<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Istri Penumpang Kapal Selam Titanic, Antarkan Anak dan Suaminya ke Peristirahatan Terakhir</title><description>Dua dari lima korban yang tewas diketahui adalah ayah dan anak asal Pakistan, Sahzada Dawood dan Suleman Dawood.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/04/54/2841171/cerita-istri-penumpang-kapal-selam-titanic-antarkan-anak-dan-suaminya-ke-peristirahatan-terakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/04/54/2841171/cerita-istri-penumpang-kapal-selam-titanic-antarkan-anak-dan-suaminya-ke-peristirahatan-terakhir"/><item><title>Cerita Istri Penumpang Kapal Selam Titanic, Antarkan Anak dan Suaminya ke Peristirahatan Terakhir</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/04/54/2841171/cerita-istri-penumpang-kapal-selam-titanic-antarkan-anak-dan-suaminya-ke-peristirahatan-terakhir</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/04/54/2841171/cerita-istri-penumpang-kapal-selam-titanic-antarkan-anak-dan-suaminya-ke-peristirahatan-terakhir</guid><pubDate>Selasa 04 Juli 2023 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/04/54/2841171/cerita-istri-penumpang-kapal-selam-titanic-antarkan-anak-dan-suaminya-ke-peristirahatan-terakhir-OhCEqK3Pwb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bangkai Kapal Selam Titanic. (Foto: NY Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/04/54/2841171/cerita-istri-penumpang-kapal-selam-titanic-antarkan-anak-dan-suaminya-ke-peristirahatan-terakhir-OhCEqK3Pwb.jpg</image><title>Bangkai Kapal Selam Titanic. (Foto: NY Times)</title></images><description>PERISTIWA meledaknya kapal selam Titan saat melakukan eksplorasi wisata kapal Titanic di dasar Samudra Atlantik pada 18 Juni 2023 masih menyisakan duka bagi banyak orang. Saat itu lima orang penumpang kapal selam Titan langsung tewas karena kapal selam mengalami implosi akibat tekanan air laut dalam yang sangat kuat.
Dua dari lima korban yang tewas diketahui adalah ayah dan anak asal Pakistan, Sahzada Dawood dan Suleman Dawood. Meski sudah lebih dari dua pekan peristiwa tragis itu berlalu, tewasnya Shahzada Dawood dan Suleman Dawood masih jadi cerita seram buat Christine Dawood, istri dari Sahzada Dawood.
Pasalnya Christine dan anak perempuannya justru mengantar langsung suami dan anak laki-lakinya itu masuk ke kapal selam Titan milik OceanGate. Dia masih benar-benar ingat detik demi detik kedua orang kesayangannya pergi untuk selamanya.

BACA JUGA:
AI Google Akhirnya Jawab Perdebatan: Mana yang Lebih Baik, Android atau iPhone?

Di benaknya hingga kini masih terbayang bagaimana Suleman Dawood membawa mainan rubik kesayangannya ke dalam kapal selam. Begitu juga dengan Sahzada Dawood yang tidak lupa memegang kamera Nikon guna mengabadikan petualangnya melihat langsung bangkai kapal Titanic.
Dia melihat betapa suaminya benar-benar senang bisa ikut penyelaman tersebut. &quot;Pagi itu sangat cerah dan dia (Sahzada Dawood) benar-benar seperti anak kecil yang kesenangan,&quot; kenang Christinew Dawood dikutip New York Times.

Christine memang mengaku ikut bahagia melihat kedua keluarganya bisa berpetualang ke dalam Samudra Atlantik melihat kapal Titanic. Apalagi dia sendiri yang menemukan iklan penawaran OcenGate pada 2019 saat keluarga besarnya berpetualang di Greenland.
Saat itu mereka penasaran akan penawaran yang diberikan OceanGate. Kapanlagi mereka bisa melihat bangkai kapal Titanic dari jarak yang sangat dekat. Saking antusiasnya mereka kemudian meminta bertemu dengan pendiri OceanGate, Stockton Rush dan istrinya, Wendy.
Dari pertemuan itu Sahzada Dawood dan Suleman Dawood sangat antusias untuk ikut berpetualang dengan kapal selam Titan. Hanya saja saat itu Suleman Dawood belum berusia 18 tahun. Alhasil posisinya diganti oleh ibunya sendiri, Christine Dawood.
Sayangnya rencana itu terpaksa diundur karena pandemi Covid 19 yang terjadi pada awal 2020. Baru setelah pandemi Covid 19 mereda, rencana penyelaman dilanjutkan kembali tepatnya pada 18 Juni 2023.

