<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CEO OceanGate Sebut Kapal Selamnya Pakai Lem seperti Selai Kacang, Menolak untuk Disertifikasi</title><description>Lem itu pun berfungsi sebagai pengikat cincin titanium kapal selam dengan lambung serat karbon.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/06/54/2842410/ceo-oceangate-sebut-kapal-selamnya-pakai-lem-seperti-selai-kacang-menolak-untuk-disertifikasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/06/54/2842410/ceo-oceangate-sebut-kapal-selamnya-pakai-lem-seperti-selai-kacang-menolak-untuk-disertifikasi"/><item><title>CEO OceanGate Sebut Kapal Selamnya Pakai Lem seperti Selai Kacang, Menolak untuk Disertifikasi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/06/54/2842410/ceo-oceangate-sebut-kapal-selamnya-pakai-lem-seperti-selai-kacang-menolak-untuk-disertifikasi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/06/54/2842410/ceo-oceangate-sebut-kapal-selamnya-pakai-lem-seperti-selai-kacang-menolak-untuk-disertifikasi</guid><pubDate>Jum'at 07 Juli 2023 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/06/54/2842410/ceo-oceangate-sebut-kapal-selamnya-pakai-lem-seperti-selai-kacang-menolak-untuk-disertifikasi-SKHiavqJMo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO Oceangates Stockton Rush. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/06/54/2842410/ceo-oceangate-sebut-kapal-selamnya-pakai-lem-seperti-selai-kacang-menolak-untuk-disertifikasi-SKHiavqJMo.jpg</image><title>CEO Oceangates Stockton Rush. (Foto: Reuters)</title></images><description>SEMENJAK kapal OceanGate meledak saat melakukan penyelaman di bangkai kapal Titanic, CEO OceanGate Expeditions Stockton Rush memang terus disorot. Video-video tentang pernyataannya di masa lalu pun kembali ditampilkan.

Salah satunya adalah kata-katanya yang menyebut bahwa lem yang menahan kapal itu mirip dengan selai kacang. Dalam video tahun 2018 yang diposting ke saluran YouTube OceanGate. Saat itu, Rush terdengar mendeskripsikan lem yang digunakan untuk menahan struktur kapal selam carbon fiber seperti selai kacang, dengan mengatakan lem itu lebih tebal dari lem Elmer.

Lem itu pun berfungsi sebagai pengikat cincin titanium kapal selam dengan lambung serat karbon. Di bagian lain dalam video, Mr Rush mengakui bahwa jika ada masalah yang terjadi, tidak ada banyak ruang untuk membenahinya.

BACA JUGA:
Apakah Semut Akan Mati Jika Jatuh dari Gedung Bertingkat?


Ucapan tersebut sangat tidak wajar, ini pun diperkuat dengan semakin banyak informasi yang terungkap sejak 5 orang tewas dan menunjukkan bahwa para ahli serta mantan karyawan OceanGate telah memperingatkan Rush tentang masalah keselamatan dengan kapal selam tersebut.

David Lochridge, mantan direktur operasi kelautan perusahaan antara 2015 dan 2018, mengemukakan kekhawatirannya atas keselamatan kapal selam dan akibatnya dia pun langsung dipecat.

Setelah pemecatannya, Lochridge dilaporkan mengirim email kepada rekannya di perusahaan, Rob McCallum, terkait masalah keamanan tersebut dan memintanya untuk membagikan kekhawatirannya bahwa Rush akan membuat dirinya sendiri dan orang lain terbunuh dalam upaya untuk memuaskan &quot;ego&quot;-nya.

BACA JUGA:
Bobot iPhone 15 Pro Bakal 40% Lebih Ringan, Harganya Tentu Saja Jadi Lebih Mahal


&quot;Saya tidak ingin dilihat sebagai pengadu, tetapi saya sangat khawatir dia akan membunuh diri dan orang lain dalam upaya meningkatkan egonya,&quot; kata Lochridge dalam email, seperti dilansir dari The New Yorker.

Dia melanjutkan bahwa kapal selam itu adalah kecelakaan yang menunggu untuk terjadi, oleh karena itu dia pun tidak mau menyelam dengan kapal selam tersebut meskipun ditawarkan uang berapa banyak pun.Sementara catatan pengadilan menunjukkan Lochridge menemukan banyak  red flag selama pemeriksaan kapal selam. Masalah yang paling serius  adalah pada bahan serat karbon yang digunakan untuk membuat lambung  kapal.

Bahan tersebut tidak biasa digunakan dalam kapal selam dan belum  diuji pada tekanan ekstrem yang harus ditanggung kapal selam untuk  mencapai reruntuhan Titanic. Lochridge pun mendorong agar kapal tersebut  dapat dikaji dahulu oleh lembaga sertifikasi, merekomendasikan American  Bureau of Shipping, tetapi saran tersebut akhirnya diabaikan.

Stockton Rush pun pada akhirnya tidak pernah mengirimkan kapal selam  untuk pemeriksaan dan sertifikasi. Menurutnya, kapal selam ini merupakan  sebuah &quot;inovasi&quot; dan menerbitkan postingan blog yang menjelaskan  mengapa kapal tersebut tidak diklasifikasikan sebagai kapal selam biasa.

