<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Sederet Kecanggihan Cosmos-2569, Satelit Milik Rusia yang Pantau Kelemahan Ukraina </title><description>Apa saja kehebatan satelit itu sampai Ukraina waspada?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/04/54/2840948/ini-sederet-kecanggihan-cosmos-2569-satelit-milik-rusia-yang-pantau-kelemahan-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/04/54/2840948/ini-sederet-kecanggihan-cosmos-2569-satelit-milik-rusia-yang-pantau-kelemahan-ukraina"/><item><title>Ini Sederet Kecanggihan Cosmos-2569, Satelit Milik Rusia yang Pantau Kelemahan Ukraina </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/04/54/2840948/ini-sederet-kecanggihan-cosmos-2569-satelit-milik-rusia-yang-pantau-kelemahan-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/04/54/2840948/ini-sederet-kecanggihan-cosmos-2569-satelit-milik-rusia-yang-pantau-kelemahan-ukraina</guid><pubDate>Selasa 04 Juli 2023 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/04/54/2840948/ini-sederet-kecanggihan-cosmos-2569-satelit-milik-rusia-yang-pantau-kelemahan-ukraina-VNWqU0Q6cY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cosmos-2569. (RIA Novosti)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/04/54/2840948/ini-sederet-kecanggihan-cosmos-2569-satelit-milik-rusia-yang-pantau-kelemahan-ukraina-VNWqU0Q6cY.jpg</image><title>Cosmos-2569. (RIA Novosti)</title></images><description>PASUKAN Rusia akhirnya menghancurkan stasiun komunikasi Starlink, pusat kendali kendaraan udara tidak berawak bersama dengan drone Leleka-100. Satelit Starlink Ukraina tersebut diserang pada sabtu malam waktu setempat.
Penyerangan Starlink milik Ukraina tersebut tidak terlepas dari peran satelit canggih milik Russia Cosmos-2569. Satelit Cosmos-2569 meluncur ke orbit Bumi pada 26  Mei 2023 lalu. Apa saja kehebatan satelit itu sampai Ukraina waspada?

BACA JUGA:
Virgin Galactic Sukses Luncurkan Penerbangan Komersial ke Luar Angkasa Pertama

Satelit yang dikirim ke orbit bumi dengan menggunakan roket luar angkasa Soyuz-2.1a itu memang bukan satelit biasa. Satelit Cosmos-2569 memiliki tiga pencitraan radar bumi. Keberadaan satelit membuat pencitraan tidak terhalang meski cuaca di bumi tidak mendukung.
Diklaim pencitraan yang dilakukan oleh Cosmos-2569 bisa menampilkan penggambaran hingga satu meter dengan objek yang dituju. Hal ini yang membuat Rusia mendeteksi keberadaan dan pergerakan tentara dan perlengkapan perang yang dimiliki Ukraina dengan sangat jelas, bahkan tanpa diketahui oleh Ukraina.

BACA JUGA:
AI Google Akhirnya Jawab Perdebatan: Mana yang Lebih Baik, Android atau iPhone?

Parahnya lagi satelit tersebut bakal rajin wara-wiri di langit Ukraina. Situs Top War menyebutkan Cosmos-2569 akan dua kali sehari melintas di langit Ukraina. Satelit tersebut akan selalu mengirimkan informasi-informasi terkini mengenai aktivitas yang terjadi di Ukraina. Termasuk memotret seluruh fasilitas dan objek vital Ukraina tanpa diketahui.
Situs Pixalytics menyebutkan satelit tersebut bisa memotret objek dengan sangat baik hingga jarak satu meter berkat teknologi khusus. Cosmos-2569 diketahui menggunakan teknologi  S-band Synthetic Aperture Radar (SAR).Berkat teknologi itu Cosmos-2569 bisa menghadirkan resolusi tanah 1 meter hingga 2 meter dalam mode &quot;Spotlight&quot;. Selain itu juga bisa memunculkan resolusi 1 meter hingga 3 meter dalam mode &quot;Stripmap&quot;, dan 5 meter hingga 30 meter dalam mode ScanSAR.
Mereka mengatakan teknologi tersebut sebenarnya banyak digunakan untuk mencari potensi-potensi baru kekayaan alam bumi. Makanya satelit-satelit tersebut dikategorikan sebagai satelit observasi bumi.
Hanya saja Cosmos-2569 ternyata dimanfaatkan Rusia untuk mengetahui kelemahan-kelemahan yang dimiliki Ukraina. &quot;Rusia akan mengirimkan lagi satelit lainnya dengan teknologi yang lebih canggih tahun depan nanti,&quot; sebut Top War.

