<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Toyota Bakal Gunakan Teknologi AI untuk Desain Mobil di Masa Depan</title><description>Toyota yang bergerak di bidang industri otomotif membuka peluang untuk menggunakan teknologi AI untuk mendesain mobil di masa depan.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/12/52/2845444/toyota-bakal-gunakan-teknologi-ai-untuk-desain-mobil-di-masa-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/12/52/2845444/toyota-bakal-gunakan-teknologi-ai-untuk-desain-mobil-di-masa-depan"/><item><title>Toyota Bakal Gunakan Teknologi AI untuk Desain Mobil di Masa Depan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/12/52/2845444/toyota-bakal-gunakan-teknologi-ai-untuk-desain-mobil-di-masa-depan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/12/52/2845444/toyota-bakal-gunakan-teknologi-ai-untuk-desain-mobil-di-masa-depan</guid><pubDate>Rabu 12 Juli 2023 20:27 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/12/52/2845444/toyota-bakal-gunakan-teknologi-ai-untuk-desain-mobil-di-masa-depan-E4hMBgGT99.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Toyota Gunakan AI untuk mendesain mobil (Foto: Ilustrasi Toyota Concept-i)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/12/52/2845444/toyota-bakal-gunakan-teknologi-ai-untuk-desain-mobil-di-masa-depan-E4hMBgGT99.jpg</image><title>Toyota Gunakan AI untuk mendesain mobil (Foto: Ilustrasi Toyota Concept-i)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMy80LzE2NDI0NS81L3g4ajU2aWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA &amp;ndash; Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan saat ini banyak digunakan dalam berbagai industri. Toyota yang bergerak di bidang industri otomotif membuka peluang untuk menggunakan teknologi tersebut untuk mendesain mobil di masa depan.
Saat ini, Toyota sedang meneliti desain mobil berbasis AI berkat teknik kecerdasan buatan generatifnya yang dikembangkan oleh Toyota Research Institute (TRI). Ini dikhususkan dalam mengembangkan mobil listrik yang lebih dinamis dan futuristis.
Melansir Motor1, Toyota ingin menggunakan teknologi AI pada tahap desain awal di mana iterasi yang berbeda dari proyek tertentu diperlukan untuk pertimbangan teknik. Ini akan dijadikan parameter awal untuk mobil-mobil ciptaannya untuk mengejar efisiensi.


BACA JUGA:
Murah Banget, Tiruan Toyota Alphard Dijual Cuma Rp100 Jutaan


&amp;ldquo;Alat AI generatif sering digunakan sebagai inspirasi bagi para desainer, tetapi tidak dapat menangani pertimbangan teknis dan keselamatan yang rumit yang masuk ke dalam desain mobil yang sebenarnya,&amp;rdquo; kata Avinash Balachandran, Direktur Divisi Human Interactive Driving (HID) TRI seperti dikutip dari Motor1.
Disebutkan oleh Balachandran, teknik ini akan menggabungkan kekuatan teknik tradisional Toyota dengan kemampuan AI generatif modern yang canggih. Sehingga dapat menciptakan sebuah mobil dengan konsep yang paling sempurna.
Teknik generatif baru yang dikembangkan oleh TRI menggunakan parameter seperti koefisien drag dan dimensi sasis seperti tinggi mobil dan dimensi kabin. Parameter diberikan ke AI melalui prompt teks dan desainer juga dapat menggunakan properti gaya khusus seperti &amp;ldquo;ramping&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;modern&amp;rdquo;.
Toyota mengharapkan pengembangan dengan teknologi AI dapat menghasilkan desain aerodinamis tingkat tinggi. Pasalnya, ini sangat penting bagi mobil listrik sebagai penghematan energi agar mendapatkan jarak tempuh yang diinginkan.

BACA JUGA:
Toyota Beri Bocoran Terkait Lexus LBX, Bakal Mengaspal di Indonesia?

Tetapi, cara semacam ini bukan hanya dilakukan oleh Toyota. Baru-baru ini, BMW juga mengaku menggunakan kecerdasan buatan untuk desain mobil terbarunya. Namun, produsen asal Jerman itu menegaskan AI tidak akan mengambil alih proses desain.

Seperti diketahui, saat ini Toyota baru memiliki satu model mobil listrik berbasis baterai, yakni bZ4X. Kendaraan ramah lingkungan itu dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 71,4 kWh yang dapat menempuh jarak 500 km.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMy80LzE2NDI0NS81L3g4ajU2aWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA &amp;ndash; Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan saat ini banyak digunakan dalam berbagai industri. Toyota yang bergerak di bidang industri otomotif membuka peluang untuk menggunakan teknologi tersebut untuk mendesain mobil di masa depan.
Saat ini, Toyota sedang meneliti desain mobil berbasis AI berkat teknik kecerdasan buatan generatifnya yang dikembangkan oleh Toyota Research Institute (TRI). Ini dikhususkan dalam mengembangkan mobil listrik yang lebih dinamis dan futuristis.
Melansir Motor1, Toyota ingin menggunakan teknologi AI pada tahap desain awal di mana iterasi yang berbeda dari proyek tertentu diperlukan untuk pertimbangan teknik. Ini akan dijadikan parameter awal untuk mobil-mobil ciptaannya untuk mengejar efisiensi.


BACA JUGA:
Murah Banget, Tiruan Toyota Alphard Dijual Cuma Rp100 Jutaan


&amp;ldquo;Alat AI generatif sering digunakan sebagai inspirasi bagi para desainer, tetapi tidak dapat menangani pertimbangan teknis dan keselamatan yang rumit yang masuk ke dalam desain mobil yang sebenarnya,&amp;rdquo; kata Avinash Balachandran, Direktur Divisi Human Interactive Driving (HID) TRI seperti dikutip dari Motor1.
Disebutkan oleh Balachandran, teknik ini akan menggabungkan kekuatan teknik tradisional Toyota dengan kemampuan AI generatif modern yang canggih. Sehingga dapat menciptakan sebuah mobil dengan konsep yang paling sempurna.
Teknik generatif baru yang dikembangkan oleh TRI menggunakan parameter seperti koefisien drag dan dimensi sasis seperti tinggi mobil dan dimensi kabin. Parameter diberikan ke AI melalui prompt teks dan desainer juga dapat menggunakan properti gaya khusus seperti &amp;ldquo;ramping&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;modern&amp;rdquo;.
Toyota mengharapkan pengembangan dengan teknologi AI dapat menghasilkan desain aerodinamis tingkat tinggi. Pasalnya, ini sangat penting bagi mobil listrik sebagai penghematan energi agar mendapatkan jarak tempuh yang diinginkan.

BACA JUGA:
Toyota Beri Bocoran Terkait Lexus LBX, Bakal Mengaspal di Indonesia?

Tetapi, cara semacam ini bukan hanya dilakukan oleh Toyota. Baru-baru ini, BMW juga mengaku menggunakan kecerdasan buatan untuk desain mobil terbarunya. Namun, produsen asal Jerman itu menegaskan AI tidak akan mengambil alih proses desain.

Seperti diketahui, saat ini Toyota baru memiliki satu model mobil listrik berbasis baterai, yakni bZ4X. Kendaraan ramah lingkungan itu dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 71,4 kWh yang dapat menempuh jarak 500 km.</content:encoded></item></channel></rss>