BACA JUGA:
Kominfo Respons 34 Juta Data Paspor Indonesia yang Dijual di Dark web: Datanya Berbeda


&quot;Memang lembaga sertifikasi bersedia untuk membuat sertifikasi untuk  desain dan ide baru yang inovatif. Tapi biasanya mereka baru menerbitkan  persetujuan tersebut multi-tahun, karena kurangnya standar yang ada,&quot;  tulis Rush di blog saat itu.

&quot;Membawa perusahaan luar untuk mempercepat setiap inovasi sebelum  dimasukkan ke dalam pengujian dunia nyata adalah kutukan bagi  perkembangan inovasi,&quot; tambah dia.
</description><content:encoded>SEMENJAK kapal OceanGate meledak saat melakukan penyelaman di bangkai kapal Titanic, CEO OceanGate Expeditions Stockton Rush memang terus disorot. Video-video tentang pernyataannya di masa lalu pun kembali ditampilkan.

Salah satunya adalah kata-katanya yang menyebut bahwa lem yang menahan kapal itu mirip dengan selai kacang. Dalam video tahun 2018 yang diposting ke saluran YouTube OceanGate. Saat itu, Rush terdengar mendeskripsikan lem yang digunakan untuk menahan struktur kapal selam carbon fiber seperti selai kacang, dengan mengatakan lem itu lebih tebal dari lem Elmer.

Lem itu pun berfungsi sebagai pengikat cincin titanium kapal selam dengan lambung serat karbon. Di bagian lain dalam video, Mr Rush mengakui bahwa jika ada masalah yang terjadi, tidak ada banyak ruang untuk membenahinya.

BACA JUGA:
Apakah Semut Akan Mati Jika Jatuh dari Gedung Bertingkat?


Ucapan tersebut sangat tidak wajar, ini pun diperkuat dengan semakin banyak informasi yang terungkap sejak 5 orang tewas dan menunjukkan bahwa para ahli serta mantan karyawan OceanGate telah memperingatkan Rush tentang masalah keselamatan dengan kapal selam tersebut.

David Lochridge, mantan direktur operasi kelautan perusahaan antara 2015 dan 2018, mengemukakan kekhawatirannya atas keselamatan kapal selam dan akibatnya dia pun langsung dipecat.

Setelah pemecatannya, Lochridge dilaporkan mengirim email kepada rekannya di perusahaan, Rob McCallum, terkait masalah keamanan tersebut dan memintanya untuk membagikan kekhawatirannya bahwa Rush akan membuat dirinya sendiri dan orang lain terbunuh dalam upaya untuk memuaskan &quot;ego&quot;-nya.

BACA JUGA:
Bobot iPhone 15 Pro Bakal 40% Lebih Ringan, Harganya Tentu Saja Jadi Lebih Mahal


&quot;Saya tidak ingin dilihat sebagai pengadu, tetapi saya sangat khawatir dia akan membunuh diri dan orang lain dalam upaya meningkatkan egonya,&quot; kata Lochridge dalam email, seperti dilansir dari The New Yorker.

Dia melanjutkan bahwa kapal selam itu adalah kecelakaan yang menunggu untuk terjadi, oleh karena itu dia pun tidak mau menyelam dengan kapal selam tersebut meskipun ditawarkan uang berapa banyak pun.Sementara catatan pengadilan menunjukkan Lochridge menemukan banyak  red flag selama pemeriksaan kapal selam. Masalah yang paling serius  adalah pada bahan serat karbon yang digunakan untuk membuat lambung  kapal.

Bahan tersebut tidak biasa digunakan dalam kapal selam dan belum  diuji pada tekanan ekstrem yang harus ditanggung kapal selam untuk  mencapai reruntuhan Titanic. Lochridge pun mendorong agar kapal tersebut  dapat dikaji dahulu oleh lembaga sertifikasi, merekomendasikan American  Bureau of Shipping, tetapi saran tersebut akhirnya diabaikan.

Stockton Rush pun pada akhirnya tidak pernah mengirimkan kapal selam  untuk pemeriksaan dan sertifikasi. Menurutnya, kapal selam ini merupakan  sebuah &quot;inovasi&quot; dan menerbitkan postingan blog yang menjelaskan  mengapa kapal tersebut tidak diklasifikasikan sebagai kapal selam biasa.

BACA JUGA:
Kominfo Respons 34 Juta Data Paspor Indonesia yang Dijual di Dark web: Datanya Berbeda


&quot;Memang lembaga sertifikasi bersedia untuk membuat sertifikasi untuk  desain dan ide baru yang inovatif. Tapi biasanya mereka baru menerbitkan  persetujuan tersebut multi-tahun, karena kurangnya standar yang ada,&quot;  tulis Rush di blog saat itu.

&quot;Membawa perusahaan luar untuk mempercepat setiap inovasi sebelum  dimasukkan ke dalam pengujian dunia nyata adalah kutukan bagi  perkembangan inovasi,&quot; tambah dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
