<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pakai Mantan Karyawan, Elon Musk Gugat Threads Tuding Curi Data Twitter</title><description>Pasalnya, karyawan-karyawan tersebut memiliki akses ke rahasia dagang dan informasi Twitter.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/07/54/2842637/pakai-mantan-karyawan-elon-musk-gugat-threads-tuding-curi-data-twitter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/07/54/2842637/pakai-mantan-karyawan-elon-musk-gugat-threads-tuding-curi-data-twitter"/><item><title>Pakai Mantan Karyawan, Elon Musk Gugat Threads Tuding Curi Data Twitter</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/07/54/2842637/pakai-mantan-karyawan-elon-musk-gugat-threads-tuding-curi-data-twitter</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/07/54/2842637/pakai-mantan-karyawan-elon-musk-gugat-threads-tuding-curi-data-twitter</guid><pubDate>Jum'at 07 Juli 2023 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/07/54/2842637/pakai-mantan-karyawan-elon-musk-gugat-threads-tuding-curi-data-twitter-Lrp9OI6cbu.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Threads vs Twitter. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/07/54/2842637/pakai-mantan-karyawan-elon-musk-gugat-threads-tuding-curi-data-twitter-Lrp9OI6cbu.jpeg</image><title>Threads vs Twitter. (Foto: Freepik)</title></images><description>INDUK perusahaan Twitter, X Corp, menggugat Meta terkait dengan kemunculan platform baru buatan Meta, Threads. Pasalnya, X Corp menilai Threads telah meniru Twitter, bahkan mengambil teknologi Twitter.

Surat gugatan yang dikirim oleh kuasa hukum X Copr, Alex Spiro itu menuduh Meta dengan sengaja meniru Twitter saat membuat Threads. Dalam surat yang sama Alex Spiro mengatakan upaya peniruan tersebut sudah mulai dilakukan ketika Meta dengan sengaja mempekerjaan puluhan mantan karyawan Twitter selama setahun belakangan ini.

Masalahnya menurut Alex Spiro, dalam surat gugatan tersebut, karyawan-karyawan tersebut memiliki akses ke rahasia dagang dan informasi Twitter. Karyawan-karyawan itu menurut Alex Spiro masih punya tugas penting di Twitter namun malah memilih hengkang.

BACA JUGA:
Deretan Hewan Mengerikan yang Sekarang Jadi Penghuni Titanic


Sayangnya menurut dia hal tersebut justru dimanfaatkan oleh Meta. Mereka justru mengaja puluhan mantan karyawan Twitter itu bergabung dan mengerjakan proyek pembuatan aplikasi baru yang kini dikenal dengan nama Threads.

&quot;Meta sengaja menugaskan mereka untuk mengembangkan aplikasi Threads dalam waktu hitungan bulan. Mereka tahu dengan menggunakan rahasia dagang dan kekayaan intelektual lain dari Twitter bisa mempercepat pembuatan aplikasi itu,&quot; tulis Alex Spiro

Cara-cara itu menurut dia justru sangat bertentangan dengan hukum. Apa yang dilakukan Meta justru melanggar hukum negara bagian dan federal.

BACA JUGA:
AI Google Akhirnya Jawab Perdebatan: Mana yang Lebih Baik, Android atau iPhone?


Dari situ Alex Spiro berharap agar Meta tidak melanjutkan upaya mereka memanfaatan rahasia dagang dan kekayaan intelektual yang dimiliki Twitter. Terutama memanfaatkan informasi-informasi yang diberikan oleh para karyawan Twitter yang kini bergabung dengan Meta.

Dia bahan memperingatkan Meta untuk tidak melakukan beberapa hal yang tidak berkenan buat Twitter. Misalnya scrapping atau mengumpulkan data-data pengikut Twitter serta data-data lain yang berkaitan dengan Twitter.

&quot;Twitter memiliki semuah hak untuk itu. Bahkan bisa melakukan gugatan perdata untuk pemulihan atau ganti rugi tanpa pemberitahuan terlebih dulu,&quot; tegas Alex Spiro.Dari situ Alex Spiro meminta agar Meta menganggap hal ini perlu  diperhatikan. Bahkan bersiap untu menghadapi gugatan jika hal-hal yang  mereka minta tidak dilakukan oleh Meta. &quot;Anggap surat ini sebagai  pemberitahuan dan sebaiknya Meta perlu menyimpan dokumen apapun yang  terkait dengan peringatan ini teruma jika perselisihan akan terjadi,&quot;  harap Alex Spiro.

Gugatan Twitter terhadap Meta terkait Threads itu saat ini memang  sudah beredar cepat di dunia maya. Pemilik Twitter Elon Musk bahkan  menautkan foto surat gugatan itu dengan cuitan yang sangat tajam.  &quot;Berkompetisi boleh-boleh saja, curang yang tidak boleh,&quot; cuitnya.

