<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Drone Buatan Indonesia, Punya Spek Canggih Loh</title><description>Rusia pun mengandalkan drone bunuh diri untuk menyerang Ukraina.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/57/2844297/5-drone-buatan-indonesia-punya-spek-canggih-loh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/57/2844297/5-drone-buatan-indonesia-punya-spek-canggih-loh"/><item><title>5 Drone Buatan Indonesia, Punya Spek Canggih Loh</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/57/2844297/5-drone-buatan-indonesia-punya-spek-canggih-loh</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/57/2844297/5-drone-buatan-indonesia-punya-spek-canggih-loh</guid><pubDate>Selasa 11 Juli 2023 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/10/57/2844297/5-drone-buatan-indonesia-punya-spek-canggih-loh-Sp6beRrVfq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Drone LSU. (Foto: Lapan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/10/57/2844297/5-drone-buatan-indonesia-punya-spek-canggih-loh-Sp6beRrVfq.jpg</image><title>Drone LSU. (Foto: Lapan)</title></images><description>DRONE atau pesawat tanpa awak memang telah menjadi teknologi yang bisa digunakan oleh banyak kalangan. Drone kini bertransformasi menjadi gadget canggih yang biasa digunakan untuk bermain.

Memang, pada awalnya drone digunakan untuk dunia militer, teknologi ini cukup penting karena dapat membantu tugas pengawasan, patroli, hingga pertempuran. Bahkan, Rusia pun mengandalkan drone bunuh diri untuk menyerang Ukraina.

Nah, di Indonesia sendiri, ada beberapa BUMN yang memproduksi drone untuk kepentingan militer, yang kemampuannya tak kalah canggih dengan buatan luar negeri. Lantas siapa saja perusahaan Indonesia yang memiliki drone militer tersebut? Berikut ini informasinya dirangkum berbagai sumber.

BACA JUGA:
Deretan Kode Rahasia Meteran Listrik PLN yang Kamu Wajib Tahu, Cuma untuk Versi Token Ya


Kamikaze Drone Minibe
Drone ini dirancang untuk memperkuat kemampuan tempur militer. Salah satu kelebihannya, Minibe bisa dilepaskan secara langsung dari bawah atau menggunakan drone induk VTOL.

Dibuat oleh PT Pindad, Minibe bisa membidik target sejauh 20 kilometer untuk memghancurkannya dalam waktu sekian detik. Drone ini diketahui mampu terbang 25 kilometer dan kecepatan 250 km/jam menuju target.

Lapan Surveillance Unnamed (LSU)
Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) tak mau kalah dalam produksi drone. Lapan mengembangkan pesawat tanpa awak seperti LSU 02 dan LSU 03.

Untuk LSU 03 ini memiliki spesifikasi bentangan sayap 5 meter dengan lebar badan sekitar 4 meter. Untuk jarak tempuhmya, LSU 03 bisa mencapai 400 kilometer dengan ketinggian 3.000 hingga 4.000 meter.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) Gagak
Ciri yang sangat mencolok dari Gagak yaitu warna kombinasi oranye putih di badan pesawat. Gagak memiliki daya tahan selama 4 jam dengan jarak tempuh mencapai 73 kilometer.

Diketahui juga bahwa pesawat tanpa awak ini mampu mencapai ketinggian 8.000 kaki atau sekitar 2.400 meter. Pesawat Gagak dirancang untuk misi rendah-naik-rendah dan digunakan untuk Angkatan Laut Indonesia.

Kecepatan drone Gagak sekitar 96-127 km/jam dengan maksimal berat saat take off 120 kilogram. Gagak juga dilengkapi landasan khusus untuk lepas landas dan landing.Weaponized Drone Elang Hitam
Drone ini merupakan buatan dari PT LEN (Persero) yang sengaja  dirancang untuk misi pengintaian, patroli perbatasan, hingga pertempuran  udara maupun darat. Weaponized menggunakan teknologi Vertical Take Off  Landing (VTOL) yang memungkinkannya terbang dalam ruangan yang sempit.

Teknologi drone ini telah dibekali 60 mm bom dan 5,56 mm assault  rifle dengan daya angkut 10 kilogram. Kecepatan maksimumnya mencapai 60  km/jam dan jarak tempuh 5.000 meter/ketinggian 900 meter.

BACA JUGA:
Tak Punya Kelopak Mata, Bagaimana Cara Ikan Tidur?


