<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tahu Dimana Posisi Gula, Apakah Semut Punya Hidung?</title><description>Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar dan juga tidak sepenuhnya salah.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/25/56/2836928/tahu-dimana-posisi-gula-apakah-semut-punya-hidung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/25/56/2836928/tahu-dimana-posisi-gula-apakah-semut-punya-hidung"/><item><title>Tahu Dimana Posisi Gula, Apakah Semut Punya Hidung?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/25/56/2836928/tahu-dimana-posisi-gula-apakah-semut-punya-hidung</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/25/56/2836928/tahu-dimana-posisi-gula-apakah-semut-punya-hidung</guid><pubDate>Senin 26 Juni 2023 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Raden Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/25/56/2836928/tahu-dimana-posisi-gula-apakah-semut-punya-hidung-ADvrKjySHh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Semut. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/25/56/2836928/tahu-dimana-posisi-gula-apakah-semut-punya-hidung-ADvrKjySHh.jpg</image><title>Ilustrasi Semut. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>SEMUT merupakan hewan berukuran kecil yang hidup berdamping dengan manusia. Karena, semut biasanya terdapat di berbagai tempat seperti di bawah tanah, bawah batu, dan diberbagai bangunan.

Mengenai soal semut, mungkin kamu pernah menjatuhkan makanan manis dan dibiarkan, lalu tak lama kemudian segerombolan semut tiba-tiba menghampiri makanan tersebut. Mengenai hal itu, mungkin banyak berpikir bahwa semut memiliki hidung yang bisa mencium dari jarak jauh.

Seperti yang dilansir dari ant-keeper, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar dan juga tidak sepenuhnya salah. Karena, semut memiliki salah satu indra penciuman terkuat tapi tidak memiliki hidung.

BACA JUGA:
Astronom Temukan Planet Baru Diberi Nama TRAPPIST-1c, Bisa Ditempati Manusia?


Namun, meski tidak memiliki hidung, uniknya organ penciuman semut yaitu antena yang menonjol di bagian depan kepala semut. Antena tersebut bisa mendeteksi bau seperti hidung pada manusia.

Antena tersebut pun digunakan oleh semut untuk mencari makanan, menyentuh, serta merasakan sesuatu di sekitar mereka, dan mengambil jejak feromon yang ditinggalkan oleh teman sarang lainnya.

BACA JUGA:
Mesin Cuci Bukaan Atas Vs Bukaan Depan, Mana yang Lebih Awet?


Sebagai informasi kemampuan hidung manusia untuk penciuman terbilang cukup baik. Tapi, dibandingkan dengan kemampuan penciuman semut, hidung manusia cukup buruk.

Semut memang tidak memiliki hidung, tapi penelitian menunjukan bahwa mereka memiliki sensor penciuman empat hingga lima kali lebih baik dibanding serangga lainnya. Keuntungan biologis yang tidak dimiliki serangga lain itu, membuat kemampuan penciuman semut lebih unggul dari pada manusia.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Kucing Selalu Mengeong Dan Mengikuti Kita?


Semut diketahui merupakan serangga sosial yang menyelesaikan tugas sebagai satu tim. Karena itu, Antena pada semut juga sangat berguna ketika mencari makan, untuk melacak satu sama lain, yakni teman sarangnya.

Semut meninggalkan jejak kimia agar mudah dilacak oleh rekannya. Agar, setelah semut kembali ke sarangnya, rekan semut yang lain secara akurat akan menemukan sumber makanan dengan mengikuti jejak feromon teman sarangnya.Perilaku semut tersebut menjelaskan fenomena di mana segerombolan  semut dengan cepat menyerbu makanan yang baru saja kamu jatuhkan. Di  mana yang dibutuhkan hanyalah satu semut untuk menemukannya, dan dengan  cepat kamu segera melihat koloni semut setelahnya.

Faktanya, semakin banyak persediaan makanan, semakin cepat pula  kecepatan semut dari dan kembali ke sarang. Lalu, semakin banyak  makanan, semakin banyak juga semut pekerja yang dikirim.

BACA JUGA:
Tinggal 100 Hari di Bawah Laut, Begitu Keluar Pria Ini 10 Tahun Lebih Muda


Untuk jarak penciuman semut sendiri terbilang cukup jauh. Karena,  reseptor bau semut tidak hanya sensitif, melainkan juga mampu memilih  bau yang sangat jauh dari semut. Jarak jangkauan penciuman semut yakni  sekitar 3,3 meter hingga 5,9 meter.