BACA JUGA:
Bobot iPhone 15 Pro Bakal 40% Lebih Ringan, Harganya Tentu Saja Jadi Lebih Mahal


Cuitan itu juga mengonfirmasi bahwa gugatan yang dilayangan X Corp ke  Meta memang sudah diketahui oleh Elon Musk. Hingga berita ini  diturunkan Meta memang belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan  dan imbauan tersebut.

Hingga ini jumlah pengguna Threads terus bertambah dengan cepat. Mark  Zuckerberg, CEO Meta menyebutkan dalam beberapa jam saja Threads sudah  berhasil mengumpulkan 10 juta pengguna sejak diluncurkan kemarin. &quot;10  juta orang mendaftar dalam tujuh jam,&quot; tulis Mark Zuckerberg di akun  Facebook resmi miliknya.
</description><content:encoded>INDUK perusahaan Twitter, X Corp, menggugat Meta terkait dengan kemunculan platform baru buatan Meta, Threads. Pasalnya, X Corp menilai Threads telah meniru Twitter, bahkan mengambil teknologi Twitter.

Surat gugatan yang dikirim oleh kuasa hukum X Copr, Alex Spiro itu menuduh Meta dengan sengaja meniru Twitter saat membuat Threads. Dalam surat yang sama Alex Spiro mengatakan upaya peniruan tersebut sudah mulai dilakukan ketika Meta dengan sengaja mempekerjaan puluhan mantan karyawan Twitter selama setahun belakangan ini.

Masalahnya menurut Alex Spiro, dalam surat gugatan tersebut, karyawan-karyawan tersebut memiliki akses ke rahasia dagang dan informasi Twitter. Karyawan-karyawan itu menurut Alex Spiro masih punya tugas penting di Twitter namun malah memilih hengkang.

BACA JUGA:
Deretan Hewan Mengerikan yang Sekarang Jadi Penghuni Titanic


Sayangnya menurut dia hal tersebut justru dimanfaatkan oleh Meta. Mereka justru mengaja puluhan mantan karyawan Twitter itu bergabung dan mengerjakan proyek pembuatan aplikasi baru yang kini dikenal dengan nama Threads.

&quot;Meta sengaja menugaskan mereka untuk mengembangkan aplikasi Threads dalam waktu hitungan bulan. Mereka tahu dengan menggunakan rahasia dagang dan kekayaan intelektual lain dari Twitter bisa mempercepat pembuatan aplikasi itu,&quot; tulis Alex Spiro

Cara-cara itu menurut dia justru sangat bertentangan dengan hukum. Apa yang dilakukan Meta justru melanggar hukum negara bagian dan federal.

BACA JUGA:
AI Google Akhirnya Jawab Perdebatan: Mana yang Lebih Baik, Android atau iPhone?


Dari situ Alex Spiro berharap agar Meta tidak melanjutkan upaya mereka memanfaatan rahasia dagang dan kekayaan intelektual yang dimiliki Twitter. Terutama memanfaatkan informasi-informasi yang diberikan oleh para karyawan Twitter yang kini bergabung dengan Meta.

Dia bahan memperingatkan Meta untuk tidak melakukan beberapa hal yang tidak berkenan buat Twitter. Misalnya scrapping atau mengumpulkan data-data pengikut Twitter serta data-data lain yang berkaitan dengan Twitter.

&quot;Twitter memiliki semuah hak untuk itu. Bahkan bisa melakukan gugatan perdata untuk pemulihan atau ganti rugi tanpa pemberitahuan terlebih dulu,&quot; tegas Alex Spiro.Dari situ Alex Spiro meminta agar Meta menganggap hal ini perlu  diperhatikan. Bahkan bersiap untu menghadapi gugatan jika hal-hal yang  mereka minta tidak dilakukan oleh Meta. &quot;Anggap surat ini sebagai  pemberitahuan dan sebaiknya Meta perlu menyimpan dokumen apapun yang  terkait dengan peringatan ini teruma jika perselisihan akan terjadi,&quot;  harap Alex Spiro.

Gugatan Twitter terhadap Meta terkait Threads itu saat ini memang  sudah beredar cepat di dunia maya. Pemilik Twitter Elon Musk bahkan  menautkan foto surat gugatan itu dengan cuitan yang sangat tajam.  &quot;Berkompetisi boleh-boleh saja, curang yang tidak boleh,&quot; cuitnya.

BACA JUGA:
Bobot iPhone 15 Pro Bakal 40% Lebih Ringan, Harganya Tentu Saja Jadi Lebih Mahal


Cuitan itu juga mengonfirmasi bahwa gugatan yang dilayangan X Corp ke  Meta memang sudah diketahui oleh Elon Musk. Hingga berita ini  diturunkan Meta memang belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan  dan imbauan tersebut.

Hingga ini jumlah pengguna Threads terus bertambah dengan cepat. Mark  Zuckerberg, CEO Meta menyebutkan dalam beberapa jam saja Threads sudah  berhasil mengumpulkan 10 juta pengguna sejak diluncurkan kemarin. &quot;10  juta orang mendaftar dalam tujuh jam,&quot; tulis Mark Zuckerberg di akun  Facebook resmi miliknya.
</content:encoded></item></channel></rss>
