<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Threads Tak Bisa Di-download di Eropa?</title><description>Permintaan izin akses data pengguna semacam inilah yang dilarang oleh pemerintah UE.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/13/54/2846033/kenapa-threads-tak-bisa-di-download-di-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/13/54/2846033/kenapa-threads-tak-bisa-di-download-di-eropa"/><item><title>Kenapa Threads Tak Bisa Di-download di Eropa?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/13/54/2846033/kenapa-threads-tak-bisa-di-download-di-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/13/54/2846033/kenapa-threads-tak-bisa-di-download-di-eropa</guid><pubDate>Kamis 13 Juli 2023 21:22 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/13/54/2846033/kenapa-threads-tak-bisa-di-download-di-eropa-qAF30qgyUq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aplikasi Threads. (Foto: Thestar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/13/54/2846033/kenapa-threads-tak-bisa-di-download-di-eropa-qAF30qgyUq.jpg</image><title>Aplikasi Threads. (Foto: Thestar)</title></images><description>SAAT ini Threads tidak bisa di-download di Eropa, lantaran regulasi ketat yang diterapkan Uni Eropa. Sumber meta telah mengindikasikan regulasi adalah alasan penundaan di Uni Eropa, dengan kekhawatiran yang muncul tentang apakah aplikasi tersebut akan mematuhi aturan privasi data UE yang ketat.

Pasalnya, jumlah informasi pribadi yang dapat dikumpulkan Thread dari smartphone kita memang sangat banyak. Permintaan izin akses data pengguna semacam inilah yang dilarang oleh pemerintah UE.

Apalagi, Meta sempat didenda oleh Uni Eropa sekitar 377 juta euro atau sekira Rp6,4 triliun pada awal 2023 lalu. Denda tersebut diterapkan lantaran mereka membuat layanan periklanan di WhatsApp.

BACA JUGA:
Viral Logo Threads Terinspirasi dari Telinga Homer Simpson


Sebab layanan tersebut menggunakan data dari Facebook atau Instagram. Perusahaan diduga tidak memiliki dasar hukum yang valid sesuai General Data Protection Regulation (GPDR) atau Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Eropa untuk menjalankan layanan iklan sana.

Total ada 14 data privasi yang bisa terkoneksi dengan Threads. Kondisi itu memang membuat beberapa pengguna Threads khawatir. Mereka merasa pengoneksian data privasi yang dilakukan Threads terlalu berlebihan.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


Berikut ini daftar semua izin yang diminta Threads pada ponsel
- Health &amp;amp; Fitness
- Financial Info
- Contact Info
- User Content
- Browsing History
- Usage Data
- Diagnostics
- Purchases
- Location
- Contacts
- Search History
- Identifiers
- Sensitive Info
- Other DataPengumpulan data ini memang menjadi sorotan dari berbagai pihak,  salah satunya adalah pendiri Twitter dan Bluesky, Jack Dorsey. Pemilik  baru Twitter, Elon Musk bahkan ikut ambil bagian mengkritik kebijakan  yang dianggap merugikan pengguna Threads.

&quot;Seluruh isi di Threads Anda adalah milik kami,&quot; tulis Jack Dorsey di akun Twitter resmi miliknya.

Dalam cuitan itu Jack Dorsey memberikan alamat husus yang berisian  informasi mengenai pengaturan aplikasi terkait data privasi. Jika dibuka  maka alamat tersebut akan membuka papan informasi mengenai data apa  saja yang bisa terkoneksi dengan aplikasi Threads.

BACA JUGA:
Deretan Kode Rahasia Meteran Listrik PLN yang Kamu Wajib Tahu, Cuma untuk Versi Token Ya


</description><content:encoded>SAAT ini Threads tidak bisa di-download di Eropa, lantaran regulasi ketat yang diterapkan Uni Eropa. Sumber meta telah mengindikasikan regulasi adalah alasan penundaan di Uni Eropa, dengan kekhawatiran yang muncul tentang apakah aplikasi tersebut akan mematuhi aturan privasi data UE yang ketat.

Pasalnya, jumlah informasi pribadi yang dapat dikumpulkan Thread dari smartphone kita memang sangat banyak. Permintaan izin akses data pengguna semacam inilah yang dilarang oleh pemerintah UE.

Apalagi, Meta sempat didenda oleh Uni Eropa sekitar 377 juta euro atau sekira Rp6,4 triliun pada awal 2023 lalu. Denda tersebut diterapkan lantaran mereka membuat layanan periklanan di WhatsApp.

BACA JUGA:
Viral Logo Threads Terinspirasi dari Telinga Homer Simpson


Sebab layanan tersebut menggunakan data dari Facebook atau Instagram. Perusahaan diduga tidak memiliki dasar hukum yang valid sesuai General Data Protection Regulation (GPDR) atau Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Eropa untuk menjalankan layanan iklan sana.

Total ada 14 data privasi yang bisa terkoneksi dengan Threads. Kondisi itu memang membuat beberapa pengguna Threads khawatir. Mereka merasa pengoneksian data privasi yang dilakukan Threads terlalu berlebihan.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


Berikut ini daftar semua izin yang diminta Threads pada ponsel
- Health &amp;amp; Fitness
- Financial Info
- Contact Info
- User Content
- Browsing History
- Usage Data
- Diagnostics
- Purchases
- Location
- Contacts
- Search History
- Identifiers
- Sensitive Info
- Other DataPengumpulan data ini memang menjadi sorotan dari berbagai pihak,  salah satunya adalah pendiri Twitter dan Bluesky, Jack Dorsey. Pemilik  baru Twitter, Elon Musk bahkan ikut ambil bagian mengkritik kebijakan  yang dianggap merugikan pengguna Threads.

&quot;Seluruh isi di Threads Anda adalah milik kami,&quot; tulis Jack Dorsey di akun Twitter resmi miliknya.

Dalam cuitan itu Jack Dorsey memberikan alamat husus yang berisian  informasi mengenai pengaturan aplikasi terkait data privasi. Jika dibuka  maka alamat tersebut akan membuka papan informasi mengenai data apa  saja yang bisa terkoneksi dengan aplikasi Threads.

BACA JUGA:
Deretan Kode Rahasia Meteran Listrik PLN yang Kamu Wajib Tahu, Cuma untuk Versi Token Ya


</content:encoded></item></channel></rss>
