<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Hewan Ini Diam-Diam Hidup di Tubuh Manusia</title><description>Lantas apa saja hewan yang hidup di tubuh manusia?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/16/56/2847152/10-hewan-ini-diam-diam-hidup-di-tubuh-manusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/16/56/2847152/10-hewan-ini-diam-diam-hidup-di-tubuh-manusia"/><item><title>10 Hewan Ini Diam-Diam Hidup di Tubuh Manusia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/16/56/2847152/10-hewan-ini-diam-diam-hidup-di-tubuh-manusia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/16/56/2847152/10-hewan-ini-diam-diam-hidup-di-tubuh-manusia</guid><pubDate>Senin 17 Juli 2023 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/16/56/2847152/10-hewan-ini-diam-diam-hidup-di-tubuh-manusia-nUNqOYNGim.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hewan yang Ada di Tubuh Manusia. (Foto: Webmd)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/16/56/2847152/10-hewan-ini-diam-diam-hidup-di-tubuh-manusia-nUNqOYNGim.jpg</image><title>Hewan yang Ada di Tubuh Manusia. (Foto: Webmd)</title></images><description>SADAR atau tidak, tubuh manusia bisa menjadi tempat hidup bagi sejumlah hewan. Mereka bisa bersarang pada bagian tubuh tertentu, baik di luar maupun organ dalam.

Kebanyakan hewan yang hinggap di tubuh manisa berukuran kecil dan sering dianggap sepele. Padahal, jika dibiarkan bisa berdampak buruk karena kebanyakan adalah hewan parasit.

Lantas apa saja hewan yang hidup di tubuh manusia? Berikut informasinya dikutip dari WebMD.

BACA JUGA:
Tak Cuma Manusia, Burung Juga Bisa Bercerai Loh Gara-Gara Pergaulan Bebas


Kutu kepala

Hewan sejenis serangga ini bisa hidup di rambut dan mengisap darah dari kulit kepala. Meski tidak berbahaya, kutu bisa memberikan rasa kurang nyaman karena gatal di kepala.

Cacing tambang

Cacing tambang bisa masuk ke kulit menusia saat seseorang berjalan tanpa alas kaki di atas kotoran. Ketika masuk ke tubuh, mereka akan hinggap di usus. Cacing tambang tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya seiring waktu.

BACA JUGA:
Deretan Genre Game yang Paling Disukai oleh Game Z


Cacing pita


Parasit ini terdapat pada daging sapi, babi, atau ikan yang terinfeksi. Cacing pita mampu hidup sepanjang 9 meter di dalam tubuh manusia dan menyebabkan diare, kram, dan penurunan berat badan. Pengobatan dini secara medis perlu dilakukan sebelum efeknya bertambah parah.Tungau wajah


Hewan dengan bentuk mirip laba-laba berkaki delapan ini hidup di  sekitar wajah manusia untuk memakan sel-sel kulit mati dan sedikit  minyaknya. Tungau ini hampir tidak dapat dilihat dengan mata telanjang  karena ukurannya cuma sepertiga milimeter dan tembus pandang.

Kudis

Sejenis tungau gatal hidup di tubuh manusia. Dia menggunakan delapan  kakinya untuk mengorek ke lapisan atas kulit bagian selangkangan,  ketiak, di antara jari tangan atau kaki, atau di bawah ikat pinggang.  Efeknya bisa muncul ruam gatal pada kulit.

BACA JUGA:
Antimainstream Apple Tak Mau Buat Ponsel Layar Lipat, Pilih Patenkan Layar Gulung


Bakteri pusar

Disadari atau tidak, pusar manusia punya kelenjar yang menghasilkan  keringat. Tempat inilah yang menarik beberapa bakteri untuk hinggap di  sekitar lipatan pusar. Mereka tidak memberikan kesakitan, melainkan  melawan kuman yang lebih berbahaya.

Mikrobioma usus

Triliunan mikrobioma ini punya ukuran mikroskopis dan banyak hidup di  usus manusia. Mereka bisa hadir menjadi mikrobioma yang sehat atau  kurang sehat. Untuk menghindari dampak buruknya bisa dilakukan dengan  memanipulasi diet, antibiotik, atau transplantasi tinja dengan  pengawasan dokter.
Makhluk penghuni mulut

Pada mulut manusia terdapat keseimbangan antara bakteri, virus, dan  jamur. Ketika keseimbangan itu hilang, maka muncul masalah seperti gigi  berlubang atau luka. Makhluk hidup ini bisa hilang karena kebersihan  mulut yang tidak dijaga, mulut kering, atau pengaruh diabetes dan  kekebalan tubuh lemah.

