<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nikuba Dijual Rp15 Miliar, Ahli Konversi Energi: Di Marketplace Ada yang Jual Rp2 Juta</title><description>Bahkan, tutorialnya juga sudah banyak di YouTube</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/54/2844155/nikuba-dijual-rp15-miliar-ahli-konversi-energi-di-marketplace-ada-yang-jual-rp2-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/54/2844155/nikuba-dijual-rp15-miliar-ahli-konversi-energi-di-marketplace-ada-yang-jual-rp2-juta"/><item><title>Nikuba Dijual Rp15 Miliar, Ahli Konversi Energi: Di Marketplace Ada yang Jual Rp2 Juta</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/54/2844155/nikuba-dijual-rp15-miliar-ahli-konversi-energi-di-marketplace-ada-yang-jual-rp2-juta</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/10/54/2844155/nikuba-dijual-rp15-miliar-ahli-konversi-energi-di-marketplace-ada-yang-jual-rp2-juta</guid><pubDate>Senin 10 Juli 2023 19:20 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/10/54/2844155/nikuba-dijual-rp15-miliar-ahli-konversi-energi-di-marketplace-ada-yang-jual-rp2-juta-wQldXQ7k5v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nikuba. (Foto: IG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/10/54/2844155/nikuba-dijual-rp15-miliar-ahli-konversi-energi-di-marketplace-ada-yang-jual-rp2-juta-wQldXQ7k5v.jpg</image><title>Nikuba. (Foto: IG)</title></images><description>ALAT inovasi yang disebut bisa mengubah air menjadi bahan bakar berhasil ciptaan Aryanto Misel, warga Cirebon, menarik minat perusahaan otomotif Italia, yakni Ferrari, Lamborghini, dan Ducati.

Kabarnya, alat untuk menggerakkan mesin motor itu bakal dijual Rp15 miliar. Bahkan, Aryanto Misel juga sudah melakukan presentasi di hadapan sejumlah perusahaan asal Italia beberapa waktu lalu. Namun, belum diketahui apakah ada kesepakatan antara kedua pihak untuk melakukan pengembangan Nikuba.

BACA JUGA:
Tak Punya Kelopak Mata, Bagaimana Cara Ikan Tidur?


Nikuba sendiri bukan sebuah penemuan baru, atau inovasi karena sebelumnya sudah ada alat serupa. Beberapa pakar juga menyebutkan apa yang dibuat oleh Aryanto Misel sebenarnya sudah ada sejak lama.

&amp;ldquo;Ini sudah lama. Bahkan sudah dijual di platform jual beli online, punya Joko Energy, alatnya sama itu. Tutorialnya juga sudah banyak di YouTube,&amp;rdquo; kata Tri Yuswidjajanto Zaenuri, Ahli Konversi Energi dari Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) saat dihubungi MNC Portal.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


Mengenai Nikuba yang akan dijual Rp15 miliar, Tri mengatakan bahwa alat serupa yang dijual Joko Energy memiliki harga yang lebih murah. Selain itu, masih perlu diuji seperti apa efek yang dihasilkan oleh Nikuba.

&amp;ldquo;Joko Energy yang dijual umum ini cuma berapa ya, Rp2 jutaan atau Rp3 jutaan saja. Dan itu ada efek negatifnya, karena kalau reaksi antara hidrogen sama oksigen itu menghasilkan air,&amp;rdquo; ujar Tri.Sebagai seseorang yang bergerak di bidang ahli konversi, Tri  Yuswidjajanto mengatakan ada banyak pihak mengajak Aryanto Misel untuk  menguji Nikuba. Namun, sang pemilik enggan untuk bertemu dengan mereka  dan lebih memilih mengklaim hasilnya sendiri.

&amp;ldquo;Sebenarnya banyak pihak yang menghubungi beliau untuk melakukan  pembuktian untuk mengukur bersama. Kita uji beneran hasilnya seperti  apa. Tapi kan beliau tidak mau untuk melakukan pengujian bersama. Gimana  orang mau percaya kalau enggak ada pembuktiannya,&amp;rdquo; ucap Tri.

