton Film Oppenheimer 


Anestesi semprot menguap sangat cepat dari kulit setelah disemprotkan, menyebabkan suhu kulit turun hingga -4 derajat Fahrenheit (-20 derajat Celcius). Penurunan suhu kulit ini lah yang mengurangi kepekaan kulit terhadap rasa sakit.

Meski demikian, anestesi semprot hanya mampu memberikan anestesi lokal dalam jangka pendek saja. Semprotan ethyl chloride selama 10 detik ke kulit bakal menghasilkan anestesi lokal selama kurang lebih 30 detik.Anestesi semprot sendiri bukanlah sesuatu yang baru di dunia medis.  Keberadaannya sudah disebut-sebut dalam literatur medis sejak tahun  1800-an. Pada 1897, ethyl chloride sudah digunakan sebagai anestesi umum  di negara Jerman.

Karena sifatnya yang mudah menguap, anestesi semprot mudah terhisap  oleh hidung. Dan ini menjadi alasan mengapa penggunaannya harus  diperhatikan lantaran bisa menyebabkan keracunan dengan gejala termasuk  euforia, pusing, dan mengantuk.

Menghirup uap anestesi juga dapat menyebabkan masalah jantung,  termasuk irama jantung yang tidak teratur. Masalah yang lebih parah bisa  menyebabkan henti jantung, dan kematian.

BACA JUGA:
Bos Instagram Akui Android Lebih Baik dari iPhone


</description><content:encoded>BAGI kalian yang menonton pertandingan sepak bola mungkin pernah melihat kejadian pemain cedera di tengah-tengah permainan. Kalau sudah begini, biasanya tim medis akan masuk dan memberikan anestesi semprot.

Anestesi ini disemprotkan pada bagian tubuh yang mengalami cedera. Anestesi semprot diberikan kepada pemain bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri akibat cedera yang baru saja diderita.

BACA JUGA:
Senjata Kimia Pemusnah Massal Terakhir di Bumi Akhirnya Dimusnahkan, Ternyata Dimiliki Amerika


Lantas bagaimana anestesi semprot bisa mengurangi rasa sakit akibat cedera? Bagaimana ia bekerja? Nah untuk menemukan jawabannya, simak penjelasan berikut, sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber.

Perlu diketahui bahwa anestesi semprot yang paling terkenal dan paling sering digunakan adalah ethyl chloride atau chloroethane. Ini adalah suatu refrigerant anesthesia yang jika mengenai kulit akan memberikan sensasi dingin.

BACA JUGA:
Awas! Beredar Phishing Link Nonton Film Oppenheimer 


Anestesi semprot menguap sangat cepat dari kulit setelah disemprotkan, menyebabkan suhu kulit turun hingga -4 derajat Fahrenheit (-20 derajat Celcius). Penurunan suhu kulit ini lah yang mengurangi kepekaan kulit terhadap rasa sakit.

Meski demikian, anestesi semprot hanya mampu memberikan anestesi lokal dalam jangka pendek saja. Semprotan ethyl chloride selama 10 detik ke kulit bakal menghasilkan anestesi lokal selama kurang lebih 30 detik.Anestesi semprot sendiri bukanlah sesuatu yang baru di dunia medis.  Keberadaannya sudah disebut-sebut dalam literatur medis sejak tahun  1800-an. Pada 1897, ethyl chloride sudah digunakan sebagai anestesi umum  di negara Jerman.

Karena sifatnya yang mudah menguap, anestesi semprot mudah terhisap  oleh hidung. Dan ini menjadi alasan mengapa penggunaannya harus  diperhatikan lantaran bisa menyebabkan keracunan dengan gejala termasuk  euforia, pusing, dan mengantuk.

Menghirup uap anestesi juga dapat menyebabkan masalah jantung,  termasuk irama jantung yang tidak teratur. Masalah yang lebih parah bisa  menyebabkan henti jantung, dan kematian.

BACA JUGA:
Bos Instagram Akui Android Lebih Baik dari iPhone


</content:encoded></item></channel></rss>
