<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Nikuba Diambil Ferrari dan Lamborghini, Ternyata Sudah Ada Sejak 1860</title><description>Penemuan ini tak digunakan dalam industri mana pun karena ada banyak efek negatif yang ditimbulkan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/56/2843987/heboh-nikuba-diambil-ferrari-dan-lamborghini-ternyata-sudah-ada-sejak-1860</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/56/2843987/heboh-nikuba-diambil-ferrari-dan-lamborghini-ternyata-sudah-ada-sejak-1860"/><item><title>Heboh Nikuba Diambil Ferrari dan Lamborghini, Ternyata Sudah Ada Sejak 1860</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/56/2843987/heboh-nikuba-diambil-ferrari-dan-lamborghini-ternyata-sudah-ada-sejak-1860</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/56/2843987/heboh-nikuba-diambil-ferrari-dan-lamborghini-ternyata-sudah-ada-sejak-1860</guid><pubDate>Senin 10 Juli 2023 13:33 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/10/56/2843987/heboh-nikuba-diambil-ferrari-dan-lamborghini-ternyata-sudah-ada-sejak-1860-LsoaaWy6Cb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alat Nikuba karya Aryanto Misel bisa mengubah air jadi bahan bakar. (Foto: Instagram Nikuba Hidrogen)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/10/56/2843987/heboh-nikuba-diambil-ferrari-dan-lamborghini-ternyata-sudah-ada-sejak-1860-LsoaaWy6Cb.jpg</image><title>Alat Nikuba karya Aryanto Misel bisa mengubah air jadi bahan bakar. (Foto: Instagram Nikuba Hidrogen)</title></images><description>ALAT bernama Nikuba (Nikubanyu) memang tengah viral belakangan ini, lantaran dilirik produsen otomotof asa Italia, Ferrari dan Lamborghini. Alat buatan Anak Indonesia ini disebut dapat mengubah air menjadi bahan bakar.

Adalah warga Cirebon, Aryanto Misel, yang berhasil membuat alat tersebut. Nikuba buatan Aryanto Misel sebenarnya sudah digunakan sejak lama, dan pernah dipakai personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI dari Komando Resor063/Sunan Jati, Cirebon, dan Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Bandung.

Tapi, alat inovasi ini masih menyimpan tanda tanya. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, seorang ahli konversi energi Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) mengatakan Nikuba masih membutuhkan riset yang sangat panjang.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


&amp;ldquo;Ini sebenarnya sudah lama, sudah dikenal sejak 1860. Semua orang sudah tahu kalau air itu bisa diubah menjadi bahan bakar. Untuk Nikuba ini, kita harus mengujinya lebih lanjut, atau setidaknya diukur bersama-sama lah,&amp;rdquo; kata Tri saat dihubungi MNC Portal.

Tri Yuswidjajanto mengatakan penemuan ini tak digunakan dalam industri mana pun karena ada banyak efek negatif yang ditimbulkan. Selain itu, energi yang dibutuhkan untuk memisahkan antara hidrogen dan oksigen sangat besar.

BACA JUGA:
Tak Punya Kelopak Mata, Bagaimana Cara Ikan Tidur?


&amp;ldquo;Dalam hal energi itu ini tekor. secara fisika itu nggak dikembangkan untuk bahan bakar kendaraan karena butuh energi yang lebih besar ketika untuk memecahnya. Mungkin suatu saat nanti ditemukan zat kimia, dalam hal ini katalis, itu bisa digunakan,&amp;rdquo; ujarnya.

Untuk saat ini, Tri juga meragukan alat inovasi Nikuba bisa menggantikan bahan bakar sepenuhnya. Pasalnya, masih dibutuhkan mesin konvensional untuk menggerakkan kendaraan.&amp;ldquo;Kalau sebagai penghemat bahan bakar saja memang bisa. Tapi kalau  menggantikan bensin seperti yang pernah viral beritanya, katanya dari  Cirebon ke Semarang, rasanya tidak mungkin,&amp;rdquo; ucapnya.

Seperti diketahui, Aryanto Misel mengklaim alat inovasi Nikuba  buatannya dapat menempuh jarak ratusan kilometer. Saat itu, ia mengaku  hanya membutuhkan satu liter air untuk digunakan pada motor yang  dikendarainya dari Cirebon menuju Semarang.

