<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fitur Baru nan Canggih Milik Google Bard, Bisa dalam 40 Bahasa</title><description>Fitur ini tersedia untuk 40 Bahasa yang telah ada di Bard.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/14/54/2846328/6-fitur-baru-nan-canggih-milik-google-bard-bisa-dalam-40-bahasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/14/54/2846328/6-fitur-baru-nan-canggih-milik-google-bard-bisa-dalam-40-bahasa"/><item><title>6 Fitur Baru nan Canggih Milik Google Bard, Bisa dalam 40 Bahasa</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/14/54/2846328/6-fitur-baru-nan-canggih-milik-google-bard-bisa-dalam-40-bahasa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/14/54/2846328/6-fitur-baru-nan-canggih-milik-google-bard-bisa-dalam-40-bahasa</guid><pubDate>Jum'at 14 Juli 2023 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/14/54/2846328/6-fitur-baru-nan-canggih-milik-google-bard-bisa-dalam-40-bahasa-618c5LrrMN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Google Bard. (Foto: Google)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/14/54/2846328/6-fitur-baru-nan-canggih-milik-google-bard-bisa-dalam-40-bahasa-618c5LrrMN.jpg</image><title>Google Bard. (Foto: Google)</title></images><description>RAKSASA teknologi Google memang terus mengembangkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mereka Bard. Google Bard menjadi AI yang digunakan dengan mengadopsi sistem chatbot.

Tapi, berbeda dengan chatbot terkenal ChatGPT, Bard memiliki sederet keunggulan tersendiri. Salah satunya adalah Bard bisa berbicara dalam 40 bahasa.

VP of Engineering Google Amarnag Subramanya mengatakan, selain menyediakan 40 bahasa baru dan melakukan ekspansi ke lebih 50 negara, Google juga membawa beragam fitur baru di teknologi AI generatif mereka yaitu Bard. Paling tidak, ada enam fitur baru di Bard.

Mulai dari pemanfaatan gambar yang terhubung dengan Google Lens hingga membagikan hasil eksplorasi dari Bard kepada relasi, berikut secara umum ulasan singkat mengenai keenam fitur tersebut.

BACA JUGA:
Dapat Durian Runtuh, Pria Ini Temukan 700 Koin Langka Zaman Perang Saudara


Gunakan gambar dalam permintaan
Amar menjelaskan fitur ini memungkinkan penggunanya untuk mengunggah sebuah foto atau gambar ke fitur Bard untuk kemudian nantinya anda bisa mendapatkan informasi terkait dengan gambar tersebut.

Pengguna juga bisa meminta bantuan Bard untuk menciptakan deskripsi dari sebuah gambar lewat analisisnya yang telah terhubung dengan kecanggihan Google Lens.

&quot;Dengan analisis dari Google Lens membantu Bard memahami gambar yang diberikan, nantinya kecerdasan buatan akan membantu anda mendapatkan yang anda butuhkan. Misalnya anda sedang melihat objek yang menarik dan ingin mempelajarinya, atau anda ingin mencari ide dari sebuah visual. Fitur ini tentunya akan sangat membantu anda,&quot; kata Amar.

Fitur menggunakan gambar dalam permintaan pengguna ini baru tersedia untuk Bard dengan permintaan Bahasa Inggris namun Google mengupayakan fitur ini akan diperluas ke bahasa lainnya.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


Menyimpan dan memberi nama percakapan
Fitur selanjutnya yang baru di Bard ialah fitur menyimpan percakapan dan memberikan nama baru untuk percakapan itu. Hadirnya fitur ini berguna bagi pengguna yang ingin mengulas percakapan sebelumnya dengan Bard, terutama bagi anda yang pelupa fitur ini akan sangat membantu.

Banyak masukkan dari pengguna yang meminta fitur ini sehingga nantinya pengguna bisa lebih nyaman melihat ulang perjalanannya dengan kecerdasan buatan generatif ini. Menariknya fitur ini tersedia untuk 40 Bahasa yang telah ada di Bard.

Mengekspor kode ke lebih banyak tempat
Tidak hanya untuk kolaborasi praktikal, Bard juga hadir untuk membantu pengguna khususnya programmer lebih mudah mengerjakan tugas kode-nya. Fitur baru ini memungkinkan pengguna untuk mengekspor kode Phyton ke Replit selain ke Google Colab. Fitur ini juga bisa digunakan dengan 40 bahasa yang tersedia di Bard.Bagikan respon kepada relasi
Sebelumnya percakapan dengan Bard hanya bisa dialami oleh satu  pengguna, namun kita dengan fitur bagikan respon kepada teman dan relasi  tentunya pengguna bisa membagikan seluruh percakapannya itu. Hanya  dengan link yang mudah dibagikan, secara mudah anda bisa membagikan ide  dan kreasi kepada orang lain. Fitur ini pun tersedia dalam lebih dari 40  bahasa.

Mendengarkan respons
Fitur mendengarkan respons ini sebenarnya masuk ke dalam pembaruan.  Sebelumnya Bard hanya bisa merespon melalui teks, namun kini Bard bisa  menyediakan respon audio yang dapat didengar oleh pengguna.

BACA JUGA:
Deretan Kode Rahasia Meteran Listrik PLN yang Kamu Wajib Tahu, Cuma untuk Versi Token Ya


Fitur ini sangat membantu jika pengguna ingin mendengar pengucapan  yang benar dari sebuah kata. Secara mudah anda cukup memasukkan perintah  dan memilih ikon audio untuk mendengarkan jawaban Bard. Fitur ini juga  tersedia dalam lebih dari 40 bahasa.