BACA JUGA:
Virgin Galactic Sukses Luncurkan Penerbangan Komersial ke Luar Angkasa Pertama

Saat petualangan hendak dimulai, Shahzada Dawood membawa keluarga besarnya datang ke lokasi penyelaman. Christine Dawood dan anak perempuannya bahkan mengantar langsung Sahzada Dawood dan Suleman Dawood masuk ke kapal selam Titan.
Momen itu benar-benar sangat istimewa buat nmereka. Apalagi Sahzada Dawood dan Suleman Dawood terlihat gagah mengenakan pakaian khusus lengkap dengan bendera Pakistan. Mirip-mirip dengan astronot yang melakukan perjalanan luar angkasa. &quot;Semuanya berjalan normal, sepertinya mereka memang sudah melakukan penyelaman itu berkali-kali,&quot; kenang Christine Dawood.
Perasaan bahagia yang terjadi di awal berubah jadi rasa cemas yang tiada berkesudahan. Pasalnya satu jam 45 menit setelah penyelaman, tiba-tiba komunikasi antara kapal selam Titan dengan kapal induk terhenti.Kapal selam Titan sama sekali tidak mengirimkan pesan  ke komputer  penerima pesan. Awalnya dia mencoba berpikir positif karena beberapa kru  dari OceanGate mengatakan komunikasi kerap bermasalah. Kondisi  kedalaman lautan yang sering berubah membuat proses pengiriman pesan  kerap tertunda.
Kalau pun tidak ada komunikasi selama lebih dari sejam, maka  penyelaman akan dibatalkan. Setelahnya kapal selam Titan akan melakukan  protokol penyelamatan dengan muncul ke permukaan.

BACA JUGA:
Bobot iPhone 15 Pro Bakal 40% Lebih Ringan, Harganya Tentu Saja Jadi Lebih Mahal

Hanya saja setelah lebih dari sejam, sama sekali tidak ada pesan yang  terkirim. Tidak ada juga penampakan kapal selam yang muncul ke  permukaan. &quot;Saya terus menatap permukaan laut, berharap saya benar-benar  melihat kapal selam itu muncul,&quot; ujar Christine Dawood.
Detik demi detik berlalu kapal selam Titan tidak pernah muncul lagi.  Malahan perasaan Christine Dawood dan anak perempuannya yang makin  tenggelam karena kecamuk berkepanjangan melihat suami dan anaknya tidak  kembali. Berhari-hari dia hanya bisa mematung dan berharap ada  keajaiban. Berdoa agar kedua orang tersayangnya bisa kembali muncul ke  permukaan.

BACA JUGA:
Deretan Mikrofon untuk Konten Kreator dari Pemula hingga Pro

Hatinya langsung hancur lebur saat empat hari kemudian ihak otoritas  yang melakukan pencarian mengumumkan bahwa kapal selam Titan meledak dan  hancur berantakan karena implosi. Peristiwa tragis itu diyakini  langsung menewaskan kelima orang penumpang kapal selam Titan. Termasuk  Sahzada Dawood dan Suleman Dawood.
Christine Dawood tidak pernah menyangka, Samudra Atlantik justru jadi  tempat terakhir dia melihat suami dan anaknya menyelam ke dasar lautan.  Pergi dan tidak pernah kembali lagi.</description><content:encoded>PERISTIWA meledaknya kapal selam Titan saat melakukan eksplorasi wisata kapal Titanic di dasar Samudra Atlantik pada 18 Juni 2023 masih menyisakan duka bagi banyak orang. Saat itu lima orang penumpang kapal selam Titan langsung tewas karena kapal selam mengalami implosi akibat tekanan air laut dalam yang sangat kuat.
Dua dari lima korban yang tewas diketahui adalah ayah dan anak asal Pakistan, Sahzada Dawood dan Suleman Dawood. Meski sudah lebih dari dua pekan peristiwa tragis itu berlalu, tewasnya Shahzada Dawood dan Suleman Dawood masih jadi cerita seram buat Christine Dawood, istri dari Sahzada Dawood.
Pasalnya Christine dan anak perempuannya justru mengantar langsung suami dan anak laki-lakinya itu masuk ke kapal selam Titan milik OceanGate. Dia masih benar-benar ingat detik demi detik kedua orang kesayangannya pergi untuk selamanya.

BACA JUGA:
AI Google Akhirnya Jawab Perdebatan: Mana yang Lebih Baik, Android atau iPhone?

Di benaknya hingga kini masih terbayang bagaimana Suleman Dawood membawa mainan rubik kesayangannya ke dalam kapal selam. Begitu juga dengan Sahzada Dawood yang tidak lupa memegang kamera Nikon guna mengabadikan petualangnya melihat langsung bangkai kapal Titanic.
Dia melihat betapa suaminya benar-benar senang bisa ikut penyelaman tersebut. &quot;Pagi itu sangat cerah dan dia (Sahzada Dawood) benar-benar seperti anak kecil yang kesenangan,&quot; kenang Christinew Dawood dikutip New York Times.