Wulung
Drone Wulung merupakan salah satu buatan Indonesia. Benda ini ciptaan  pertama karya anak bangsa yang dikembangkan bersama PT Dirgantara  Indonesia (PTDI) yang mulai diproduksi massal tahun 2016.

Tugas utama dari drone ini untuk membantu fungsi-fungsi intelijen,  pengawasan, dan pengintaian. Canggihnya, drone ini punya sistem  autopilot dan struktur komposit modular.
</description><content:encoded>DRONE atau pesawat tanpa awak memang telah menjadi teknologi yang bisa digunakan oleh banyak kalangan. Drone kini bertransformasi menjadi gadget canggih yang biasa digunakan untuk bermain.

Memang, pada awalnya drone digunakan untuk dunia militer, teknologi ini cukup penting karena dapat membantu tugas pengawasan, patroli, hingga pertempuran. Bahkan, Rusia pun mengandalkan drone bunuh diri untuk menyerang Ukraina.

Nah, di Indonesia sendiri, ada beberapa BUMN yang memproduksi drone untuk kepentingan militer, yang kemampuannya tak kalah canggih dengan buatan luar negeri. Lantas siapa saja perusahaan Indonesia yang memiliki drone militer tersebut? Berikut ini informasinya dirangkum berbagai sumber.

BACA JUGA:
Deretan Kode Rahasia Meteran Listrik PLN yang Kamu Wajib Tahu, Cuma untuk Versi Token Ya


Kamikaze Drone Minibe
Drone ini dirancang untuk memperkuat kemampuan tempur militer. Salah satu kelebihannya, Minibe bisa dilepaskan secara langsung dari bawah atau menggunakan drone induk VTOL.

Dibuat oleh PT Pindad, Minibe bisa membidik target sejauh 20 kilometer untuk memghancurkannya dalam waktu sekian detik. Drone ini diketahui mampu terbang 25 kilometer dan kecepatan 250 km/jam menuju target.

Lapan Surveillance Unnamed (LSU)
Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) tak mau kalah dalam produksi drone. Lapan mengembangkan pesawat tanpa awak seperti LSU 02 dan LSU 03.

Untuk LSU 03 ini memiliki spesifikasi bentangan sayap 5 meter dengan lebar badan sekitar 4 meter. Untuk jarak tempuhmya, LSU 03 bisa mencapai 400 kilometer dengan ketinggian 3.000 hingga 4.000 meter.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) Gagak
Ciri yang sangat mencolok dari Gagak yaitu warna kombinasi oranye putih di badan pesawat. Gagak memiliki daya tahan selama 4 jam dengan jarak tempuh mencapai 73 kilometer.

Diketahui juga bahwa pesawat tanpa awak ini mampu mencapai ketinggian 8.000 kaki atau sekitar 2.400 meter. Pesawat Gagak dirancang untuk misi rendah-naik-rendah dan digunakan untuk Angkatan Laut Indonesia.

Kecepatan drone Gagak sekitar 96-127 km/jam dengan maksimal berat saat take off 120 kilogram. Gagak juga dilengkapi landasan khusus untuk lepas landas dan landing.Weaponized Drone Elang Hitam
Drone ini merupakan buatan dari PT LEN (Persero) yang sengaja  dirancang untuk misi pengintaian, patroli perbatasan, hingga pertempuran  udara maupun darat. Weaponized menggunakan teknologi Vertical Take Off  Landing (VTOL) yang memungkinkannya terbang dalam ruangan yang sempit.

Teknologi drone ini telah dibekali 60 mm bom dan 5,56 mm assault  rifle dengan daya angkut 10 kilogram. Kecepatan maksimumnya mencapai 60  km/jam dan jarak tempuh 5.000 meter/ketinggian 900 meter.

BACA JUGA:
Tak Punya Kelopak Mata, Bagaimana Cara Ikan Tidur?


Wulung
Drone Wulung merupakan salah satu buatan Indonesia. Benda ini ciptaan  pertama karya anak bangsa yang dikembangkan bersama PT Dirgantara  Indonesia (PTDI) yang mulai diproduksi massal tahun 2016.

Tugas utama dari drone ini untuk membantu fungsi-fungsi intelijen,  pengawasan, dan pengintaian. Canggihnya, drone ini punya sistem  autopilot dan struktur komposit modular.
</content:encoded></item></channel></rss>
