<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mirip Film Armageddon, NASA Ingin Bawa Bor ke Luar Angkasa untuk Mengebor Bulan</title><description>NASA baru saja mengumumkan bahwa mereka berencana mengebor Bulan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/03/54/2840733/mirip-film-armageddon-nasa-ingin-bawa-bor-ke-luar-angkasa-untuk-mengebor-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/03/54/2840733/mirip-film-armageddon-nasa-ingin-bawa-bor-ke-luar-angkasa-untuk-mengebor-bulan"/><item><title>Mirip Film Armageddon, NASA Ingin Bawa Bor ke Luar Angkasa untuk Mengebor Bulan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/03/54/2840733/mirip-film-armageddon-nasa-ingin-bawa-bor-ke-luar-angkasa-untuk-mengebor-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/07/03/54/2840733/mirip-film-armageddon-nasa-ingin-bawa-bor-ke-luar-angkasa-untuk-mengebor-bulan</guid><pubDate>Selasa 04 Juli 2023 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/03/54/2840733/mirip-film-armageddon-nasa-ingin-bawa-bor-ke-luar-angkasa-untuk-mengebor-bulan-FaYEfagNDN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">NASA ingin Membor Bulan. (Foto: TechSpot)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/03/54/2840733/mirip-film-armageddon-nasa-ingin-bawa-bor-ke-luar-angkasa-untuk-mengebor-bulan-FaYEfagNDN.jpg</image><title>NASA ingin Membor Bulan. (Foto: TechSpot)</title></images><description>PERNAH menonton film Armageddon? Film besutan Michael Bay tahun 1998 tersebut mengambil plot meteor raksasa yang akan menghantam bumi. Tapi alih-alih mengembom dengan nuklir, mereka memilih membor asteroid tersebut untuk menanam bom di dalamnya.

Tentu saja, hal ini mustahil dilakukan karena terlalu banyak risiko di dalamnya. Tapi, ternyata mengebor di luar angkasa bukanlah ide yang tidak biasa.

BACA JUGA:
AI Google Akhirnya Jawab Perdebatan: Mana yang Lebih Baik, Android atau iPhone?


Pasalnya, NASA baru saja mengumumkan bahwa mereka berencana mengebor Bulan dalam misi sampingan Artemis 10 tahun ke depan. Ini dilakukan untuk mengeksplorasi peluang komersial di luar angkasa dan mengukur seberapa besar potensi sumber daya di Bulan.

Dihimpun dari Techspot, NASA akan mengirim rig pengeboran ke Bulan dalam waktu dekat. Dibantu Badan Antariksa Australia, NASA juga akan mengembangkan rover semi-otonom untuk mengumpulkan sampel regolith di permukaan Bulan pada tahun 2026.

BACA JUGA:
Viral Tiang Penyangga Roller Coaster Terpanjang di Amerika Utara Patah, Bagaimana Nasib Penumpangnnya?


Samuel Webster, seorang asisten direktur di NASA menyatakan bahwa rover ini turut dapat menunjukkan keberadaan oksigen di tanah Bulan dalam bentuk oksida. Peralatan terpisah lainnya juga akan digunakan untuk mengekstraksi oksigen dari tanah, tambah Webster.

NASA berharap pada akhirnya perusahaan besar seperti pembuat roket komersial akan dapat menggunakan sumber daya yang ditambang dari Bulan untuk bahan bakar atau sistem pendukung kehidupan. Ini disebut juga akan mendukung misi masa depan ke Mars dan sekitarnya.Gerald Sanders, seorang veteran NASA turut mengungkapkan bahwa  mengembangkan akses ke sumber daya di satelit alami Bumi merupakan  langkah penting yang harud dilakukan dalam memangkas biaya dan  menciptakan ekonomi sirkular.