BACA JUGA:
Bobot iPhone 15 Pro Bakal 40% Lebih Ringan, Harganya Tentu Saja Jadi Lebih Mahal
</description><content:encoded>PASUKAN Rusia akhirnya menghancurkan stasiun komunikasi Starlink, pusat kendali kendaraan udara tidak berawak bersama dengan drone Leleka-100. Satelit Starlink Ukraina tersebut diserang pada sabtu malam waktu setempat.
Penyerangan Starlink milik Ukraina tersebut tidak terlepas dari peran satelit canggih milik Russia Cosmos-2569. Satelit Cosmos-2569 meluncur ke orbit Bumi pada 26  Mei 2023 lalu. Apa saja kehebatan satelit itu sampai Ukraina waspada?

BACA JUGA:
Virgin Galactic Sukses Luncurkan Penerbangan Komersial ke Luar Angkasa Pertama

Satelit yang dikirim ke orbit bumi dengan menggunakan roket luar angkasa Soyuz-2.1a itu memang bukan satelit biasa. Satelit Cosmos-2569 memiliki tiga pencitraan radar bumi. Keberadaan satelit membuat pencitraan tidak terhalang meski cuaca di bumi tidak mendukung.
Diklaim pencitraan yang dilakukan oleh Cosmos-2569 bisa menampilkan penggambaran hingga satu meter dengan objek yang dituju. Hal ini yang membuat Rusia mendeteksi keberadaan dan pergerakan tentara dan perlengkapan perang yang dimiliki Ukraina dengan sangat jelas, bahkan tanpa diketahui oleh Ukraina.

BACA JUGA:
AI Google Akhirnya Jawab Perdebatan: Mana yang Lebih Baik, Android atau iPhone?

Parahnya lagi satelit tersebut bakal rajin wara-wiri di langit Ukraina. Situs Top War menyebutkan Cosmos-2569 akan dua kali sehari melintas di langit Ukraina. Satelit tersebut akan selalu mengirimkan informasi-informasi terkini mengenai aktivitas yang terjadi di Ukraina. Termasuk memotret seluruh fasilitas dan objek vital Ukraina tanpa diketahui.
Situs Pixalytics menyebutkan satelit tersebut bisa memotret objek dengan sangat baik hingga jarak satu meter berkat teknologi khusus. Cosmos-2569 diketahui menggunakan teknologi  S-band Synthetic Aperture Radar (SAR).Berkat teknologi itu Cosmos-2569 bisa menghadirkan resolusi tanah 1 meter hingga 2 meter dalam mode &quot;Spotlight&quot;. Selain itu juga bisa memunculkan resolusi 1 meter hingga 3 meter dalam mode &quot;Stripmap&quot;, dan 5 meter hingga 30 meter dalam mode ScanSAR.
Mereka mengatakan teknologi tersebut sebenarnya banyak digunakan untuk mencari potensi-potensi baru kekayaan alam bumi. Makanya satelit-satelit tersebut dikategorikan sebagai satelit observasi bumi.
Hanya saja Cosmos-2569 ternyata dimanfaatkan Rusia untuk mengetahui kelemahan-kelemahan yang dimiliki Ukraina. &quot;Rusia akan mengirimkan lagi satelit lainnya dengan teknologi yang lebih canggih tahun depan nanti,&quot; sebut Top War.

BACA JUGA:
Bobot iPhone 15 Pro Bakal 40% Lebih Ringan, Harganya Tentu Saja Jadi Lebih Mahal
</content:encoded></item></channel></rss>