Christine memang mengaku ikut bahagia melihat kedua keluarganya bisa berpetualang ke dalam Samudra Atlantik melihat kapal Titanic. Apalagi dia sendiri yang menemukan iklan penawaran OcenGate pada 2019 saat keluarga besarnya berpetualang di Greenland.
Saat itu mereka penasaran akan penawaran yang diberikan OceanGate. Kapanlagi mereka bisa melihat bangkai kapal Titanic dari jarak yang sangat dekat. Saking antusiasnya mereka kemudian meminta bertemu dengan pendiri OceanGate, Stockton Rush dan istrinya, Wendy.
Dari pertemuan itu Sahzada Dawood dan Suleman Dawood sangat antusias untuk ikut berpetualang dengan kapal selam Titan. Hanya saja saat itu Suleman Dawood belum berusia 18 tahun. Alhasil posisinya diganti oleh ibunya sendiri, Christine Dawood.
Sayangnya rencana itu terpaksa diundur karena pandemi Covid 19 yang terjadi pada awal 2020. Baru setelah pandemi Covid 19 mereda, rencana penyelaman dilanjutkan kembali tepatnya pada 18 Juni 2023.

BACA JUGA:
Virgin Galactic Sukses Luncurkan Penerbangan Komersial ke Luar Angkasa Pertama

Saat petualangan hendak dimulai, Shahzada Dawood membawa keluarga besarnya datang ke lokasi penyelaman. Christine Dawood dan anak perempuannya bahkan mengantar langsung Sahzada Dawood dan Suleman Dawood masuk ke kapal selam Titan.
Momen itu benar-benar sangat istimewa buat nmereka. Apalagi Sahzada Dawood dan Suleman Dawood terlihat gagah mengenakan pakaian khusus lengkap dengan bendera Pakistan. Mirip-mirip dengan astronot yang melakukan perjalanan luar angkasa. &quot;Semuanya berjalan normal, sepertinya mereka memang sudah melakukan penyelaman itu berkali-kali,&quot; kenang Christine Dawood.
Perasaan bahagia yang terjadi di awal berubah jadi rasa cemas yang tiada berkesudahan. Pasalnya satu jam 45 menit setelah penyelaman, tiba-tiba komunikasi antara kapal selam Titan dengan kapal induk terhenti.Kapal selam Titan sama sekali tidak mengirimkan pesan  ke komputer  penerima pesan. Awalnya dia mencoba berpikir positif karena beberapa kru  dari OceanGate mengatakan komunikasi kerap bermasalah. Kondisi  kedalaman lautan yang sering berubah membuat proses pengiriman pesan  kerap tertunda.
Kalau pun tidak ada komunikasi selama lebih dari sejam, maka  penyelaman akan dibatalkan. Setelahnya kapal selam Titan akan melakukan  protokol penyelamatan dengan muncul ke permukaan.

BACA JUGA:
Bobot iPhone 15 Pro Bakal 40% Lebih Ringan, Harganya Tentu Saja Jadi Lebih Mahal

Hanya saja setelah lebih dari sejam, sama sekali tidak ada pesan yang  terkirim. Tidak ada juga penampakan kapal selam yang muncul ke  permukaan. &quot;Saya terus menatap permukaan laut, berharap saya benar-benar  melihat kapal selam itu muncul,&quot; ujar Christine Dawood.
Detik demi detik berlalu kapal selam Titan tidak pernah muncul lagi.  Malahan perasaan Christine Dawood dan anak perempuannya yang makin  tenggelam karena kecamuk berkepanjangan melihat suami dan anaknya tidak  kembali. Berhari-hari dia hanya bisa mematung dan berharap ada  keajaiban. Berdoa agar kedua orang tersayangnya bisa kembali muncul ke  permukaan.

BACA JUGA:
Deretan Mikrofon untuk Konten Kreator dari Pemula hingga Pro

Hatinya langsung hancur lebur saat empat hari kemudian ihak otoritas  yang melakukan pencarian mengumumkan bahwa kapal selam Titan meledak dan  hancur berantakan karena implosi. Peristiwa tragis itu diyakini  langsung menewaskan kelima orang penumpang kapal selam Titan. Termasuk  Sahzada Dawood dan Suleman Dawood.
Christine Dawood tidak pernah menyangka, Samudra Atlantik justru jadi  tempat terakhir dia melihat suami dan anaknya menyelam ke dasar lautan.  Pergi dan tidak pernah kembali lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