Bakteri Lactobacilli

Bakteri ini hidup di dalam vagina. Mereka dianggap sebagai garis  pertahanan untuk melawan mikroba lain penyebab keputihan berbau dan  gatal. Bakteri ini sebenarnya meningkatkan kesehatan vagina karena mampu  menjaga kadar asam dengan tepat.

Mikrobioma ketiak

Terdapat mikrobioma di bagian ketiak manusia yang menyebabkan bau tak  sedap. Campuran itu didominasi oleh bakteri yang disebut staph. Untuk  menghilangkannya, cukup gunakan antiperspirant.
</description><content:encoded>SADAR atau tidak, tubuh manusia bisa menjadi tempat hidup bagi sejumlah hewan. Mereka bisa bersarang pada bagian tubuh tertentu, baik di luar maupun organ dalam.

Kebanyakan hewan yang hinggap di tubuh manisa berukuran kecil dan sering dianggap sepele. Padahal, jika dibiarkan bisa berdampak buruk karena kebanyakan adalah hewan parasit.

Lantas apa saja hewan yang hidup di tubuh manusia? Berikut informasinya dikutip dari WebMD.

BACA JUGA:
Tak Cuma Manusia, Burung Juga Bisa Bercerai Loh Gara-Gara Pergaulan Bebas


Kutu kepala

Hewan sejenis serangga ini bisa hidup di rambut dan mengisap darah dari kulit kepala. Meski tidak berbahaya, kutu bisa memberikan rasa kurang nyaman karena gatal di kepala.

Cacing tambang

Cacing tambang bisa masuk ke kulit menusia saat seseorang berjalan tanpa alas kaki di atas kotoran. Ketika masuk ke tubuh, mereka akan hinggap di usus. Cacing tambang tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya seiring waktu.

BACA JUGA:
Deretan Genre Game yang Paling Disukai oleh Game Z


Cacing pita


Parasit ini terdapat pada daging sapi, babi, atau ikan yang terinfeksi. Cacing pita mampu hidup sepanjang 9 meter di dalam tubuh manusia dan menyebabkan diare, kram, dan penurunan berat badan. Pengobatan dini secara medis perlu dilakukan sebelum efeknya bertambah parah.Tungau wajah


Hewan dengan bentuk mirip laba-laba berkaki delapan ini hidup di  sekitar wajah manusia untuk memakan sel-sel kulit mati dan sedikit  minyaknya. Tungau ini hampir tidak dapat dilihat dengan mata telanjang  karena ukurannya cuma sepertiga milimeter dan tembus pandang.

Kudis

Sejenis tungau gatal hidup di tubuh manusia. Dia menggunakan delapan  kakinya untuk mengorek ke lapisan atas kulit bagian selangkangan,  ketiak, di antara jari tangan atau kaki, atau di bawah ikat pinggang.  Efeknya bisa muncul ruam gatal pada kulit.

BACA JUGA:
Antimainstream Apple Tak Mau Buat Ponsel Layar Lipat, Pilih Patenkan Layar Gulung


Bakteri pusar

Disadari atau tidak, pusar manusia punya kelenjar yang menghasilkan  keringat. Tempat inilah yang menarik beberapa bakteri untuk hinggap di  sekitar lipatan pusar. Mereka tidak memberikan kesakitan, melainkan  melawan kuman yang lebih berbahaya.

Mikrobioma usus

Triliunan mikrobioma ini punya ukuran mikroskopis dan banyak hidup di  usus manusia. Mereka bisa hadir menjadi mikrobioma yang sehat atau  kurang sehat. Untuk menghindari dampak buruknya bisa dilakukan dengan  memanipulasi diet, antibiotik, atau transplantasi tinja dengan  pengawasan dokter.
Makhluk penghuni mulut

Pada mulut manusia terdapat keseimbangan antara bakteri, virus, dan  jamur. Ketika keseimbangan itu hilang, maka muncul masalah seperti gigi  berlubang atau luka. Makhluk hidup ini bisa hilang karena kebersihan  mulut yang tidak dijaga, mulut kering, atau pengaruh diabetes dan  kekebalan tubuh lemah.

Bakteri Lactobacilli

Bakteri ini hidup di dalam vagina. Mereka dianggap sebagai garis  pertahanan untuk melawan mikroba lain penyebab keputihan berbau dan  gatal. Bakteri ini sebenarnya meningkatkan kesehatan vagina karena mampu  menjaga kadar asam dengan tepat.

Mikrobioma ketiak

Terdapat mikrobioma di bagian ketiak manusia yang menyebabkan bau tak  sedap. Campuran itu didominasi oleh bakteri yang disebut staph. Untuk  menghilangkannya, cukup gunakan antiperspirant.
</content:encoded></item></channel></rss>