BACA JUGA:
Cerita Seorang Petani Kena Denda Rp934 Juta Gara-Gara Pakai Emoji Jempol


Selain itu, Tri juga menjelaskan untuk mengubah air sebagai bahan  bakar pengganti tidak hanya dibutuhkan aki, tapi tetap membutuhkan  bensin. Ia menegaskan tidak bisa menggunakan air saja untuk proses  tersebut, karena dibutuhkan energi untuk memisahkan nitrogen dan  oksigen.

&amp;ldquo;Aki bisa tekor karena secara keseimbangan energi tidak cukup. Lebih  besar untuk memproduksi daripada yang berguna. Jadi tak hanya butuh aki,  tapi juga masih butuh bensin,&amp;rdquo; tuturnya.
</description><content:encoded>ALAT inovasi yang disebut bisa mengubah air menjadi bahan bakar berhasil ciptaan Aryanto Misel, warga Cirebon, menarik minat perusahaan otomotif Italia, yakni Ferrari, Lamborghini, dan Ducati.

Kabarnya, alat untuk menggerakkan mesin motor itu bakal dijual Rp15 miliar. Bahkan, Aryanto Misel juga sudah melakukan presentasi di hadapan sejumlah perusahaan asal Italia beberapa waktu lalu. Namun, belum diketahui apakah ada kesepakatan antara kedua pihak untuk melakukan pengembangan Nikuba.

BACA JUGA:
Tak Punya Kelopak Mata, Bagaimana Cara Ikan Tidur?


Nikuba sendiri bukan sebuah penemuan baru, atau inovasi karena sebelumnya sudah ada alat serupa. Beberapa pakar juga menyebutkan apa yang dibuat oleh Aryanto Misel sebenarnya sudah ada sejak lama.

&amp;ldquo;Ini sudah lama. Bahkan sudah dijual di platform jual beli online, punya Joko Energy, alatnya sama itu. Tutorialnya juga sudah banyak di YouTube,&amp;rdquo; kata Tri Yuswidjajanto Zaenuri, Ahli Konversi Energi dari Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) saat dihubungi MNC Portal.

BACA JUGA:
Kenapa Babi Tak Bisa Menengok ke Atas?


Mengenai Nikuba yang akan dijual Rp15 miliar, Tri mengatakan bahwa alat serupa yang dijual Joko Energy memiliki harga yang lebih murah. Selain itu, masih perlu diuji seperti apa efek yang dihasilkan oleh Nikuba.

&amp;ldquo;Joko Energy yang dijual umum ini cuma berapa ya, Rp2 jutaan atau Rp3 jutaan saja. Dan itu ada efek negatifnya, karena kalau reaksi antara hidrogen sama oksigen itu menghasilkan air,&amp;rdquo; ujar Tri.Sebagai seseorang yang bergerak di bidang ahli konversi, Tri  Yuswidjajanto mengatakan ada banyak pihak mengajak Aryanto Misel untuk  menguji Nikuba. Namun, sang pemilik enggan untuk bertemu dengan mereka  dan lebih memilih mengklaim hasilnya sendiri.

&amp;ldquo;Sebenarnya banyak pihak yang menghubungi beliau untuk melakukan  pembuktian untuk mengukur bersama. Kita uji beneran hasilnya seperti  apa. Tapi kan beliau tidak mau untuk melakukan pengujian bersama. Gimana  orang mau percaya kalau enggak ada pembuktiannya,&amp;rdquo; ucap Tri.

BACA JUGA:
Cerita Seorang Petani Kena Denda Rp934 Juta Gara-Gara Pakai Emoji Jempol


Selain itu, Tri juga menjelaskan untuk mengubah air sebagai bahan  bakar pengganti tidak hanya dibutuhkan aki, tapi tetap membutuhkan  bensin. Ia menegaskan tidak bisa menggunakan air saja untuk proses  tersebut, karena dibutuhkan energi untuk memisahkan nitrogen dan  oksigen.

&amp;ldquo;Aki bisa tekor karena secara keseimbangan energi tidak cukup. Lebih  besar untuk memproduksi daripada yang berguna. Jadi tak hanya butuh aki,  tapi juga masih butuh bensin,&amp;rdquo; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