Menurutnya berinvestasi dalam fase eksplorasi untuk lebih memahami  sumber daya yang tersedia juga bisa mengurangi keseluruhan risiko bagi  calon investor dan meningkatkan kemungkinan investasi eksternal. Semua  akan dimulai bersama peluncuran perdana misi Artemis pada 2025  mendatang.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu, 6 Hewan Ini Bisa Ganti Kelamin Loh!


Adapun NASA sendiri bekerja sama dengan mitra internasional dan  komersial untuk mencapai misi Artemis. Untuk diketahui, sejak tahun 1969  hingga 1972, program Apollo NASA telah membawa manusia ke Bulan.

Artemis adalah saudara kembar Apollo dan dewi Bulan dalam mitologi  Yunani, diadopsi ke logo Artemis I yang menampilkan roket Space Launch  System (SLS) di mana membawa pesawat ruang angkasa Orion.
</description><content:encoded>PERNAH menonton film Armageddon? Film besutan Michael Bay tahun 1998 tersebut mengambil plot meteor raksasa yang akan menghantam bumi. Tapi alih-alih mengembom dengan nuklir, mereka memilih membor asteroid tersebut untuk menanam bom di dalamnya.

Tentu saja, hal ini mustahil dilakukan karena terlalu banyak risiko di dalamnya. Tapi, ternyata mengebor di luar angkasa bukanlah ide yang tidak biasa.

BACA JUGA:
AI Google Akhirnya Jawab Perdebatan: Mana yang Lebih Baik, Android atau iPhone?


Pasalnya, NASA baru saja mengumumkan bahwa mereka berencana mengebor Bulan dalam misi sampingan Artemis 10 tahun ke depan. Ini dilakukan untuk mengeksplorasi peluang komersial di luar angkasa dan mengukur seberapa besar potensi sumber daya di Bulan.

Dihimpun dari Techspot, NASA akan mengirim rig pengeboran ke Bulan dalam waktu dekat. Dibantu Badan Antariksa Australia, NASA juga akan mengembangkan rover semi-otonom untuk mengumpulkan sampel regolith di permukaan Bulan pada tahun 2026.

BACA JUGA:
Viral Tiang Penyangga Roller Coaster Terpanjang di Amerika Utara Patah, Bagaimana Nasib Penumpangnnya?


Samuel Webster, seorang asisten direktur di NASA menyatakan bahwa rover ini turut dapat menunjukkan keberadaan oksigen di tanah Bulan dalam bentuk oksida. Peralatan terpisah lainnya juga akan digunakan untuk mengekstraksi oksigen dari tanah, tambah Webster.

NASA berharap pada akhirnya perusahaan besar seperti pembuat roket komersial akan dapat menggunakan sumber daya yang ditambang dari Bulan untuk bahan bakar atau sistem pendukung kehidupan. Ini disebut juga akan mendukung misi masa depan ke Mars dan sekitarnya.Gerald Sanders, seorang veteran NASA turut mengungkapkan bahwa  mengembangkan akses ke sumber daya di satelit alami Bumi merupakan  langkah penting yang harud dilakukan dalam memangkas biaya dan  menciptakan ekonomi sirkular.

Menurutnya berinvestasi dalam fase eksplorasi untuk lebih memahami  sumber daya yang tersedia juga bisa mengurangi keseluruhan risiko bagi  calon investor dan meningkatkan kemungkinan investasi eksternal. Semua  akan dimulai bersama peluncuran perdana misi Artemis pada 2025  mendatang.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu, 6 Hewan Ini Bisa Ganti Kelamin Loh!


Adapun NASA sendiri bekerja sama dengan mitra internasional dan  komersial untuk mencapai misi Artemis. Untuk diketahui, sejak tahun 1969  hingga 1972, program Apollo NASA telah membawa manusia ke Bulan.

Artemis adalah saudara kembar Apollo dan dewi Bulan dalam mitologi  Yunani, diadopsi ke logo Artemis I yang menampilkan roket Space Launch  System (SLS) di mana membawa pesawat ruang angkasa Orion.
</content:encoded></item></channel></rss>
