<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hyundai Hadirkan Mobil Listrik MPV, Gunakan Basis Stargazer?</title><description>Hyundai&amp;nbsp;membenarkan adanya upaya yang dilakukan prinsipal untuk menghadirkan mobil listrik di segmen MPV.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/21/52/2849920/hyundai-hadirkan-mobil-listrik-mpv-gunakan-basis-stargazer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/21/52/2849920/hyundai-hadirkan-mobil-listrik-mpv-gunakan-basis-stargazer"/><item><title>Hyundai Hadirkan Mobil Listrik MPV, Gunakan Basis Stargazer?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/21/52/2849920/hyundai-hadirkan-mobil-listrik-mpv-gunakan-basis-stargazer</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/21/52/2849920/hyundai-hadirkan-mobil-listrik-mpv-gunakan-basis-stargazer</guid><pubDate>Jum'at 21 Juli 2023 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/21/52/2849920/hyundai-hadirkan-mobil-listrik-mpv-gunakan-basis-stargazer-lqxS7RUxoQ.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Hyundai hadirkan mobil listrik MPV (Foto: Ilustrasi Hyundai Stargazer/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/21/52/2849920/hyundai-hadirkan-mobil-listrik-mpv-gunakan-basis-stargazer-lqxS7RUxoQ.JPG</image><title>Hyundai hadirkan mobil listrik MPV (Foto: Ilustrasi Hyundai Stargazer/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNi85LzE2ODEzNy81L3g4bWswM3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA &amp;ndash; PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) membenarkan adanya upaya yang dilakukan prinsipal untuk menghadirkan mobil listrik di segmen MPV. Pasalnya, segmen tersebut memiliki pasar yang cukup besar, khususnya di Asia, termasuk Indonesia.
Hyundai menegaskan Indonesia merupakan pasar terpenting bagi mereka dalam segmen elektrifikasi. Itu bisa terlihat dari kesuksesan Hyundai Ioniq 5 sebagai lini mobil listrik mereka yang dirakit dan tersukses di Tanah Air.
Kendati begitu, produsen mobil asal Korea Selatan itu masih melakukan penelitian pada setiap pasar di seluruh dunia. Ini diperlukan untuk meluncurkan sebuah kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di negara tersebut.


BACA JUGA:
Mengenal Konsep Smart City Revolusioner dari Hyundai Motor Group




Astrid Ariani Wijana selaku Head of Marketing HMID menyampaikan bahwa rencana tersebut masih dalam proses pembahasan. Sampai saat ini, ia menegaskan HMID belum mendapatkan informasi apa pun mengenai hal tersebut.
&amp;ldquo;Saat ini belum ditentukan bentuk persisnya seperti apa, begitu juga dengan body tipe yang akan meluncur untuk mobil itu bagaimana. Jadi, anything still possible. Kami masih studi untuk mendapatkan informasi soal apa yang diinginkan konsumen,&amp;rdquo; kata Astrid saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Astrid juga memastikan kendaraan yang akan dijual di Indonesia harus sesuai dengan karakter konsumennya. Itu menjadi alasan mengapa studi yang dilakukan memakan waktu yang cukup lama.
&amp;ldquo;Tentunya, kami melihat juga berbagai potensi maupun permintaan dan juga feedback dari konsumen,&amp;rdquo; ujarnya.
Seperti diketahui, saat ini Hyundai memiliki Stargazer pada segmen MPV yang terbukti sesuai dengan karakter konsumen di Indonesia. Selain itu, mereka juga memiliki Staria yang merupakan MPV premium, yang ditujukan untuk kalangan atas.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hyundai N, Divisi Khusus Usung Performa Tinggi


Astrid memastikan Hyundai kini hadir dengan sebagian besar fokusnya ada pada pasar mobil listrik. Tetapi, saat ini ada banyak produsen yang bermain di segmen tersebut, sehingga perlu pertimbangan matang dalam meluncurkan suatu produk.

&amp;ldquo;Jadi begini, maksudku, kalau kita bicara elektrifikasi pasti banyak sekali yang mau bermain di area itu. Ya, untuk Hyundai sendiri kami sudah punya produk yang memang didedikasikan untuk (segmen) elektrik,&amp;rdquo; tegasnya.

Sekadar informasi, saat ini Hyundai hanya menyediakan Ioniq 5 sebagai pilihan mobil listrik di Indonesia. Namun, mereka juga memiliki Hyundai Kona yang berstatus CBU sebagai pilihan konsumen di Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNi85LzE2ODEzNy81L3g4bWswM3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA &amp;ndash; PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) membenarkan adanya upaya yang dilakukan prinsipal untuk menghadirkan mobil listrik di segmen MPV. Pasalnya, segmen tersebut memiliki pasar yang cukup besar, khususnya di Asia, termasuk Indonesia.
Hyundai menegaskan Indonesia merupakan pasar terpenting bagi mereka dalam segmen elektrifikasi. Itu bisa terlihat dari kesuksesan Hyundai Ioniq 5 sebagai lini mobil listrik mereka yang dirakit dan tersukses di Tanah Air.
Kendati begitu, produsen mobil asal Korea Selatan itu masih melakukan penelitian pada setiap pasar di seluruh dunia. Ini diperlukan untuk meluncurkan sebuah kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di negara tersebut.


BACA JUGA:
Mengenal Konsep Smart City Revolusioner dari Hyundai Motor Group




Astrid Ariani Wijana selaku Head of Marketing HMID menyampaikan bahwa rencana tersebut masih dalam proses pembahasan. Sampai saat ini, ia menegaskan HMID belum mendapatkan informasi apa pun mengenai hal tersebut.
&amp;ldquo;Saat ini belum ditentukan bentuk persisnya seperti apa, begitu juga dengan body tipe yang akan meluncur untuk mobil itu bagaimana. Jadi, anything still possible. Kami masih studi untuk mendapatkan informasi soal apa yang diinginkan konsumen,&amp;rdquo; kata Astrid saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Astrid juga memastikan kendaraan yang akan dijual di Indonesia harus sesuai dengan karakter konsumennya. Itu menjadi alasan mengapa studi yang dilakukan memakan waktu yang cukup lama.
&amp;ldquo;Tentunya, kami melihat juga berbagai potensi maupun permintaan dan juga feedback dari konsumen,&amp;rdquo; ujarnya.
Seperti diketahui, saat ini Hyundai memiliki Stargazer pada segmen MPV yang terbukti sesuai dengan karakter konsumen di Indonesia. Selain itu, mereka juga memiliki Staria yang merupakan MPV premium, yang ditujukan untuk kalangan atas.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hyundai N, Divisi Khusus Usung Performa Tinggi


Astrid memastikan Hyundai kini hadir dengan sebagian besar fokusnya ada pada pasar mobil listrik. Tetapi, saat ini ada banyak produsen yang bermain di segmen tersebut, sehingga perlu pertimbangan matang dalam meluncurkan suatu produk.

&amp;ldquo;Jadi begini, maksudku, kalau kita bicara elektrifikasi pasti banyak sekali yang mau bermain di area itu. Ya, untuk Hyundai sendiri kami sudah punya produk yang memang didedikasikan untuk (segmen) elektrik,&amp;rdquo; tegasnya.

Sekadar informasi, saat ini Hyundai hanya menyediakan Ioniq 5 sebagai pilihan mobil listrik di Indonesia. Namun, mereka juga memiliki Hyundai Kona yang berstatus CBU sebagai pilihan konsumen di Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
