<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Takut Tularkan Energi Negatif, Perempuan Ini Pilih Peluk Pohon Kala Stres</title><description>Dirinya merasa rileks dan sembuh setelah memeluk pohon berusia seribu tahun di taman hutan dengan Shanghai.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/27/54/2838202/takut-tularkan-energi-negatif-perempuan-ini-pilih-peluk-pohon-kala-stres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/27/54/2838202/takut-tularkan-energi-negatif-perempuan-ini-pilih-peluk-pohon-kala-stres"/><item><title>Takut Tularkan Energi Negatif, Perempuan Ini Pilih Peluk Pohon Kala Stres</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/27/54/2838202/takut-tularkan-energi-negatif-perempuan-ini-pilih-peluk-pohon-kala-stres</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/27/54/2838202/takut-tularkan-energi-negatif-perempuan-ini-pilih-peluk-pohon-kala-stres</guid><pubDate>Rabu 28 Juni 2023 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Raden Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/27/54/2838202/takut-tularkan-energi-negatif-perempuan-ini-pilih-peluk-pohon-kala-stres-NMM66hS9kU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral Perempuan Peluk Pohon. (Foto: Weibo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/27/54/2838202/takut-tularkan-energi-negatif-perempuan-ini-pilih-peluk-pohon-kala-stres-NMM66hS9kU.jpg</image><title>Viral Perempuan Peluk Pohon. (Foto: Weibo)</title></images><description>PEREMPUAN asal Shanghai ini viral lantaran mempromosikan manfaat fisik dan psikologis dari memeluk pohon. Hal yang dilakukan perempuan tersebut memang terbilang di luar nalar. Karena, memeluk pohon merupakan sebuah tindakan yang sangat aneh, terlebih diklaim bisa bermanfaat bagi psikologis.

Seperti yang dilansir dari laman odditycentral, perempuan bernama Qishishiqi memeluk pohon pertamanya pada bulan April 2023 lalu, ketika berada di belakang bersama suaminya.

BACA JUGA:
Mesin Cuci Bukaan Atas Vs Bukaan Depan, Mana yang Lebih Awet?



Kabarnya, saat merasa sedikit mabuk, perempuan tersebut memeluk sebatang pohon secara sembarangan di jalan kosong di Shanghai. Kemudian, setelah memeluk pohon, perempuan itu merasakan efek positif.

Kabarnya, dering konstan di telinga yang diklaim disebabkan oleh stres terkait pekerjaan, bisa hilang secara ajaib saat memeluk batang pohon yang tebal.

Pengalaman pertama yang unik tersebut, sontak memotivasi dirinya untuk tidak hanya mencari pohon lain untuk dipeluk, melainkan berbagi ceritanya kepada masyarakat luas, agar manfaatnya bisa dirasakan banyak orang.

BACA JUGA:
Tinggal 100 Hari di Bawah Laut, Begitu Keluar Pria Ini 10 Tahun Lebih Muda


Pada postingan viral di Xiaoshomgshu, Instagram versi China, Qishishiqi menjelaskan, bahwa dirinya merasa rileks dan sembuh setelah memeluk pohon berusia seribu tahun di taman hutan dengan Shanghai.

Berdasarkan penuturannya, Qishishiqi merasa bahwa pohon tersebut juga memeluknya, dan membantu meringankan semua beban yang dipikulnya.Terlepas dari memeluk pohon, Qishishiqi mengatakan bahwa dia kerap  merasa malu saat memeluk manusia lain, karena takut mereka tidak bisa  menahan energi negatifnya. Namun, pohon menurutnya sangat berbeda,  karena dinilai akan mendengarkannya dengan diam dan sabar.

Sementara itu, Qishishiqi juga memperjelas, bahwa dia tak menyarankan  untuk mengganti terapi medis yang sebenarnya dengan memeluk pohon.  Tapi, para pendukung pengobatan tradisional China, mengklaim bahwa  memeluk pohon bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental.

Mengenai manfaat pelukan sendiri, psikolog klinis bernama Stone  Kraushaar mengklaim, bahwa orang yang berpelukan selama 21 detik bisa  mendapat manfaat dari peningkatan pelepasan oksitosin. Tapi, dia tidak  yakin hal itu berlaku untuk memeluk pohon.

BACA JUGA:
Astronom Temukan Planet Baru Diberi Nama TRAPPIST-1c, Bisa Ditempati Manusia?


</description><content:encoded>PEREMPUAN asal Shanghai ini viral lantaran mempromosikan manfaat fisik dan psikologis dari memeluk pohon. Hal yang dilakukan perempuan tersebut memang terbilang di luar nalar. Karena, memeluk pohon merupakan sebuah tindakan yang sangat aneh, terlebih diklaim bisa bermanfaat bagi psikologis.

Seperti yang dilansir dari laman odditycentral, perempuan bernama Qishishiqi memeluk pohon pertamanya pada bulan April 2023 lalu, ketika berada di belakang bersama suaminya.

BACA JUGA:
Mesin Cuci Bukaan Atas Vs Bukaan Depan, Mana yang Lebih Awet?



Kabarnya, saat merasa sedikit mabuk, perempuan tersebut memeluk sebatang pohon secara sembarangan di jalan kosong di Shanghai. Kemudian, setelah memeluk pohon, perempuan itu merasakan efek positif.

Kabarnya, dering konstan di telinga yang diklaim disebabkan oleh stres terkait pekerjaan, bisa hilang secara ajaib saat memeluk batang pohon yang tebal.

Pengalaman pertama yang unik tersebut, sontak memotivasi dirinya untuk tidak hanya mencari pohon lain untuk dipeluk, melainkan berbagi ceritanya kepada masyarakat luas, agar manfaatnya bisa dirasakan banyak orang.

BACA JUGA:
Tinggal 100 Hari di Bawah Laut, Begitu Keluar Pria Ini 10 Tahun Lebih Muda


Pada postingan viral di Xiaoshomgshu, Instagram versi China, Qishishiqi menjelaskan, bahwa dirinya merasa rileks dan sembuh setelah memeluk pohon berusia seribu tahun di taman hutan dengan Shanghai.

Berdasarkan penuturannya, Qishishiqi merasa bahwa pohon tersebut juga memeluknya, dan membantu meringankan semua beban yang dipikulnya.Terlepas dari memeluk pohon, Qishishiqi mengatakan bahwa dia kerap  merasa malu saat memeluk manusia lain, karena takut mereka tidak bisa  menahan energi negatifnya. Namun, pohon menurutnya sangat berbeda,  karena dinilai akan mendengarkannya dengan diam dan sabar.

Sementara itu, Qishishiqi juga memperjelas, bahwa dia tak menyarankan  untuk mengganti terapi medis yang sebenarnya dengan memeluk pohon.  Tapi, para pendukung pengobatan tradisional China, mengklaim bahwa  memeluk pohon bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental.

Mengenai manfaat pelukan sendiri, psikolog klinis bernama Stone  Kraushaar mengklaim, bahwa orang yang berpelukan selama 21 detik bisa  mendapat manfaat dari peningkatan pelepasan oksitosin. Tapi, dia tidak  yakin hal itu berlaku untuk memeluk pohon.

BACA JUGA:
Astronom Temukan Planet Baru Diberi Nama TRAPPIST-1c, Bisa Ditempati Manusia?


</content:encoded></item></channel></rss>