Semut juga telah mengadaptasi berbagai teknik yang meningkatkan  kemampuan mencium makanan, khususnya di lingkungan yang keras. Lalu,  selain kelenjar penciuman yang sangat berkembang, sebagian besar spesies  semut memiliki mekanisme biologis yang memetakan rute ke sumber makanan  yang diketahui.
</description><content:encoded>SEMUT merupakan hewan berukuran kecil yang hidup berdamping dengan manusia. Karena, semut biasanya terdapat di berbagai tempat seperti di bawah tanah, bawah batu, dan diberbagai bangunan.

Mengenai soal semut, mungkin kamu pernah menjatuhkan makanan manis dan dibiarkan, lalu tak lama kemudian segerombolan semut tiba-tiba menghampiri makanan tersebut. Mengenai hal itu, mungkin banyak berpikir bahwa semut memiliki hidung yang bisa mencium dari jarak jauh.

Seperti yang dilansir dari ant-keeper, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar dan juga tidak sepenuhnya salah. Karena, semut memiliki salah satu indra penciuman terkuat tapi tidak memiliki hidung.

BACA JUGA:
Astronom Temukan Planet Baru Diberi Nama TRAPPIST-1c, Bisa Ditempati Manusia?


Namun, meski tidak memiliki hidung, uniknya organ penciuman semut yaitu antena yang menonjol di bagian depan kepala semut. Antena tersebut bisa mendeteksi bau seperti hidung pada manusia.

Antena tersebut pun digunakan oleh semut untuk mencari makanan, menyentuh, serta merasakan sesuatu di sekitar mereka, dan mengambil jejak feromon yang ditinggalkan oleh teman sarang lainnya.

BACA JUGA:
Mesin Cuci Bukaan Atas Vs Bukaan Depan, Mana yang Lebih Awet?


Sebagai informasi kemampuan hidung manusia untuk penciuman terbilang cukup baik. Tapi, dibandingkan dengan kemampuan penciuman semut, hidung manusia cukup buruk.

Semut memang tidak memiliki hidung, tapi penelitian menunjukan bahwa mereka memiliki sensor penciuman empat hingga lima kali lebih baik dibanding serangga lainnya. Keuntungan biologis yang tidak dimiliki serangga lain itu, membuat kemampuan penciuman semut lebih unggul dari pada manusia.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Kucing Selalu Mengeong Dan Mengikuti Kita?


Semut diketahui merupakan serangga sosial yang menyelesaikan tugas sebagai satu tim. Karena itu, Antena pada semut juga sangat berguna ketika mencari makan, untuk melacak satu sama lain, yakni teman sarangnya.

Semut meninggalkan jejak kimia agar mudah dilacak oleh rekannya. Agar, setelah semut kembali ke sarangnya, rekan semut yang lain secara akurat akan menemukan sumber makanan dengan mengikuti jejak feromon teman sarangnya.Perilaku semut tersebut menjelaskan fenomena di mana segerombolan  semut dengan cepat menyerbu makanan yang baru saja kamu jatuhkan. Di  mana yang dibutuhkan hanyalah satu semut untuk menemukannya, dan dengan  cepat kamu segera melihat koloni semut setelahnya.

Faktanya, semakin banyak persediaan makanan, semakin cepat pula  kecepatan semut dari dan kembali ke sarang. Lalu, semakin banyak  makanan, semakin banyak juga semut pekerja yang dikirim.

BACA JUGA:
Tinggal 100 Hari di Bawah Laut, Begitu Keluar Pria Ini 10 Tahun Lebih Muda


Untuk jarak penciuman semut sendiri terbilang cukup jauh. Karena,  reseptor bau semut tidak hanya sensitif, melainkan juga mampu memilih  bau yang sangat jauh dari semut. Jarak jangkauan penciuman semut yakni  sekitar 3,3 meter hingga 5,9 meter.

Semut juga telah mengadaptasi berbagai teknik yang meningkatkan  kemampuan mencium makanan, khususnya di lingkungan yang keras. Lalu,  selain kelenjar penciuman yang sangat berkembang, sebagian besar spesies  semut memiliki mekanisme biologis yang memetakan rute ke sumber makanan  yang diketahui.
</content:encoded></item></channel></rss>