BACA JUGA:
Kisah Charles Osborne yang Alami Cegukan 68 Tahun, Sudah Jalani 430 Juta Cegukan Sepanjang Hidupnya


Tri Yuswidjajanto mengungkapkan hal tersebut juga perlu dipertanyakan  dan dikaji bersama sesuai dengan kaidah ilmiah. Menurutnya, salah satu  yang menjadi kendala saat ini adalah Aryanto Misel tak ingin alat  temuannya itu diuji oleh siapa pun.

&amp;ldquo;Ini perlu penelitian jangka panjang untuk tahu efeknya ke mana aja  gitu, positifnya apa negatifnya apa kan gitu? Kalau menurut saya  buktikan dulu dengan mengikuti kaidah ilmiah yang ada. Artinya paling  tidak itu diukur bersama-sama,&amp;rdquo; ucap Tri.
</description><content:encoded>ALAT bernama Nikuba (Nikubanyu) memang tengah viral belakangan ini, lantaran dilirik produsen otomotof asa Italia, Ferrari dan Lamborghini. Alat buatan Anak Indonesia ini disebut dapat mengubah air menjadi bahan bakar.

Adalah warga Cirebon, Aryanto Misel, yang berhasil membuat alat tersebut. Nikuba buatan Aryanto Misel sebenarnya sudah digunakan sejak lama, dan pernah dipakai personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI dari Komando Resor063/Sunan Jati, Cirebon, dan Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Bandung.

Tapi, alat inovasi ini masih menyimpan tanda tanya. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, seorang ahli konversi energi Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) mengatakan Nikuba masih membutuhkan riset yang sangat panjang.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


&amp;ldquo;Ini sebenarnya sudah lama, sudah dikenal sejak 1860. Semua orang sudah tahu kalau air itu bisa diubah menjadi bahan bakar. Untuk Nikuba ini, kita harus mengujinya lebih lanjut, atau setidaknya diukur bersama-sama lah,&amp;rdquo; kata Tri saat dihubungi MNC Portal.

Tri Yuswidjajanto mengatakan penemuan ini tak digunakan dalam industri mana pun karena ada banyak efek negatif yang ditimbulkan. Selain itu, energi yang dibutuhkan untuk memisahkan antara hidrogen dan oksigen sangat besar.

BACA JUGA:
Tak Punya Kelopak Mata, Bagaimana Cara Ikan Tidur?


&amp;ldquo;Dalam hal energi itu ini tekor. secara fisika itu nggak dikembangkan untuk bahan bakar kendaraan karena butuh energi yang lebih besar ketika untuk memecahnya. Mungkin suatu saat nanti ditemukan zat kimia, dalam hal ini katalis, itu bisa digunakan,&amp;rdquo; ujarnya.

Untuk saat ini, Tri juga meragukan alat inovasi Nikuba bisa menggantikan bahan bakar sepenuhnya. Pasalnya, masih dibutuhkan mesin konvensional untuk menggerakkan kendaraan.&amp;ldquo;Kalau sebagai penghemat bahan bakar saja memang bisa. Tapi kalau  menggantikan bensin seperti yang pernah viral beritanya, katanya dari  Cirebon ke Semarang, rasanya tidak mungkin,&amp;rdquo; ucapnya.

Seperti diketahui, Aryanto Misel mengklaim alat inovasi Nikuba  buatannya dapat menempuh jarak ratusan kilometer. Saat itu, ia mengaku  hanya membutuhkan satu liter air untuk digunakan pada motor yang  dikendarainya dari Cirebon menuju Semarang.

BACA JUGA:
Kisah Charles Osborne yang Alami Cegukan 68 Tahun, Sudah Jalani 430 Juta Cegukan Sepanjang Hidupnya


Tri Yuswidjajanto mengungkapkan hal tersebut juga perlu dipertanyakan  dan dikaji bersama sesuai dengan kaidah ilmiah. Menurutnya, salah satu  yang menjadi kendala saat ini adalah Aryanto Misel tak ingin alat  temuannya itu diuji oleh siapa pun.

&amp;ldquo;Ini perlu penelitian jangka panjang untuk tahu efeknya ke mana aja  gitu, positifnya apa negatifnya apa kan gitu? Kalau menurut saya  buktikan dulu dengan mengikuti kaidah ilmiah yang ada. Artinya paling  tidak itu diukur bersama-sama,&amp;rdquo; ucap Tri.
</content:encoded></item></channel></rss>
