<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4.000 Satelit Starlink Milik Elon Musk Ternyata Pancarkan Radiasi Berbahaya</title><description>Parahnya jumlah satelit Starlink hingga kini sudah mencapai 4.000 lebih.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/13/54/2845992/4-000-satelit-starlink-milik-elon-musk-ternyata-pancarkan-radiasi-berbahaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/13/54/2845992/4-000-satelit-starlink-milik-elon-musk-ternyata-pancarkan-radiasi-berbahaya"/><item><title>4.000 Satelit Starlink Milik Elon Musk Ternyata Pancarkan Radiasi Berbahaya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/13/54/2845992/4-000-satelit-starlink-milik-elon-musk-ternyata-pancarkan-radiasi-berbahaya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/13/54/2845992/4-000-satelit-starlink-milik-elon-musk-ternyata-pancarkan-radiasi-berbahaya</guid><pubDate>Kamis 13 Juli 2023 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/13/54/2845992/4-000-satelit-starlink-milik-elon-musk-ternyata-pancarkan-radiasi-berbahaya-7v54lKnBUO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi 4.000 Satelit. (Foto: International Astronomical Union)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/13/54/2845992/4-000-satelit-starlink-milik-elon-musk-ternyata-pancarkan-radiasi-berbahaya-7v54lKnBUO.jpg</image><title>Ilustrasi 4.000 Satelit. (Foto: International Astronomical Union)</title></images><description>KONSTELASI satelit orbit bumi Starlink yang dimiliki Elon Musk ternyata berbahaya buat perkembangan astronomi luar angkasa. Satelit yang posisinya berada di orbit rendah bumi itu ternyata bisa memancarkan radiasi yang berbahaya ke luar angkasa.

Parahnya jumlah satelit Starlink hingga kini sudah mencapai 4.000 lebih. Artinya paparan radiasi yang disebabkan oleh satelit Starlink semakin berbahaya buat luar angkasa. Apalagi Elon Musk justru berencana menambah jumlah satelit Starlink hingga 12.000 unit.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


Potensi adanya radiasi yang disebaban oleh konstelasi satelit Starlink itu diketahui terkumpul dalam penelitian berjudul &quot;Unintended electromagnetic radiation from Starlink satellites detected with LOFAR between 110 and 188 MHz&quot;. Dalam laporan tersebut diteliti sebanyak 68 satelit Starlink dengan menggunakan teleskop Low Frequency Array (LOFAR).

Hasilnya 47 dari 68 satelit Starlink justru menghasilan degungan radio yang ada di rentang frekuensi 150.05 dan 153 MHz.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Apa yang Terjadi ketika Kita Menabrak Awan Tapi Tak Naik Pesawat?


&quot;Rentang frekuensi tersebut justru dilindungi karena dialokasian untuk astronomi radio dari International Telecommunications Union,&quot; ujar Cess Bassa, astronom dari Netherland Institute for Radio Astronomy.

Disebutan Independen, saat ini pelanggan jasa internet Starlink telah mencapai 1,5 juta orang di seluruh dunia. Elon Musk sendiri menargetkan penggunaan Starlink bagi warga yang tinggal di berbagai lokasi yang sulit dijangkau oleh akses internet.&amp;ldquo;Simulasi itu menunjukkan bahwa semakin besar konstelasi, semakin  penting mengkhawatirkan  karena radiasi dari semua satelit bertambah,&amp;rdquo;  kata Benjamin Winkel, peneliti dari Max Planck Institute for Radio  Astronomy di Jerman.

Paparan radiasi dari satelit Starlink semakin mempertegas dugaan para  peneliti akan dampak negatif dari internet berbasis satelit seperti  yang ditawarkan Starlink. Sebelumnya para peneliti mengeluhkan hadirnya  polusi cahaya yang disebabkan oleh gugus satelit Starlink.

Meski demikian disebutkan Independent, Starlink sebelumnya telah  bekerja dengan para astronom dan observatorium untuk membantu mengurangi  dampak yang tidak disengaja dari satelitnya. Starlink bahkan sudah  menyiapan perubahan desain satelit Starlink yang dapat mencegah emisi  yang tidak diinginkan dari satelit Starlink generasi berikutnya.

BACA JUGA:
Deretan Kode Rahasia Meteran Listrik PLN yang Kamu Wajib Tahu, Cuma untuk Versi Token Ya


</description><content:encoded>KONSTELASI satelit orbit bumi Starlink yang dimiliki Elon Musk ternyata berbahaya buat perkembangan astronomi luar angkasa. Satelit yang posisinya berada di orbit rendah bumi itu ternyata bisa memancarkan radiasi yang berbahaya ke luar angkasa.

Parahnya jumlah satelit Starlink hingga kini sudah mencapai 4.000 lebih. Artinya paparan radiasi yang disebabkan oleh satelit Starlink semakin berbahaya buat luar angkasa. Apalagi Elon Musk justru berencana menambah jumlah satelit Starlink hingga 12.000 unit.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


Potensi adanya radiasi yang disebaban oleh konstelasi satelit Starlink itu diketahui terkumpul dalam penelitian berjudul &quot;Unintended electromagnetic radiation from Starlink satellites detected with LOFAR between 110 and 188 MHz&quot;. Dalam laporan tersebut diteliti sebanyak 68 satelit Starlink dengan menggunakan teleskop Low Frequency Array (LOFAR).

Hasilnya 47 dari 68 satelit Starlink justru menghasilan degungan radio yang ada di rentang frekuensi 150.05 dan 153 MHz.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Apa yang Terjadi ketika Kita Menabrak Awan Tapi Tak Naik Pesawat?


&quot;Rentang frekuensi tersebut justru dilindungi karena dialokasian untuk astronomi radio dari International Telecommunications Union,&quot; ujar Cess Bassa, astronom dari Netherland Institute for Radio Astronomy.

Disebutan Independen, saat ini pelanggan jasa internet Starlink telah mencapai 1,5 juta orang di seluruh dunia. Elon Musk sendiri menargetkan penggunaan Starlink bagi warga yang tinggal di berbagai lokasi yang sulit dijangkau oleh akses internet.&amp;ldquo;Simulasi itu menunjukkan bahwa semakin besar konstelasi, semakin  penting mengkhawatirkan  karena radiasi dari semua satelit bertambah,&amp;rdquo;  kata Benjamin Winkel, peneliti dari Max Planck Institute for Radio  Astronomy di Jerman.

Paparan radiasi dari satelit Starlink semakin mempertegas dugaan para  peneliti akan dampak negatif dari internet berbasis satelit seperti  yang ditawarkan Starlink. Sebelumnya para peneliti mengeluhkan hadirnya  polusi cahaya yang disebabkan oleh gugus satelit Starlink.

Meski demikian disebutkan Independent, Starlink sebelumnya telah  bekerja dengan para astronom dan observatorium untuk membantu mengurangi  dampak yang tidak disengaja dari satelitnya. Starlink bahkan sudah  menyiapan perubahan desain satelit Starlink yang dapat mencegah emisi  yang tidak diinginkan dari satelit Starlink generasi berikutnya.

BACA JUGA:
Deretan Kode Rahasia Meteran Listrik PLN yang Kamu Wajib Tahu, Cuma untuk Versi Token Ya


</content:encoded></item></channel></rss>