Punya berbagai macam kalimat
Pengguna sekarang bisa meminta lima gaya bahasa yang berbeda untuk  Bard merespon permintaan anda. Bisa dalam bentuk kalimat sederhana,  kalimat singkat, kalimat untuk profesional, kalimat deskripsi panjang,  hingga kalimat kasual.

Respon ini secara otomatis bisa disiapkan Bard dan dengan mudah  membantu pengguna untuk memenuhi kebutuhannya. Meski begitu fitur ini  baru tersedia dalam Bahasa Inggris dan akan hadir dalam bahasa lainnya  dalam waktu dekat.
</description><content:encoded>RAKSASA teknologi Google memang terus mengembangkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mereka Bard. Google Bard menjadi AI yang digunakan dengan mengadopsi sistem chatbot.

Tapi, berbeda dengan chatbot terkenal ChatGPT, Bard memiliki sederet keunggulan tersendiri. Salah satunya adalah Bard bisa berbicara dalam 40 bahasa.

VP of Engineering Google Amarnag Subramanya mengatakan, selain menyediakan 40 bahasa baru dan melakukan ekspansi ke lebih 50 negara, Google juga membawa beragam fitur baru di teknologi AI generatif mereka yaitu Bard. Paling tidak, ada enam fitur baru di Bard.

Mulai dari pemanfaatan gambar yang terhubung dengan Google Lens hingga membagikan hasil eksplorasi dari Bard kepada relasi, berikut secara umum ulasan singkat mengenai keenam fitur tersebut.

BACA JUGA:
Dapat Durian Runtuh, Pria Ini Temukan 700 Koin Langka Zaman Perang Saudara


Gunakan gambar dalam permintaan
Amar menjelaskan fitur ini memungkinkan penggunanya untuk mengunggah sebuah foto atau gambar ke fitur Bard untuk kemudian nantinya anda bisa mendapatkan informasi terkait dengan gambar tersebut.

Pengguna juga bisa meminta bantuan Bard untuk menciptakan deskripsi dari sebuah gambar lewat analisisnya yang telah terhubung dengan kecanggihan Google Lens.

&quot;Dengan analisis dari Google Lens membantu Bard memahami gambar yang diberikan, nantinya kecerdasan buatan akan membantu anda mendapatkan yang anda butuhkan. Misalnya anda sedang melihat objek yang menarik dan ingin mempelajarinya, atau anda ingin mencari ide dari sebuah visual. Fitur ini tentunya akan sangat membantu anda,&quot; kata Amar.

Fitur menggunakan gambar dalam permintaan pengguna ini baru tersedia untuk Bard dengan permintaan Bahasa Inggris namun Google mengupayakan fitur ini akan diperluas ke bahasa lainnya.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


Menyimpan dan memberi nama percakapan
Fitur selanjutnya yang baru di Bard ialah fitur menyimpan percakapan dan memberikan nama baru untuk percakapan itu. Hadirnya fitur ini berguna bagi pengguna yang ingin mengulas percakapan sebelumnya dengan Bard, terutama bagi anda yang pelupa fitur ini akan sangat membantu.

Banyak masukkan dari pengguna yang meminta fitur ini sehingga nantinya pengguna bisa lebih nyaman melihat ulang perjalanannya dengan kecerdasan buatan generatif ini. Menariknya fitur ini tersedia untuk 40 Bahasa yang telah ada di Bard.

Mengekspor kode ke lebih banyak tempat
Tidak hanya untuk kolaborasi praktikal, Bard juga hadir untuk membantu pengguna khususnya programmer lebih mudah mengerjakan tugas kode-nya. Fitur baru ini memungkinkan pengguna untuk mengekspor kode Phyton ke Replit selain ke Google Colab. Fitur ini juga bisa digunakan dengan 40 bahasa yang tersedia di Bard.Bagikan respon kepada relasi
Sebelumnya percakapan dengan Bard hanya bisa dialami oleh satu  pengguna, namun kita dengan fitur bagikan respon kepada teman dan relasi  tentunya pengguna bisa membagikan seluruh percakapannya itu. Hanya  dengan link yang mudah dibagikan, secara mudah anda bisa membagikan ide  dan kreasi kepada orang lain. Fitur ini pun tersedia dalam lebih dari 40  bahasa.

Mendengarkan respons
Fitur mendengarkan respons ini sebenarnya masuk ke dalam pembaruan.  Sebelumnya Bard hanya bisa merespon melalui teks, namun kini Bard bisa  menyediakan respon audio yang dapat didengar oleh pengguna.

BACA JUGA:
Deretan Kode Rahasia Meteran Listrik PLN yang Kamu Wajib Tahu, Cuma untuk Versi Token Ya


Fitur ini sangat membantu jika pengguna ingin mendengar pengucapan  yang benar dari sebuah kata. Secara mudah anda cukup memasukkan perintah  dan memilih ikon audio untuk mendengarkan jawaban Bard. Fitur ini juga  tersedia dalam lebih dari 40 bahasa.

Punya berbagai macam kalimat
Pengguna sekarang bisa meminta lima gaya bahasa yang berbeda untuk  Bard merespon permintaan anda. Bisa dalam bentuk kalimat sederhana,  kalimat singkat, kalimat untuk profesional, kalimat deskripsi panjang,  hingga kalimat kasual.

Respon ini secara otomatis bisa disiapkan Bard dan dengan mudah  membantu pengguna untuk memenuhi kebutuhannya. Meski begitu fitur ini  baru tersedia dalam Bahasa Inggris dan akan hadir dalam bahasa lainnya  dalam waktu dekat.
</content:encoded></item></channel></rss>
